One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Ngidam



Alicia sudah menerima kehamilannya saat ini. dia juga sudah menerima bahwa Leon benar-benar menjadi suaminya dan siap bertanggung jawab atas dirinya dan juga anak yang ada di kandungannya, berharap bahwa pria itu tidak mengingkari janjinya.


Seperti saat ini, menunggu kepulangan suaminya yang mengatakan bahwa dia akan pulang terlambat malam ini.


Ingin menghubunginya tapi dia gengsi. Mana dia mau menghubungi pria itu lebih dulu karena hingga saat ini Alicia masih menjunjung tinggi rasa gengsinya.


" Kenapa dia lama sekali? aku sudah sangat menginginkannya tapi dia belum pulang juga." Alicia merasa gelisah. Dia mandir ke sana kemari di dalam kamarnya untuk menunggu pria itu pulang namun hingga saat ini tidak juga mendapatkan kabar.


Tidak puas dengan semua, akhirnya Alicia meminjam ponsel pelayan apartemen mereka.


" Cepat hubungi tuanmu dan katakan bahwa aku menginginkan dia segera pulang." Pelayan apartemennya hanya menatap aneh pada Alicia.


Kenapa tidak wanita ini saja yang langsung menghubungi suaminya? kenapa harus dia lagi.


" Sudah, kubilang hubungi dia sekarang jangan banyak bertanya lagi. Kau berpikir untuk melakukan itu." Akhirnya pelayan itu menghubungi Leon.


Dan pria itu langsung mengangkat panggilan telepon dari pelayan tempat di mana Alicia berada saat ini.


" Ada apa?" Tanya Leon pada pelayannya.


Dia tidak mengerti kenapa pelayan ini sampai menghubunginya malam ini.


" Nona Alicia bertanya kapan anda pulang? Nona bilang--"


" His...kau ini. Kenapa malah mengatakan hal seperti itu padanya? berikan ponselnya padaku." Merasa kesal dengan pelayan rumah mereka, Alicia lebih memilih mengambil ponsel milik pelayan itu dan berbicara dengan Leon.


Sementara Leon sendiri, dia hanya bisa tersenyum dan menertawakan tingkah lucu istrinya.


Dia tengah menunggu wanita itu berbicara saat ini.


" Halo..."


" Ya sayang?" Alicia bola matanya dengan malas saat mendengar jawaban dari suaminya.


" Aku lapar!" Ucapnya dengan ketus.


Dia merasa malu sekali saat ini karena telah ketahuan sedang menunggu kepulangan suaminya.


" Kau bisa makan lebih dulu Alicia. Aku masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan lagi." Jawab Leon.


Dia harus menyelesaikan semua ini karena besok asistennya akan mengambil semua pekerjaan ini.


Baru tanya kemarin pria ini mengatakan bahwa mereka akan sama-sama merasakan apa yang Alicia rasakan, tapi ini sudah berbeda lagi.


Entahlah, Alicia benar-benar tidak habis pikir dengan pria.


" Oke, tunggu aku sebentar lagi. Aku akan pulang." Leon pun meninggalkan pekerjaannya begitu saja saat mendapatkan telepon dari Alicia.


Alicia pun langsung mengembalikan ponsel milik layar itu dan dia bersiap untuk menunggu Leon pulang.


Ini belum terlalu malam hanya untuk makan malam di luar?


Karena sudah mendapatkan kabar dari suaminya bahwa pria itu akan segera pulang, Alicia pun menyempatkan dirinya untuk berdandan.


" Alicia, di mana kau?" Seru Leon saat dia baru saja pulang bekerja dan mencari keberadaan istrinya.


Dan saat di kamar mereka betapa kagetnya Lion saat melihat bahwa istrinya sudah tampil dengan sempurna di sana.



Melihat suaminya yang terlihat terkejut seperti itu membuat alisnya langsung menghampirinya.


" Kenapa lama sekali? Aku sudah menunggu sejak 30 menit yang lalu. Lihat, aku sudah berdandan seperti ini demi dirimu, sekarang ayo kita pergi."


" Tapi aku belum mandi Alicia,. Aku--"


" Kamu tetap tampan walau belum mandi." Ucap Alicia hingga membuat Leon terdiam.


Dia percaya dengan apa yang Alicia katakan padanya. Leon bahwa Alicia yang mengatakannya tadi tampan?


" Aku tampan?" Alicia yang menarik lengan suaminya pun langsung terdiam.


Apa dia salah mengatakannya tadi?


" Tidak! Kau tidak tampan sama sekali." Jawab Alicia lagi.


Dia sangat malu sekali karena sudah ketahuan mengagumi wajah tampan suaminya itu.


...****************...