One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Seblak setan



Naura dan kedua gambar pergi keluar dari rumah mereka untuk mencari makanan yang diinginkan adik iparnya. Entah apa yang dicari kedua adiknya karena itu tapi yang pasti murah hanya bisa mengikuti saja permainan mereka mengajaknya karena katanya hari ini adalah jatah Naura untuk membayar makanan mereka semua.


"Shee, serius kemana kita akan pergi?" tanya Naura yang berasal penasaran karena sejak tadi mereka belum juga sampai ke tempat.


"Tenang saja, yang pasti kamu akan suka. Sudahlah, yang pasti kamu akan senang." ucap Sheela karena nomor tidak ingin dipanggil dengan panggilan kakak karena menurutnya sedikit membingungkan untuk dirinya.


"Kita sampai..." Sheela yang terlihat paling bersemangat untuk ini karena memang dia yang menginginkannya.


"Tempat apa ini?" tanya Naura ketika mereka sampai di tempat tujuan yang sangat membuat salah satu dari adik iparnya itu merasa bahagia.


"Ini adalah tempat makan yang paling enak dan aku yakin bahwa kamu akan menyukainya. Seblak, jajanan kami semasa SMA dan ini yang paling fenomenal. Seblak Abang Miun." jelas Sheila pada Laura ini adalah memang tempat biasa mereka jajan sebelum sang ibu melarang mereka untuk makan di tempat seperti ini lagi.


"Sudah ayo masuk, merasakan lagi seblak buatan Abang fenomenal ini karena dulu dia sangat menyukai kak Shei."


Bugh...


Sheila memukul adiknya ketika mengatakan bahwa bang Miun menyukainya dan semua masa lalu yang pernah mereka lewati di zaman-zaman sekolah.


"Berhenti mengarang cerita tentang semua ini Shee dan kamu jangan mempercayainya karena dia itu lebih sesat lagi dari pada setan. Jika ada setan yang paling menyehatkan maka itu adalah Sheela sendiri. Aku mohon jangan pernah memercayainya dengan semua ini." ucap Sheila yang tidak ingin di ketahui oleh kakak iparnya ini tentang masa lalu mereka termasuk kisah cintanya yang tidak di restui oleh mereka semua.


Apalagi dengan proses perceraiannya. Hal itu benar-benar membuat Naura merasa ikut sakit melihat Sheila yang terpaksa tersenyum untuk banyak orang.


Di saat mereka sedang sibuk dengan obrolan mereka tiba-tiba saja datang seseorang yang membuat Sheila kaget bukan main karena itu adalah mantan suaminya.


"Kita harus bicara." ucap pria itu yang langsung menarik lengan wanita yang masih berstatus istrinya sampai hari ini.


Sheela yang melihat tangan makanya di tarik oleh pria yang paling di benci olehnya pun langsung beraksi dengan memukul kepalanya dengan botol minum yang di bawanya tadi.


"Lepaskan tangan kakakku atau aku akan membuatmu menyesal karena telah berani melakukan hal ini padanya." Ancam Sheela yang terus saja memukuli Adrian dengan botol minum miliknya sementara Naura sendiri sudah mulai ketakutan dengan semua ini.


"Lepaskan aku jika tidak ingin mereka menghajarnya Adrian. Aku tidak ingin bicara apapun lagi dengan kamu karena aku dan semua ini sudah selesai." ucap Sheila karena dia tidak ingin terlibat apapun lagi dengan hubungan dengan Adrian karena dia benar-benar ingin melupakan semua masa lalu menyeramkan ini.


Masa lalu dimana dia menikah dengan Adrian dan harus menerima begitu banyak rasa sakit akan pengkhianatan yang telah pria itu lakukan terhadapnya.


"Nih orang minta di siram pakai seblak setan juga nih mukanya." ucap Sheela yang mengambil seblak setan pesanan orang dan mengguyurnya di atas kepala Adrian.


"Rasakan kau!" ucap Sheela lagi dengan hati yang gembira ketika melihat kepala pria itu gang di penuhi dengan kerupuk yang sudah lembek bercampur bumbu khas seblak setan bang Miun.