
Pagi harinya, Alicia terlihat sangat heboh sekali. Dia ingin mengajak Sean pergi berbelanja seperti yang sering dia lakukan dulu saat anak-anaknya masih kecil.
"Sean, ayo cepat habiskan sarapanmu sayang. Oma akan mengajak kamu pergi berbelanja pakaian. Kamu itu cucunya Alicia dan juga Leon. Kamu kesayangan kamu semua Sean, jadi ayo cepat habiskan sarapan kamu sayang," ucap Alicia yang begitu heboh. Dia terlihat sangat antusias sekali untuk mengajak cucunya berbelanja pakaian. Sean tidak memiliki banyak pakaian dan hari ini mereka akan menghabiskan waktu di luar untuk berbelanja dan bermain.
"Ma, biarkan Sean istirahat lebih dulu. Dia harus mulai beradaptasi dengan sekelilingnya lebih dulu. Jadi biarkan aja dia di rumah."
"Tidak!" jawab Alicia yang menolak saran dari Leo.
"Mama tidak perlu saran dari kamu. Mama hanya ingin menghabiskan waktu Mama bersama cucu Mama, lalu apa masalahnya?" tanya Alicia lagi. Dia tetap ingin menghabiskan waktu bersama dengan Sean. Mereka akan pergi untuk menghabiskan waktu bersama karena selama ini Alicia merasa kesepian. Apalagi anaknya Naura yang tinggal di Moscow bersama dengan suaminya.
Keluarga itu tinggal dan hidup bahagia di sana setelah lama tinggal di Indonesia bersama dengan keluarga Alta dan kabarnya mereka akan datang untuk berkunjung. Apalagi setelah mengetahui kabar Jasmine sedang mengandung dan Leo yang baru mengadopsi Sean, makanya mereka akan datang untuk berkunjung.
"Terserah mama saja!" jawab Leo pada akhirnya karena dia akan tetap kalah dengan wanita itu. Mereka tidak bisa menang dari wanita itu. Bahkan daddy-nya sekali pun tidak akan pernah bisa menang melawan wanita bernama Alicia tersebut.
"Nah, begitu baru benar!" ucap Alicia sedangkan Sean hanya bisa mendesah pasrah saja.
Keluarga macam apa yang mengadopsinya ini? kenapa terlihat sangat aneh sekali baginya.
"Iya, Dad," jawab Sean apa adanya. Dia tidak tau bagaimana caranya bersikap dengan keluarga barunya ini. Setidaknya tadi malam dia sudah bicara dengan daddy-nya tentang sekolahnya dan masa depannya. Beberapa hari lagi setelah surat-surat adopsinya selesai, dia akan langsung bisa sekolah.
Akhirnya sarapan pagi selesai dengan begitu hangat dan ini ada sarapan pertama Sean di keluarga barunya.
Setelah selesai sarapan, Alicia dan Jasmine benar-benar mengajak saya untuk pergi berbelanja beberapa perlengkapan untuknya. Semuanya mereka lakukan dan untuk pertama kalinya juga dalam hidup Sean bisa pergi naik mobil mewah dan pergi ke pusat perbelanjaan seperti ini.
Sean bernama terlihat kagum dengan apa yang di dapatkannya saat ini. Dia bisa merasakan semua kemewahan yang di berikan keluarga ini. Bukan berarti Sean saya bersikap seenaknya setelah mendapatkan kemewahan seperti ini. Dia tidak akan pernah mengecewakan orang-orang yang telah berjasa dalam hidupnya. Termasuk orang-orang panti yang telah membesarkannya.
"Ini semua milik keluarga kita sayang, nanti jika kamu besar mall ini akan menjadi milik kamu Sean, karena ini milik Daddy kamu. Kamu harus bisa menjadi pengusaha yang hebat seperti Daddy dan Opa kamu. Mereka berdua adalah orang yang sangat hebat sekali dalam berbisnis. Mommy kamu juga begitu nak," ucap Alicia yang menceritakan pada Sean tentang keluarga besar mereka.
"Aku tidak ingin semua ini karena aku tidak ingin di cap buruk lagi seperti yang sering orang-orang katakan tentangku. Aku hanya anak angkat, jadi aku tidak ingin memiliki apa pun yang bukan hak ku. Masih ada adik yang ada di perut Mommy, jadi aku tidak ingin memiliki itu semua," jawab Sean.
***