One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Kebahagiaan



Malam ini sangat dingin sekali dan entah mengapa rasanya Alicia ingin terus berada di dekat suaminya. Dia ingin selalu berada di dekat Leon.


Dia datang ke ruangan kerja pria itu karena dia tau jika saat ini Leon sedang berada di ruangan kerjanya pasti. Alicia datang ke ruangan kerja itu dan melihat suaminya yang sedang bekerja. Setiap kali melihat Leon dengan kaca mata kerja miliknya Alicia merasa bahwa dia kembali jatuh cinta dengan pria itu dan rasanya sangat membahagiakan sekali bisa terus jatuh cinta dengan Leon yang telah meyakinkannya bahwa dia pantas bahagia juga walau masa lalunya buruk.


"Hey, kenapa belum tidur?" tanya Leon ketika melihat Alicia yang datang ke ruangan kerjanya.


"Aku belum ngantuk!" Dia datang pada Leon dan duduk di pangkuannya. Sikap manja Alicia yang seperti ini membuat Leo tersenyum. Jarang-jarang dia melihat manusia bersikap manis seperti itu, jadi ketika istrinya manja seperti ini dia merasa bahagia karena biasanya alis ya kan marah-marah dan mengomel setiap hari.


"Eh, ada apa ini?" tanya Leon ketika Alicia yang sudah duduk di pangkuannya.


"Jangan banyak bicara Leon. Aku ingin seperti ini!" jawabnya dengan ketus.


Dia memeluk Leon dan mendengarkan detak jantung suaminya yang berdebar dengan tenang. Detak jantung Leon membuat Alicia merasa nyaman di dekat pria itu. Rasanya sangat tenang sekali berada di dekatnya seperti ini.


"Sayang, ada apa?" tanya Leon penasaran. Dia memeluk Alicia dan membelai rambutnya. Sumpah, rasanya dia juga kembali jatuh cinta dengan wanita ini setiap saat. Apalagi saat Alicia manja begini.


"Tidak ada! aku hanya merasa bahwa kehidupanku saat ini benar-benar sangat bahagia. Aku memiliki suami yang sangat, lalu anak-anak yang sangat luar biasa dan juga ditambah judul yang hadir dalam hidup kita membuatku semakin merasa bahwa adalah wanita malam yang pantas untuk mendapatkan kebahagiaan. Tuhan telah mempersiapkan semua ini untukmu, dan apakah terima kasih untuk itu!" jelas Alicia.


Begitu juga dengan Leon. Dia masakan hal yang sama dengan apa yang Alicia katakan, karena Leon pun merasakan kebahagiaan itu.


"Aku juga ingin berterima kasih pada Tuhan karena telah menghadirkan dirimu untukku. Aku tidak tahu bagaimana jadinya aku jika tidak ada dirimu Alicia. Entah bagaimana hidupku saat ini, dan terutama Naura. Maaf, bukan aku tidak menyayangi Leo, sumpah demi apa pun aku benar-benar menyayangi anak kita itu, tapi peran mu itu sangat penting sekali dalam kehidupan Naura. Dia bisa merasakan bagaimana rasanya memiliki ibu dan di cintai dengan begitu tulus." jelas Leon dengan penuh perasaan. Ya, perasannya terhadap Alicia memang sangat dalam sekali. Bahkan sangking dalamnya, dia sampai tidak bisa berpikir bagaimana hidupnya jika tanpa Alicia, istri tercintanya.


"Ya?" jawab Alicia dengan lembut. Kelembutannya seperti ini membuat seluruh tubuh Leon bergetar hebat. Bukan karena nafsunya, tapi karena cinta yang sangat luar biasa milik Alicia yang membuat dirinya bergetar hebat.


"Besok kita anniversary bukan?" Alicia menganggukkan kepalanya saat Leon bertanya tentang hal itu padanya.


"Ya, kita besok anniversary. Lalu apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Alicia karena dia juga penasaran dengan apa yang akan suaminya ini lakukan. Leon sedikit berpikir sampai dia menemukan sebuah ide yang sangat cemerlang.


"Kita akan pergi besok! bersiaplah karena aku akan membawa kamu ke tempat yang sangat indah. Kamu tidak akan menyesal nantinya." jelas Leon. Dia sudah menemukan ide cemerlang untuk membawa Alicia pergi ke sebuah tempat. Mereka akan pergi berlayar selama beberapa hari untuk merayakan hari pernikahan mereka.


Hening sejenak sampai mereka saling menatap satu sama lain. Dari tatapan keduanya, mereka sama-sama memancarkan perasaan cinta yang begitu luar biasa sekali.


Entah siapa yang memulainya lebih dulu sampai keduanya saling berciuman dan itu sangat indah sekali.


Ciuman yang sangat lembut, tidak menuntut, namun, terasa sangat indah karena tidak ada hawa nafsu di dalamnya.


"Aku mencintaimu, Alicia," ucap Leon dengan penuh perasaan.


**