
" Kau akan menyesal untuk ini Nathalie!" Ucap Leon sebelum dia pergi meninggalkan tempat itu.
Dia langsung pergi menuju apartemennya pak di mana istrinya berada. Leon tahu bahwa saat ini aku sudah tengah merasa kesal dengan dirinya.
Terlebih lagi sikap Nathalie yang sudah begitu keterlaluan karena telah memperalat Naura.
" Aku benar-benar tidak habis pikir Nath, aku tidak percaya ini." Ucap Leon dengan frustasi.
Dia benar-benar tidak menyangka dengan semua ini. Bagaimana bisa seorang ibu seperti Nathalie menggunakan putrinya hanya untuk kepentingan pribadinya sendiri.
Alicia benar, tidak seharusnya seorang ibu melakukan hal itu. Terlebih lagi menggunakan istrinya hanya untuk mencapai keuntungan bagi dirinya sendiri.
" Alicia, di mana kau?" Tanya Leon tak ada sudah sampai di apartemen mereka.
Dia hanya melihat ada Naya saja yang berada di dapur tengah membuat satu gelas jeruk yang dia tahu pasti itu untuk Alicia.
" Di mana Alicia?" Tanya Leon.
" Nyonya ada di kolam renang tuan." Jawab Naya.
Mengetahui di mana keberadaan istrinya membuat Leon aku pergi meninggalkan asisten rumah tangganya itu.
Benar yang dikatakan Naya, bahwa istrinya berada di kolam renang. Lihatlah, betapa sepinya wanita itu saat berenang ke sana kemari di dalam kolam.
Melihat Naya yang akan datang menghampiri mereka membuat Leon langsung menerima nampan yang berisi satu gelas jus dan beberapa buah yang sudah dipotong di dalam mangkuknya.
" Berikan itu pada ku." Pinta Leon.
Naya pun langsung memberikannya begitu saja karena dia tidak ingin mendengar suara *******-******* aneh lagi seperti yang sering didengarkannya saat malam hari.
Setelah ini dia akan pergi ke dalam kamarnya dan tidur. Doa tidak ingin mendengar apapun lagi yang terjadi di antara kedua majikannya itu.
" Baik Tuan." Naya pun pergi, sementara Leon sendiri langsung membawa nampan tadi ke arah meja di sana dan dia menikmati pemandangan indah ini.
Alicia kaget saat melihat ada seseorang yang melompat ikut masuk ke dalam kolam renang dan menganggu acara berenangnya sore ini.
Melihat Alicia yang ingin pergi meninggalkannya seperti itu membuat Leon langsung bergerak cepat untuk menghentikan istrinya yang hendak meninggalkannya.
" Mau kemana?" Tanya Leon yang membelit pinggang istrinya.
Saat ini dalam kolam renang. Cuaca sore ini sangat bagus karena matahari tidak terlalu menyengat di kulit.
" Lepaskan! aku membenci mu." Ucap Alicia yang hendak kembali mengingatkan pria itu namun Leon lebih dulu mencegahnya dan meminta maaf.
" Maaf, aku bersumpah bahwa aku tidak pernah memihak Nathalie seperti yang kau tuduhkan padaku."
" Aku? Untuk apa aku menuduh mu? tidak ada gunanya bagi ku menuduh mu seperti itu." Jawab Alicia.
Dia tidak perlu sama sekali bahwa suaminya itu mau membelanya atau tidak. Terserah pria itu ingin percaya padanya atau tidak karena itu tidak penting bagi Alicia.
" Tapi berguna pada ku. Aku tidak ingin ibu dari anakku ini terus-terusan memarahiku. Kasihan anak kita yang sudah di ajarkan sejak dini oleh ibunya untuk marah dan merajuk--aaahhkkk..." Leon menjerit saat dia merasakan bahwa perut berototnya di cubit oleh Alicia.
Ya, Alicia sengaja melakukan hal itu karena dia sangat kesal dengan suaminya ini. Bisa-bisanya dia mengatakan hal seperti itu pada anak mereka yang baru sebesar biji jagung itu di dalam kandungannya.
" Rasakan itu!" Ucap Alicia dengan kesal.
...π€π€π€...
**Temen-temen semuanya, tolong bantu rate bintang 5 ya semuanya biar rate-nya kembali naikππ½
Tadi ada orang iseng yang kurang ajar banget ngerate buruk di sanaππ½**