
Leo langsung pergi meninggalkan ruangan kerjanya ketika mendengar bahwa istrinya saat ini sedang sakit di rumah. Ya terhitung sudah hampir satu bulan Jasmine tidak bekerja lagi bersamanya dan dia terus menghabiskan waktu di rumah bersama mama dan juga ibunya. Seperti saat ini, ketika mamanya menghubungi dan mengatakan bahwa Jasmine dilarikan ke rumah sakit karena tiba-tiba pingsan membuat Leo langsung keluar dari ruangan kerjanya dan meninggalkan semua yang ada di sana. Yang ada di pikirannya saat ini adalah bagaimana caranya dia bisa cepat sampai di rumah sakit dan melihat keadaan sang istri.
Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, jantung Leo benar-benar merasa tidak tenang. Dia bertanya-tanya dalam hatinya apa sih yang dikerjakan Jasmine hingga membuatnya bisa pingsan seperti itu.
"Aku harap kamu baik-baik saja Jasmine. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada diriku jika kamu tidak baik-baik saja. Aku mohon untuk tetap sehat agar aku bisa melanjutkan hidupku bersamamu," ucap Leo dengan perasaan yang berkecamuk. Tujuannya saat ini adalah bagaimana caranya agar dia bisa segera sampai di rumah sakit dan menemui istrinya.
Dejavu, dia merasa ketakutan dengan apa yang dirasakannya saat ini. lihat aku jika terjadi sesuatu pada Jasmine seperti apa yang pernah dirasakan saat Claudia meninggalkannya.
"Tidak! aku mohon jangan lakukan hal itu lagi padaku Tuhan. Cukup, sudah cukup bagiku untuk merasakan rasa sakit itu dan jangan lagi membuatku mengingat rasa sakitnya. Akh mohon," ucapnya lagi. Jujur, perasaannya saat ini mendengar tidak siap jika dia harus mendengarkan berita buruk tentang keadaan Jasmine. Saat dia sampai di rumah sakit, Leo langsung mencari di mana keberadaan istrinya dan setelah dia mengetahuinya dia langsung menuju ruangan tersebut.
Brak!
Leo bahkan membuka pintu ruangan tempat di mana Jasmine berada dengan begitu kasar hingga membuat mama dan juga ibu mertuanya langsung menatap kesal ke arahnya.
Alicia menghampiri Leo dan mencubit lengan putranya itu. "Apa tidak bisa membukanya dengan pelan-pelan? istri kamu baru saja tertidur karena dia merasa kepalanya pusing dan perutnya juga mual. Sejak tadi pagi dia terus mengeluh dengan dua hal tersebut hingga tiba-tiba saja dia pingsan." jelas Alicia pada putranya. Saat ini mereka hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan tentang keadaan Jasmine apakah dia baik-baik saja atau tidak. Tapi mereka semua berharap bahwa Jasmine yang baik-baik saja.
"Apa akan baik-baik saja mah?" tanya Leo yang terlihat seperti putus asa. Dia benar-benar takut saat ini. Leo aku jika sampai terjadi sesuatu pada Jasmine dia tidak akan pernah bisa memaafkan.
Jika dulu saat kehilangan Claudia dia bisa bangkit Dengan hadirnya Jasmine dalam hidupnya. Maka tidak dengan kali ini jika cermin pergi meninggalkannya. dia tidak akan pernah bisa bangkit lagi karena semua itu akan terasa sangat sulit dan menyakitkan.
Dia benar-benar sangat mencintai Jasmine dan dia tidak sanggup jika harus kehilangan wanita itu. Tidak akan pernah sanggup bahkan hanya untuk membayangkannya saja Leo tidak ingin membayangkannya karena rasa takut tersebut.
"Apa maksudmu?" tanya ibunya Jasmine dengan menuliskan pesan di buku catatannya agar menantunya itu bisa membaca apa yang ditulis olehnya. Dia tidak terima dengan apa yang beliau katakan tentang Jasmine karena menurutnya Jasmine akan baik-baik saja dan tidak akan terjadi apapun pada putrinya.
