One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Hampir Saja



Naura masih saja mengantar ke arah Alta dengan tatapan yang sulit diartikan. Dia menatap pria yang tengah bermain piano itu dengan penuh cinta hingga tanpa disadarinya bahwa Alta sudah selesai memainkan sebuah lagu untuknya.


Alta hanya senyum saat melihat wanita yang sejak tadi termenung menatapnya. Naura Alta dan itu membuatnya melamun.


Cup...


Naura tersadar saat mendapatkan sebuah kecupan di keningnya dan itu Alta yang melakukannya.


" Gege..."


" Aku sudah selesai sejak tadi dan aku juga sudah memanggilmu namun kamu tidak menyadarinya. Kamu terus saja termenung menatap ke arah piano yang sudah ku tinggalkan." Ujar Alta.


Naura kaget saat Alta mengatakan bahwa dia termenung sejak tadi. Hais, rasanya Naura malu sekali karena ketahuan melamunkan pria itu.


Saat dia hendak menundukkan wajahnya, Alta langsung menahannya agar tidak kembali menundukkan wajahnya.


" Kenapa setiap kali merasa malu langsung menundukkan kepalamu? kamu harus percaya diri bahwa kamu itu cantik Naura." Ujar Alta.


Naura ini benar-benar cantik tapi krisis kepercayaan diri. Dia takut sekali jika orang-orang tidak menyukainya.


" Jangan menatap ku seperti itu Gege, Aku malu." Ucap Naura saat dia di tatap oleh Alta dengan begitu dekat.


Melihat Naura yang seperti itu membuat Alta semakin berani mendekatkan dirinya ke arah Naura.


Dia hendak kembali melakukan apa yang pernah dia lakukan pada Naura waktu di dalam mobil tapi dia tidak jadi melakukannya karena dia tidak ingin dianggap sebagai laki-laki b******* yang memanfaatkan wanita polos sepertinya.


Tidak, Anda tidak akan melakukan hal itu lagi. Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan menjaga Naura sampai mereka menikah nanti. Untuk itu dia kembali memundurkan wajahnya dan langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa dan paha Naura lah yang menjadi alas bantalan kepalanya.


" Gege..."


" Cerita apa?" Tanya Naura yang mulai penasaran dengan apa yang akan pria itu ceritakan padanya.


Alta sendiri tidak menjawab penampakan raja masih mengumpulkan keberanian dan bahwa dia ingin menceritakan semua masa lalu yang pernah dilewatinya bersama Amanda.


" Gege...ada apa?" Tanya Naura lagi.


Jujur, Naura benar-benar sangat penasaran dengan apa yang ingin ada ceritakan padanya. Apa ini ada kaitannya dengan masa lalunya atau apa.


Tapi jujur, orang benar-benar sangat penasaran.


" Dulu, aku pernah mencintai satu orang wanita dan dia adalah Amanda. Dia adalah cinta pertamaku di saat aku SMA. Aku lahir dan tumbuh besar di Indonesia. Aku mengenal saat kami duduk di bangku SMA. Aku mulai melihatnya dan penasaran dengan dirinya. Hari demi hari terus kulewati dan sampai di mana aku mengetahui bahwa dia anak dari seseorang yang sangat berpengaruh. Dia diasingkan dari negara aslinya ke tempat ini karena kehadirannya dianggap sebagai petaka. Singkat cerita, aku telah berjuang keras untuknya selama ini namun dia tidak pernah menganggapnya sama sekali. Jujur, aku pernah menyatakan cinta padanya dan dia juga mengatakan hal yang sama. Amanda juga mencintaiku, tapi cintanya dan kepercayaanku kalah. Aku kalah Naura." Jelas Alta.


Dia menceritakan apa yang telah dilewatinya selama ini bersama Amanda.


" Lalu?" Tanya Naura dengan suara yang bergetar.


" Aku kalah karena dia tetap memilih pria yang telah dipilihkan oleh orang tuanya. Dia salah seorang putri dari orang terkaya di China. Mereka telah menjodohkan dengan aku kalah. Kekalahan ku dalam mencintai inilah yang membuatku menjauhi dunia. Aku lebih memilih pria yang sama sekali tidak mencintainya dan hanya memberikan luka padanya daripada harus ikut bersamaku. Dia hanya memberikan alasan yang tidak masuk akal padaku."


" Memangnya apa yang dikatakannya pada Gege?" Tanya Naura.


Alta melihat ke arah wajah Naura dan mengusap pipinya.


" Maaf, menceritakan ini semuanya karena tidak ingin aku memiliki beban di masa laluku. Aku tidak ingin jika di masa depan aku bersamamu aku memiliki belenggu yang tidak bisa ku hilangkan. Setidaknya aku sudah meyakinkan pada diriku sendiri bahwa aku mencintaimu Naura. Aku ingin melangkah bersamamu dan melupakan segala masa laluku yang buruk. Tolong percaya padaku bahwa aku bisa membahagiakanmu. Jika Amanda meragukan untuk bisa membahagiakannya karena dia mengatakan bahwa aku bukan orang kaya seperti keluarganya maka itu salah besar. Aku tahu bahwa dia mengatakan hal seperti itu hanya karena untuk menyakitiku. Tapi saat ini aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa aku bisa dan mampu membahagiakanmu Naura. Aku bukan pria miskin yang tidak bisa membahagiakan wanitanya. Percayalah pada ku bahwa aku bisa membahagiakan mu Naura."


...****************...