One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Bercerita



Setelah semoga saja disukai istrinya, Alta ini sedang duduk berdua bersama Elle di kursi taman tak jauh dari taman bunga yang ada makan sepasang suami istri paling fenomenal di jagad noveltoon.


Pangan suami istri Gale Thominshon Jade dan Aluna Viona Queensha.


"El," panggil Alta ketika keduanya sudah cukup lama berdiam diri di kursi taman ini.


"Ya, kak?" jawab Elle yang masih fokus pada pemandangan taman bunga di depannya saat ini.


"Apa yang kamu lihat?" tanya Alta keren dia penasaran karena sejak tadi adik sepupunya ini terus saja menatap lurus ke taman bunga yang berada di depan mereka.


"Aku sedang menatap masa depanku bersama suamiku. Terkadang aku berpikir, saat perbandingan usia kami yang begitu jauh apakah kamu berdua bisa hidup sampai tua atau tidak."


"Apa maksud kamu El?" tanya Alta yang semakin penasaran ke arah mana adik sepupunya ini berbicara.


"Aku memikirkan usia diantara kami berdua kak. Aku memang sudah tidak pernah lagi merasakan sakit di dadaku semenjak aku hidup dengannya. Elang memberiku begitu banyak cinta hingga aku bisa melupakan begitu besarnya cintaku terhadap kakak dulu dan aku sekarang bahagia, aku mencintai suamiku dan juga kakak sudah menikahi wanita yang sangat kakak cintai pula. Bukankah Tuhan itu adil?" Alta mengangguk-angguk kepalanya dan dia setuju dengan apa yang adik sepupunya yang dikatakan bahwa Tuhan itu memang adil.


"Percayalah kak, aku selalu percaya dengan apa yang dikatakan mommy bahwa Tuhan lebih tahu apa yang kita inginkan daripada apa yang kita butuhkan. Terkadang, apa yang kita inginkan belum tentu menjadi apa yang kita butuhkan. Tapi apa yang kita butuhkan sudah pasti bisa menjadi apa yang kita inginkan karena memang Tuhan memberikan semua itu dengan penuh cinta dan kasih sayangnya. Aku selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah memberikan apa yang kita butuhkan dan sekarang terbukti. Aku hidup bersama suamiku yang begitu sangat mencintaiku dan karena kesabaran yang selama ini untuk menungguku akhirnya aku juga bisa mencintainya dan saat ini aku sedang mengandung buah cinta kami berdua. Begitu juga dengan kakak," ucap Elle yang melihat ke arah kakak sepupunya sebentar lalu mengalihkan pandangannya lagi karena dia tidak ingin jika suaminya berpikir yang tidak-tidak dengan dirinya apalagi Elang mengetahui bagaimana masa lalunya bersama Alta.


"Kamu benar El," jawab Alta karena dia juga percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah memberikan apa yang kita butuhkan.


"Dan sekarang semua itu terbukti karena kakak juga sudah bisa melupakan masa lalu kakak dan aku harap Naura menjadi pendamping hidup kakak sampai dengan memisahkan. Jika sempat, bahwa dia berkunjung ke sini dan aku akan membawanya untuk memanen buah-buahan di kebun kami. Kebun ini adalah peninggalan Oma Vio, jadi kami bisa berteman mungkin." ucap Elle dengan senyumannya yang masih indah seperti dulu.


Alta tidak pernah munafik, dia selalu menyukai senyuman Elle yang menurutnya sangat cantik. Dia tidak pernah melihat adik sepupunya itu karena dia tidak ingin merusak hubungan keluarga di antara mereka dan sekarang keduanya sudah hidup masing-masing bersama pasangan mereka dengan bahagia.


"Apa tidak masalah jika kita bicara berdua di sini?"


"Kenapa baru mempertanyakannya sekarang di saat semuanya sudah terlambat."


"Maksud kamu El?" Elle tertawa kecil ketika mendapat pertanyaan seperti itu dari kakak sepupunya.


"El, aku serius." ucap Alta yang merasa dipermainkan oleh adik sepupunya ini.