"Tidak! Kamu tidak akan kehilangan siapapun lagi. Mama yakin jika saat ini Jasmine hanya kelelahan saja. Percayalah Leo, kamu harus percaya bahwa istri kamu akan baik-baik saja dan dia tidak kenapa-kenapa." Alicia berusaha untuk meyakinkan putranya bahwa istrinya saat ini sedang baik-baik saja. Tidak ada yang harus dikhawatirkan saat ini. Setidaknya mereka tau jika Jasmine hanya membutuhkan istirahat saja mungkin karena dia kelelahan.
"Tapi ma-" Leo tidak melanjutkan perkataannya ketika melihat seorang dokter bersama dua orang perawat masuk ke ruangan rawat istrinya. Dia langsung bertanya pada mereka apa yang terjadi sebenarnya pada Jasmine.
"Tolong katakan apa yang terjadi pada istriku dokter. Aku mohon bantu istriku dan jangan pernah membuatnya merasa kesakitan. Tong dokter," ucapnya lagi. Leo benang yang sangat takut dan dia sangat khawatir sekali dalam keadaan yang saat ini.
"Kita akan melihat hasil dari pemeriksaan istri anda tuan Leo. Sebenarnya kami yakin jika istri anda baik-baik saja hanya saja kami memang harus melakukan pemeriksaan agar praduga kami semakin kuat." data tersebut membuka amplop coklat yang cukup besar itu dan membaca hasil laporan pemeriksaan dari Jasmine. Entah apa yang terjadi pada istrinya tapi saat ini beliau mulai ketar-getar dan merasa bahwa jantungnya sedang tidak baik-baik saja saat ini. Tapi ketika melihat senyuman dokter yang terlihat sangat tulus dan menjabat tangannya itu membuat Leo semakin tidak mengerti apa yang terjadi sebenarnya di sini.
Di saat dia bertanya-tanya dalam hatinya apa yang terjadi sebenarnya, dokter itu mengatakan bahwa saat ini Jasmine sedang mengandung anak mereka yang berusia 4 Minggu. Jika ditanya apakah Leo merasa kaget maka jawabannya iya dia benar-benar merasa kaget dengan mereka yang diterimanya saat ini.
"Ma,"
"Leo ...," Alicia langsung menolong putranya yang terlihat lemas ketika mendengar penjelasan dari dokter. Leo seperti kehilangan kekuatannya saat ini ketika mendengar apa yang dimaksud katakan bahwa istrinya sedang mengandung calon buah hati mereka dan saat ini kandungannya berusia 4 Minggu.
"Tuan Leo, apa Anda baik-baik saja?" kayak dokter tersebut dengan kedua perawat yang ikut bersamanya. Mereka anda menolong dan memeriksakan keadaan Leo tapi dengan cepat pria itu menolaknya karena dia hanya merasa terlalu shock ketika mendengar berita ini.
"Aku baik-baik saja dokter. Hanya saja memang sedikit merasa kaget dengan apa yang dokter katakan bahwa istri saya sedang mengandung saat ini. Tolong dok, tolong katakan sekali lagi agar saya percaya dengan apa yang Anda katakan jika istri saya benar-benar sedang mengandung saat ini."
"'Anda tidak salah dengar tuan Leo. Saat ini istri anda sedang mengandung dan usia kandungannya berusia 4 minggu. Kami sudah mencurigainya sejak tadi tapi kami ingin semakin memperkuat bukti-bukti bahwa saat ini istrinya sedang mengandung dan kenyataannya memang benar. Jadi sekali lagi selamat tuan Leo, mohon di jaga kandungan istri anda ya," dokter memberikan selamat padanya dan itu membuat Leo semakin tidak percaya dengan apa yang dialaminya saat ini.
...****************...