One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Malas



Seharian ini rasanya Jasmine malas sekali bergerak dari atas tempat tidur. Tubuhnya masih terasa lemas dan dia membutuhkan banyak istirahat untuk memulihkan tenaganya. Niat hati ingin beristirahat namun kenyataannya tidak seperti itu. Baru saja dia ingin memejamkan mata yang tiba-tiba saja suaminya itu sudah datang dan mengajaknya pergi entah ke mana lagi. Jasmine sudah sempat untuk menolak ajakan Leo tapi laki-laki itu terus saja memaksanya hingga mau tidak mau dia terpaksa ikut dengan laki-laki itu walau rasanya Dia sangat lelah sekali saat ini.


"Ayolah Jasmine, kau sudah seperti tidak makan berhari-hari lemas dan tidak memiliki tenaga. Aku baru saja melakukannya sekali tapi kamu sudah terlihat seperti orang jomblo yang tidak memiliki kemampuan lagi untuk menggerakkan seluruh tubuhmu."


"Apa maksudmu? kamu mengatakan aku seperti orang jompo tanpa kamu ketahui bahwa apa yang telah kamu lakukan itu benar-benar menghancurkan seluruh tubuhku. Tubuhku benar-benar terasa lelah dan rasanya tulang-tulangku juga seperti tercopot dari persendiannya. Mudah bagi laki-laki mengatakan hal seperti itu karena dia hanya bisa menggerakkan tubuhnya saja tanpa diketahui olehnya jika wanita yang menerima itu semua-ah...sudahlah, aku tidak ingin membahasnya lagi!" ucap Jasmine dengan kesal. Dia benar-benar merasa kesel dengan apa yang suaminya lakukan saat ini. Tidak bisakah dia membiarkan Jasmine untuk istirahat tanpa harus diganggu olehnya lagi. Sehari saja, Jasmine ingin merasakan ketenangan sehari saja tanpa diganggu oleh suaminya yang jahil itu.


Dulu Jasmine sempat berpikir jika suaminya itu adalah laki-laki yang dingin dan pendiam tapi setelah menikah dengannya semua itu tidak terbukti. Jauh panggang dari api dan kira-kira seperti itulah sikap Leo yang diketahuinya setelah mereka menikah.


"Apa? kenapa kamu terus menatapku seperti itu?" tanya Leo ketika melihat tatapan Jasmine yang seperti ingin menelannya hidup-hidup.


"Apa? memangnya salah jika aku melihatmu seperti itu? Astaga, bagaimana bisa dulu aku berpikir bahwa kamu itu adalah orang yang dingin dan cuek. Tapi setelah menikah semua pemikiranku itu salah besar! kamu bukan orang yang dingin dan cuek melainkan orang yang jahil dan tidak punya perasaan sama sekali. Entahlah, kamu salah satu tipe laki-laki yang sangat langka!"


"Aku tidak mengatakan jika kamu itu spesies langka!"


"Lalu apa? kamu mengatakan bahwa aku tipe laki-laki yang sangat langka itu artinya kamu ingin menyamakan diriku dengan spesies yang langka. Apa Kamu pikir aku ini salah satu spesies yang hidup di zaman dinosaurus ya?" Leo terus aja mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal. Dia terus mengomel ke sana kemari karena tidak terima dengan apa yang istrinya katakan.


"Ah, sudahlah. Aku lelah jika harus bicara terus dengan kamu seperti ini. Sudah cepat, kita mau kemana?" tanya Jasmine yang ingin menyudahi pertengkaran di antara mereka seperti itu. Bukan pertengkaran hebat tapi memang seperti itulah mereka setiap harinya Karena ada saja pertengkaran-pertengkaran kecil yang menjadi bumbu di dalam hubungan rumah tangga mereka.


"Terserah! Aku sudah kesal denganmu!" jawab Leo yang kembali naik ke atas tempat tidur karena dia sudah terlanjur kesal dengan Jasmine.