
" Kamu kenapa Naura?" Tanya Alta saat melihat wanita yang baru saja masuk ke dalam mobil yang terlihat cemberut.
Wajahnya memang cantik, tapi tidak selepas tadi saat mereka bertemu di pagi hari.
" Apa terlihat sangat jelas bahwa aku sedang kesal?" Alta mengangguk-angguk kepalanya karena memang semua itu terlihat dengan jelas.
Wajah Naura sangat jelas jika dia saat ini sedang kesal.
" Memangnya ada apa? apa yang membuat kamu terlihat kesal seperti ini?" Tanya Alta lagi.
Dia juga juga penasaran kenapa Naura bisa kesal seperti itu.
" Salah satu dokter mengadakan pesta nanti malam dan dia mengundang ku secara mendadak. Dia selalu bersikap sombong dan sesukanya karena ayahnya direktur rumah sakit. Acara pesta tersebut hanya ulang tahunnya saja dan dia mengatakan bahwa aku harus datang." Jelas Naura.
Dia tidak pernah dekat dengan dokter sombong itu karena dia paling malas berhubungan dengan orang-orang yang sombong. Menurutnya itu adalah racun dalam kehidupan dan Naura tidak ingin kehidupan yang di racuni dengan hal-hal tidak penting seperti itu.
" Lalu masalahnya?"
" Tidak terlalu bermasalah. Dia akan selalu mengejek ku karena katanya aku kuno. Aku selalu menggunakan pita untuk mengikat rambut ku. Dia juga sering menyindir ku yang tidak pandai menggunakan alat make up. Apalagi barang branded." Ujar Naura.
Tanpa di sadari olehnya, Naura menceritakan apa yang dirasakannya selama ini pada Alta.
" Aku akan menemani kamu ke pesta nanti malam. Pergi ke acara pesta membutuhkan partner bukan? jadi aku akan menjadi partner mu malam ini jika kamu tidak keberatan." Ucap Alta.
Dia mencoba menawarkan pada Naura untuk ditemani olehnya. Berharap bahwa wanita itu akan mau di temani olehnya nanti.
" Apa tidak merepotkan? tapi aku tidak pandai berdandan. Aku bingung Ge..." Keluh Naura
Mendengar keluhan manja dari Naura membuat Alta tersenyum. Dia malah senang kau dirinya dibutuhkan di sini.
" Aku akan mengantar mu ke salon. Aku akan menemani mu di salon nantinya."
" Ah, tidak perlu seperti itu. Aku tau bahwa Gege juga pasti sibuk bukan? aku tidak ingin membebani Gege dengan masalah seperti ini. Aku bisa meminta bantuan Mama untuk berdandan nanti." Tolak Naura dengan halus.
Dia tidak ingin membuat Alta merasa direpotkan olehnya hanya karena masalah sepele seperti ini.
" Aku membawa laptop. Tapi sebelum itu kamu juga harus menemani ku untuk mencari ponsel baru."
" Baik jika tidak merepotkan." Akhirnya Alta menemani Naura pergi ke salon untuk melakukan perawatan untuk mereka pergi ke pesta malam ini.
Begitu juga dengan Alta yang menyelesaikan pekerjaannya di salon ini sambil menunggu Naura.
Tadi, sebelum mereka pergi ke salon kecantikan ini Alta meminta pada wanita itu untuk menemaninya membeli ponsel baru.
Betapa kagetnya Alta saat mengetahui bahwa ponsel yang dimiliki banyak orang saat ini berharga puluhan juta.
Mereka menghabiskan waktu cukup lama di dalam salon untuk mendandani wanita itu dan juga Alta yang bersiap di sana.
Betapa kagumnya Alta saat melihat Naura yang keluar dari ruang ganti dan sudah terlihat sangat sempurna di matanya.
" Gege, apa ini terlihat buruk?" Tanya Naura pada Alta saat melihat pria itu yang tersenyum ketika melihatnya.
Jika di tanya apa Naura gugup? maka dia kan mengatakannya bahwa saat ini dia benar-benar merasa gugup dan ini juga jauh lebih gugup saat dia akan bertemu dengan Alta tadi malam.
" Tidak buruk Naura. Ini terlihat sangat cantik. Aku menyukainya karena mereka tetap mengikuti saran ku untuk tidak membuat rambut mu terlihat buruk. Aku menyukai rambut indah mu itu." Ucap Alta.
Dia maju melangkah ke depan Naura dan memegang ujung rambut wanita itu. Sungguh, Naura sangat cantik sekali malam ini dan akan merasa bahwa dirinya tidak salah menghabiskan waktunya di sini karena dia bisa melihat penampilan Naura yang sangat luar biasa ini.
Apalagi dengan Naura yang juga terlihat malu seperti ini.
" Maaf, aku tidak bisa tampil lebih baik dari ini. Aku tidak tau bagaimana caranya bergaya di usia ku yang sudah 40 tahun ini." Ujar Alta.
Dia seperti merasa bersalah dengan Naura karena penampilannya saat ini yang menurutnya tidak pantas bersama Naura.
" Gege juga tampan." Ucapnya dengan suara yang pelan hingga membuat Alta merasa gemas dengan tingkah laku Naura saat mengatakan bahwa dirinya itu tampan.
" Oh ya? apa aku benar tampan?" Tanya Alta sekali lagi untuk memastikan bahwa dia tidak salah mendengar apa yang Naura katakan tadi.
Naura tidak menjawabnya karena dia merasa gugup di tatap seperti itu oleh Alta. Apalagi dalam jarak yang sedekat ini karena pria itu yang memangkas jarak di antara mereka berdua.
" Katakan sekali lagi jika aku tampan Naura. Aku ingin mendengarnya lagi dan aku harap kamu bisa mengatakannya lebih jelas." Naura semakin gugup, tubuh mereka sudah begitu dekat hingga membuat Naura menahan dada pria itu yang semakin memangkas jarak di antara mereka berdua.
Ini adalah pertama kalinya Naura dekat pria dan itu adalah Alta sendiri.
" Naura..."
Seerrr....
Seluruh darahnya berdesir hebat bahkan Naura sampai memejamkan matanya saat merasa hembusan nafas Alta yang menerpa wajahnya.
" Naura..." Panggil Alta lagi yang semakin membuat Naura salah tingkah.
" I-iya, Gege sangat tampan sekali."
...❤️❤️❤️...