One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Makan Siang



" Ra..." Panggil Alta dengan lembut pada wanita yang tengah memakan makanannya saat ini.


Ra, Ra siapa yang di maksud pria ini? apa Ra itu dirinya?


" Iya, Ra itu kamu Naura. Aku memanggil mu Ra tadi." Imbuh Alta.


Dia tidak menyangka jika Naura tidak mengetahui siapa yang dipanggil olehnya dengan sebutan Ra tadi.


" Hah? itu aku?" Tanya Naura.


Alta menganggukkan kepalanya karena memang dia yang memanggil wanita itu.


" Kenapa? apa kamu tidak suka dengan panggilan itu?"


" Bukan tidak suka. Aku hanya terkejut saja saat Gege memanggil ku seperti itu tadi. Aku tidak terbiasa dengan panggilan itu karena memang tidak ada yang pernah memanggilku dengan panggilan begitu." Ujar Naura.


Dia hanya merasa tidak terbiasa untuk itu semua karena biasanya Naura akan dipanggil kakak atau tidak dengan namanya saja.


" Maka biar kamu terbiasa dengan panggilan itu. Mulai sekarang aku akan memanggil kamu Ra saja."


" Tapi kenapa? kenapa harus Ra?"


" Because i love it." Jawab Alta tanpa beban sedikit pun.


Dia menjawab biasa saja tanpa dia ketahui bahwa saat ini Naura tengah merasa malu karena Alta yang memanggilnya begitu.


Tidak sampai di situ saja ulahnya, bahkan pria itu juga semakin mencondongkan tubuhnya ke arah Naura hingga membuatnya semakin gugup dan wajahnya langsung memerah saat itu juga.


Melihat Naura yang tersipu malu di hadapannya semakin membuat Alta ingin menggodanya.


" Ahh ..Gege jangan seperti itu." Tegur Dara sambil menutup wajahnya karena dia tidak kuat jika di tatap Alta dengan begitu intens.



Melihat reaksi Naura yang menggemaskan seperti itu membuat Alta semakin bersemangat untuk menggodanya.


Dia berusaha untuk menarik dan menurunkan tangan Naura agar dia bisa melihat wajah cantik wanita itu tengah tersipu malu.


" Ahh...Gege, sudah. Jangan lakukan hal itu lagi. Aku sangat malu." Tuturnya dengan sangat lembut.


Suaranya lembutnya semakin membuat Alta gemas dan ingin terus menggodanya.


" Ayo buka dulu tangannya dan lihat sini. Aku hanya ingin melihat wajahmu saja. Wajah merah mu pasti terlihat sangat menggemaskan. Ayo perlihatkan pada ku bagaimana wajah cantik mu itu Naura. Aku menunggunya." Ucap Alta lagi.


Namun Naura tetap tidak ingin memperlihatkan wajahnya yang terasa panas saat ini pada Alta. Dia tidak ingin jika pria itu semakin mengejeknya nanti.


" Tidak mau. Aku tidak akan menunjukkan pada Gege wajah ku ini. Tidak akan Ge..."


" Tapi aku melihatnya. Biarkan aku melihatnya karena aku tidak tau kapan aku bisa kembali lagi. Aku takut jika aku akan cukup lama di sana dan tidak bisa bertemu dengan mu Naura."


Deg!


Entah mengapa jantung Naura berdebar kencang. Dia takut jika Alta pergi dan mereka tidak bisa bertemu lagi. Lalu bagaimana dengan perjodohan ini?


Merasa tidak enak akhirnya Naura menurunkan kedua tangannya yang menutupi wajah cantik itu hingga membuat akta kembali tersenyum.


" Nah, jika begini kan aku bisa melihatnya dengan jelas." Ucapnya dengan penuh senyuman.


Senyuman Alta sungguh membuat Naura semakin takut akan kehilangan pria ini. Sosok yang telah Daddy-nya pilihkan untuk menjadi bagian dari hidupnya dan menjadi teman terbaik hingga maut memisahkan keduanya nanti.


...****************...