
Naura terlihat sangat terburu-buru pagi ini. Dia tidak lagi memikirkan bagaimana penampilannya hanya dengan kaos dan rambut yang diikatnya.
Yang terpenting baginya pagi ini adalah bisa menemui Alta karena pria itu pergi ke Rusia. Entah mengapa rasanya Naura harus mengantarkan kepergian pria itu karena harus meninjau pabrik yang akan dibuka.
Terkadang Naura berpikir sekaya apa Alta ini. Rusia, bukan negara yang miskin. Mereka Negara yang besar dan melihat dari cara Alta bekerja, dia tahu bahwa perusahaan pria itu sangat besar.
Naura berpikir apakah setelah mereka menikah nanti apakah mereka akan tinggal di Rusia?
Melihat Putrinya yang terlihat buru-buru seperti itu membuat Alicia yang melihat yang menatap heran.
Bukankah ini hari Sabtu? jika weekend maka Naura akan libur. Lalu mau pergi ke mana putrinya ini?
" Naura, mau pergi ke mana kamu sayang?" Tanya Alicia ketika melihat putrinya yang berlari turun dari tangga tanpa memikirkan apa yang bisa terjadi dengannya jika dia tidak berhati-hati.
Mendengar suara mamanya di sana membuat Naura menghentikan langkahnya dan berbalik. Dia melihat bahwa wanita itu sudah berada di sana dan menunggu dirinya.
" Naura buru-buru Ma. Gege akan pergi ke Rusia pagi ini. Naura harus pergi ke bandara untuk mengantarkan kepergiannya." Alicia terlihat kaget saat mendengar apa yang putrinya katakan.
Gege siapa yang dimaksudnya? pria mana lagi yang dekat dengan putrinya saat ini?
" Gege siapa sayang? Mama tidak pernah mengetahuinya." Ujar Alicia.
Sebagai seorang ibu dia berhak tahu dengan siapa putrinya dekat. Lagi pula putrinya sedang menjalani proses pengenalan bersama Alta bukan? Lalu siapa lagi Gege itu?
" Mama, Gege itu adalah Alta. Dalam bahasa Mandarin, Gege itu adalah Kakak. Mommy Gege itu adalah keturunan China asli dan juga neneknya juga. Jadi dia menyuruh Naura untuk memenanginya Gege saja dari pada Naura bingung." Jelas Naura.
Mendengar penjelasan dari putrinya membuat Alicia mengangguk-anggukkan kepalanya karena dia sudah mengerti siapa pria yang disebut putrinya tadi.
Ternyata Gege itu adalah Alta karena calon menantinya itu yang menyuruh putrinya untuk memanggil seperti itu.
" Oh oke. Jika kakak ingin mengantarkan Alta pergi ke bandara. Hati-hati di jalan dan jangan ngebut." Naura melakukan kepalanya dan memberikan sebuah kecupan pada mamanya sebelum dia pergi.
Saat Naura hendak menjalankan mobilnya tiba-tiba saja ada seseorang yang masuk ke dalam mobilnya dasar tersebut adalah Leo adiknya sendiri.
" Leo... apa yang kamu lakukan?" Tanya Naura.
Sementara adiknya itu masih sibuk dengan sabuk pengamannya. Dia menjawab kakaknya sambil memasang sabuk pengaman miliknya.
" Kemana pun kakak pergi maka aku akan ikut. Sudah, ayo jalankan mobilnya. Kita akan sarapan di luar bukan?"
" Terserah." Jawab Naura.
Awalnya Leo masih santai dengan pemandangan kota kelahirannya ini sampai tiba-tiba dia melihat bahwa jalan yang dituju mereka saat ini adalah ke bandara.
" Kakak, ke mana kita akan pergi? kenapa membawa ku ke bandara? kakak tidak berpikir bahwa ingin menerbangkan ku ke Amerika bukan?" Tanya Leo yang mulai ketakutan jika dia akan disuruh pergi kembali ke Amerika oleh kakaknya karena sering mengganggu wanita ini.
" Diam lah Leo. Aku ingin menemui seseorang di bandara. Jika ingin ikut makan duduk diam di tempatmu. Jika tidak bisa diam maka aku akan menurunkan mu di pinggir jalan." Ancam Naura.
Mendapatkan ancaman seperti itu dari kakaknya membuat Leo hanya bisa diam. Dia pasrah ke mana kakaknya akan membawanya pagi ini daripada dia harus diturunkan di pinggir jalan.
Rasa kaget Leo tidak sampai di situ bahkan saat mereka tiba di bandara kakaknya langsung pergi meninggalkannya begitu saja.
Wanita itu berlari masuk ke dalam bandara tanpa memikirkan dirinya yang masih berada di dalam mobil.
" Hais...malang sekali nasib ku ini. Bisa-bisanya dia meninggalkan pria setampan diri ku " Ucapnya dengan penuh rasa percaya diri.
Dia diadakan acara lomba tingkat kepercayaan diri yang tinggi, maka Leo akan mengikutinya dan kemungkinan besar dialah pemenangnya. Tapi jika dipikir-pikir apa ada lambat seperti itu? Dia rasa tidak ada.
Setelah meninggalkan Leo di dalam mobilnya, Naura mencoba untuk menghubungi Alta karena dia tidak tau pria itu akan pergi dengan apa.
Panggilan pertama di abaikan sampai panggilan ketiga baru panggilannya di angkat oleh Alta.
" Halo, Gege. Gege di mana? aku sudah berada di bandara. Lalu di mana Gege?" Tanya Naura dengan perasaan panik karena tidak mendapati pria itu di dekat sini.
Mendapatkan panggilan dari Naura membuat Leo bahagia. Setidaknya dia merasa bahwa Naura juga memiliki perasaan terhadapnya.
" Aku sudah di dalam pesawat Naura. Sebentar lagi aku akan berangkat." Jawab Alta.
Mendengar jawaban dari Alta membuat Naura merasa kecewa karena dirinya terlambat.
Dia tidak bisa melihat pria itu sebelum dia berangkat ke Rusia.
Merasa bahwa Naura tidak menjawabnya membuat Alta tau bahwa saat ini wanita itu pasti merasa kecewa.
" Masuk ke ruangan tunggu VVIP. Katakan kamu ingin mencari ku. Mereka akan membawa mu pada ku." Naura langsung berlari menuju ruangan VIP tempat di mana Alta menunggunya.
Sampai di sana dia di bawa ke lapangan landas dan dari tempatnya saat ini Naura bisa melihat bahwa ada pesawat pribadi yang siap terbang.
Dari tempatnya saat ini Naura bisa melihat bahwa Alta kembali turun dari pesawatnya hanya untuk menemuinya saja.
...****************...