One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Sekertaris Baru



Setelah beberapa hari mereka melewati acara kelulusan sekolah, kini Alicia tengah disitu bukan dengan putranya yang terus-terusan meminta sekolah.


Entah bagaimana caranya dia menjelaskan pada Leo bahwa dia belum waktunya untuk sekolah.


Ya, emang ada anak yang bersekolah di usia 3 tahun tapi itu akan sangat merepotkan sekali menurut Alicia.


Dia harus mengurus seluruh keluarganya lalu bagaimana jika Leo meminta sekolah di waktu yang seperti ini.


Tidak! dia tidak akan menyekolahkan Leo cepat itu.


" Kakak bisa tolong jaga Leo untuk Mama sebentar? Mama akan pergi ke kantor Daddy sebentar saja karena ada yang harus Mama bicarakan. Nanti telepon saja Mama jika adik sudah bangun dan katakan dia ingin apa agar kamu bisa membelikannya di luar." Ucap Alicia yang meminta tolong pada putrinya untuk menjaga adiknya sebentar saja.


Dasarnya emang Naura anak yang baik maka dia langsung mengiyakan apa yang mamanya katakan.


" Baik Ma. Kakak juga sebentar lagi ada les jadi bisa sekalian menjaga adik. Nanti kalau mama pulang tolong belikan es krim kesukaan Naura di tempat yang biasa dulu kita beli. Seperti saat Naura kecil dulu kita sering berbelanja di sana." Alicia tersenyum dan mengusap rambut Putri cantiknya itu.


Naura masih selalu mengingat kenangan mereka saat pertama kali bertemu di mana gadis kecil itu menumpahkan ice cream yang di gaun yang dipakainya saat itu.


Bahkan setelah mereka dekat pun mereka masih sering jajan es krim di tempat itu hingga saat ini.


" Baik, hanya itu saja?" Tanya Alicia.


Naura hanya menganggukkan kepalanya saja karena dia memang hanya menginginkan es krim itu.


Lagi pulas setengah ekstrem dari toko itu sudah habis di kulkas jadi Naura ingin mamanya kembali mengisi stok es krimnya.


Es krim coklat vanila mix blueberry kesukaannya.


" Kalau begitu Mama pergi dulu kak. Jaga diri baik-baik di rumah oke."


" Hati-hati Ma. Jangan ngebut di jalan." Alicia tersenyum saat mendapatkan kata-kata manis dari putrinya.


Mendapatkan perhatian dari putrinya itu membuat Alicia bangga bisa menjadi ibu sambung yang baik dan juga mendapatkan anak sambung yang baik seperti Naura.


Alicia sudah pergi untuk menuju kantor Leon mana hari ini dia ingin bertemu dengan suaminya itu dan membicarakan masalah sekolah Naura.


Tapi sebelum dia pergi ke kantor suaminya dia menyempatkan diri untuk membeli makan siang karena dia tahu pasti suaminya itu belum makan siang.


" Kali ini aku akan menjadi istri yang baik untuknya walau aku tahu selama ini pun aku menjadi istri yang. Setidaknya aku ingin memberinya kejutan dengan datang ke perasaannya dengan membawa makan siang.


Ini adalah hal yang sangat jarang dilakukan Alicia karena dia paling malas menjadi pusat perhatian banyak orang.


Alicia sudah membeli makan siang kesukaan suaminya dan langsung pergi menuju perusahaan tempat di mana suaminya bekerja.


Dia sendiri sudah sampai di gedung bertingkat itu dan langsung menuju ke ruangan suaminya.


" Tolong menjauh sedikit Jessica. Aku tidak bisa bekerja dengan posisi seperti ini." ucapkan yang berusaha untuk mendorong agar wanita itu menjauhinya.


Dia benar-benar tidak nyaman dengan posisi mereka saat ini. Leon takut jika ada orang yang melihatnya mereka akan salah paham.


" Tidak akan ada yang mengetahuinya tuan. Lagi pula kita hanya berdua di tempat ini. Jadi jangan takut jika ada yang melihat kita berdua seperti ini." Jessica kembali ingin menggoda Leon tapi pria itu langsung mendorongnya.


Dia pergi berdiri dari tempat duduknya dan ingin meninggalkan wanita itu. Tapi saat Leon ini ndak pergi meninggalkannya dia sudah melihat bahwa istrinya berada di depan pintu ruangan kerjanya saat ini.


Entah dia yang tidak mendengar suara pintu ruangan yang terbuka atau memang Alicia yang melakukan semua itu dengan sangat hati-hati.


" Alicia, sayang..." Leon terlihat panik bukan karena dia takut ketahuan Alicia.


Dia hanya takut jika istrinya itu salah paham dengan keadaan yang dihadapinya tadi. Leon takut jika Alicia melihat bagaimana cara Jessica menggodanya tadi.


" Apa?" Tanya Alicia dengan raut wajah garang miliknya.


Dari kata tanya saat ini dia sudah ingin menguliti Leon hidup itu. Tapi dia tidak akan melakukannya saat ini karena ada hal yang lebih penting lagi untuk dikerjakannya saat ini.


Jessica sendiri sudah menunduk ketakutan. Jika bisa melihat raut wajah mengerikan dari istri bosnya.


" Jessica? benar namamu Jessica bukan?" wanita itu tidak berani menjawab apapun dari pertanyaan Alicia.


" Apa kau tahu bagaimana cara menggoda seorang pria yang sesungguhnya? kemari lah biar aku ajarkan bagaimana cara menggoda pria yang sesungguhnya." Ucap Alicia.


Dia ingin menunjukkan pada wanita itu bagaimana cara dia menggoda pria.


" Datang padaku sebelum aku menghampirimu Jessica. Jangan membuatku marah karena sikapmu seperti ini."


" Alicia, sayang sudah jangan seperti ini." Ya, Leon sudah mengerti apa yang akan dilakukan istrinya itu.


" Datang pada ku Jesica!" Teriak Alicia hingga membuat wanita itu mau tidak mau menghampirinya.


Saat Jessica sudah sampai di depan Alicia dia langsung mendapatkan sebuah tamparan keras dari wanita itu.


Plak!


" Ahkkk..." Jesicca berteriak kesakitan saat dia mendapatkan satu buah tamparan dari Alicia.


Dia tidak menyangka bahwa dia mendapatkan sebuah tamparan keras dari wanita itu. Sungguh, ini benar-benar sangat menyakitkan sekali baginya.


" Kau bekerja di kantor bukan di tempat pelacuran. Jika kau ingin bekerja sebagai wanita penggoda bekerja di klub malam atau tempat pelacuran. Aku memiliki kenalan beberapa rekan yang bekerja di bidang tersebut. Kau bisa mendapatkan bayaran yang tinggi atas kerja kerasmu itu. Kau bisa mengganggu pria manapun di luar sana tapi tidak dengan. Ini adalah pertama dan terakhir kalinya aku memberimu peringatan. Jangan berani-beraninya mendekati suamiku jika tidak ingin aku memberikanmu tamparan yang jauh lebih keras dari ini lagi. Sekarang pergi dari sini sebelum aku membuatmu menyesal!"


...****************...