"Apa kakak kira aku bercanda? jika kakak mengkhawatirkan apa suamiku tidak masalah jika kita berbicara seperti ini maka semua itu terlambat karena aku yakin bahwa dia sudah melihat apa yang kita lakukan di sini. Setidaknya aku bisa menjelaskan padanya bahwa kita berdua duduk dengan berjarak dan tidak ada hal apapun yang kita bicarakan selain kepentingan hubungan kita masing-masing. Aku sudah mengatakan pada kakak bahwa aku bahagia hidup bersama suamiku dan aku harap kakak pun begitu. Tolong, sampaikan salam kepada istri kakak dan katakan aku ingin berkenalan dengannya. Sampai jumpa kak," Elle langsung pergi meninggalkan kakak sepupunya itu setelah merasa bahwa apa yang mereka bicarakan sudah selesai.


Setidaknya Elle sudah mengetahui jika kakak sepupu punya ini sudah bahagia hidup bersama istrinya dan dia pun ikut merasakan kebahagiaan itu.


Melihat kepergian Elle, Alta juga ikut pergi dari sana karena dia juga ingin segera menemui istrinya dan membawa beberapa buah-buahan yang diambilnya dari kebun milik keluarga suaminya Elle.


"Pasti kak, dan aku harap Kaka juga begitu." jawab Elle yang berhenti sejenak lalu kembali melanjutkan langkahnya.


Setelah itu, Alta benar-benar pergi meninggalkan rumah keluarga suaminya Elle dan kembali ke rumah mereka.


Sementara di rumahnya, Naura baru saja terbangun dari tidurnya dan dia tidak mendapati siapapun yang berada di kamar dan saat ini bahkan laptop suaminya pun sudah tidak ada lagi di.


Apa itu artinya Alta pergi meninggalkannya, atau masih bekerja di ruangan kerjanya saat ini?


Entahlah, Naura lebih memilih untuk pergi ke kamar mandi dan mencuci mukanya lalu turun ke bawah untuk mengambil air minum karena dia merasa bahwa tenggorokannya kering.


"Baru bangun sayang?" tanya Diandra ketika melihat bahwa menantunya baru saja turun dari kamarnya.


"I-iya Mom," jawab Naura yang merasa malu sekali dengan mertuanya saat ini karena dia yang ketahuan baru bangun tidur.


Sadar menantunya yang merasa tidak enak dengan dirinya membuat Diandra tersenyum untuk itu.


"Tidak apa-apa, mommy tidak masalah karena ibu hamil itu memang seperti itu. Kamu lebih hebat dari mommy karena kamu tidak merasakan mual dns muntah setiap hari."


"Apa mommy dulu seperti itu?" tanya Naura yang mulai penasaran.


"Ya, sayang. Mommy akan selalu ingin bersama Daddy kalian jika mau makan tapi saat itu mommy gengsi mengatakan pada Daddy kalian jika mommy itu selalu ingin bersamanya. Ada masalah di antara kami dulu yang membuat jarak di antara kamu merenggang dan karena kehamilan Alta kami bisa kembali bersatu walau Daddy kamu yang terus berusaha membujuk mommy, sedangkan mommy sendiri masih sering jual mahal dan berpura-pura tidak membutuhkannya."


"Apa sampai seperti itu mom? maksud Naura, apa mommy sering mengidam juga?" tanya Naura lagi.


"Tidak sering, tapi beberapa kali iya. Apa saat ini kamu sedang menginginkan sesuatu?" tanya Diandra dan Naura langsung menganggukkan kepalanya karena dia memang menginginkan sesuatu saat ini. Tapi mungkin suaminya sedang sibuk sekarang.


"Oh, pantas saja Daddy kamu bilang jika akta sedang merasakan bagaimana belajar menjadi ayah, ternyata kamu sedang ngidam."


"Memangnya Gege kemana mom?"


"Mungkin sedang mencari apa yang kamu inginkan karena Daddy tidak bilang apa yang kamu inginkan. Tapi kemungkinan dia akan pergi ke London."


"Apa?" tanya Naura dengan kaget ketika ibu mertuanya mengatakan bahwa suaminya akan pergi ke London.