One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Pengumuman



Leo benar-benar melakukan apa yang harus dilakukannya. Dia tidak ingin para karyawannya mengatakan hal yang tidak tidak pada Jasmine Karena bagaimanapun Jasmine itu adalah istrinya.


Dia sudah memutuskan bahwa dia memang harus melakukan hal ini karena dia tidak ingin membuat Jasmine terus-terusan merasa bersalah atas pernikahan mereka. Tidak ada yang harus disalahkan di sini karena ini semua adalah kehendak Tuhan dan takdir Tuhan. Bagaimana pun ceritanya, pernikahan mereka ini tidak bisa di ganggu dan jika sampai ada yang berani menyakiti Jasmine, maka Leo tidak akan membiarkannya begitu saja.


"Kumpulkan mereka semua! Aku ingin seluruh karyawan di kumpulkan saat ini juga!" ucap Leo dengan raut wajah tidak bersahabat. Jasmine sendiri sudah mulai ketakutan karena dia takut jika suaminya akan melakukan hal yang tidak pernah dibayangkannya sama sekali. Dia tahu segala apa Leo juga sudah marah. Jadi itu yang menjadi ketakutan baginya.


"Leo, aku mohon jangan lakukan ini. Aku taku," ucap Jasmine dengan suara yang sangat pelan. Dia takut sekali Leo melakukan sesuatu yang membuatnya menyesal nanti.


"Biarkan saja. Aku ingin mereka tahu bahwa aku tidak main-main dengan apa yang kamu lakukan. Mereka harus tahu dengan siapa mereka berhadapan saat ini. Kamu itu istriku dan aku harus melindungimu dari siapapun. Jika mereka berani menyakitimu, maka aku yang akan membalasnya. Aku akan membalas apa yang telah mereka lakukan padamu," ucap Leo dengan penuh keyakinan.


Tak lama setelah karyawan yang berkumpul saat itu juga Leo mulai bicara. Dia ingin mereka semua tahu bahwa dia tidak main-main dengan apa yang dia katakan. Mereka semua harus percaya bahwa Leo menikahi Jasmine karena memang dia mencintainya. Mereka saling mencintai jadi tidak ada yang harus dipertanyakan lagi.


"Siapa yang berani menceritakan istriku? Alu ingin tahu siapa yang berani menyalahkannya atas apa yang telah kami lakukan. Kami menikah karena kami selalu mencintai, dulu apa masalah kalian dan apa hak kalian untuk mengkritik pernikahan kami berdua. Jika kalian masih saja bergosip dan menceritakan yang tidak tidak tentang istriku maka aku tidak akan segan-segan memecat kalian semua! siapapun yang berani mengatakan hal itu lagi, maka dengan senang hati aku menerima surat pengunduran diri kalian!" Leo sengaja mengancam mereka semua agar mereka tidak lagi berbicara sembarangan saja tentang apa yang tidak mereka ketahui.


"Aku tidak perlu meminta saran apapun dari kalian untuk melanjutkan hidupku karena kalian sama sekali tidak berhak ikut campur. Aku menikah dengan siapapun itu urusanku dan bukan urusan kalian! Jika kalian masih berani mengatakan hal-hal seperti itu lagi maka aku tidak akan segan-segan melempar kalian ke jalanan dan aku tidak akan membiarkan sepeser uang pun yang kumiliki kalian nikmati bahkan bisa saja aku membuat masa depan kalian hancur saat itu juga." semuanya hanya bisa diam dan tidak berani mengatakan apapun lagi setelah mendengar secara langsung ada yang bos mereka katakan. Kali ini Leo tidak main-main lagi. Dia benar-benar akan menghancurkan siapapun yang berani menyakiti hati istrinya. Jasmine adalah istrinya dan dia harus melindungi Jasmine jadi orang-orang yang ingin menyakiti istrinya.


"Leo, sudah," ucap Jasmine yang tidak ingin membuat suaminya terus marah-marah seperti itu. Bagaimana pun mereka semua tidak salah. Siapa pun pasti akan berpikir sama dengan apa yang mereka pikirkan saat ini. Dia hanya seorang sekretaris biasa lalu bagaimana bisa tiba-tiba dia menikah dengan bos besar perusahaan tempat di mana Dia bekerja. Terlebih lagi status Leo yang duda saat itu.


"Sekarang bubar!" titah Leo pada seluruh karyawan yang langsung membubarkan diri ketika mendengar perintah darinya.


Leo sendiri langsung memeluk tubuh Jasmine setelah mengatakan hal seperti itu pada mereka semua. Dia melakukan semua ini demi Jasmine. Demi ketenangan dan kesehatan mental istrinya Karena bagaimanapun mental Jasmine adalah yang utama bagi Leo saat ini.


"Sudah, jangan bersedih lagi karena aku sudah mengatakan pada mereka untuk tidak ikut campur dalam urusan apapun lagi tentang kehidupan kita. Jika mereka masih berani mengatakan hal yang tidak tidak tentang kamu maka aku mendengar tidak akan pernah memaafkan mereka." Jasmine tidak mengatakan apa-apa lagi pada suaminya karena dia hanya menikmati ketenangan yang dia dapatkan dari Leo. Entah mengapa rasanya setiap kali dia memeluk Leo, jiwa dan perasaan yang merasa tenang. Ketenangannya sangat nyata ketika dia bersama Leo.


"Terima kasih karena selalu melindungiku. Aku tidak tahu bagaimana cara aku menjalani kehidupan ini jika bukan dengan kamu Leo. Aku hanya takut jika aku akan kehilanganmu Dan aku harap tidak akan pernah merasakan hal itu."


"Kamu harus ingat satu hal, bahwa aku tidak peduli dengan apa yang mereka katakan tentang kamu karena aku hanya tahu bahwa aku mencintaimu. Tidak peduli sekeras dan sekuat apa mereka mengatakan hal yang tidak tidak tentangmu tapi yang pasti aku akan tetap selalu bersamamu dan mencintaimu. Aku harap kita bisa terus bersama-sama selamanya sampai maut memisahkan. Sampai kita sama-sama lelah dengan dunia ini dan pergi meninggalkannya," ucap Leo yang masih terus memeluk Jasmine. Bahkan dia juga memberikan begitu banyak kecupan penuh kasih sayang pada istrinya.


Apa yang mereka lakukan saat ini menjadi pusat perhatian banyak orang. Beberapa dari karyawan menatap kagum dengan cinta lirik pada Jasmine. Begitu juga dengan Jasmine yang terlihat sangat beruntung bisa mendapatkan Leo dengan segala kasih sayang dan cinta kasihnya. Sungguh, beberapa di antara mereka ikut merasakan kebahagiaan atas apa yang dirasakan sepasang suami istri tersebut. Menurut mereka Leo dan Jasmine itu pasangan yang sangat serasi dan saling melengkapi satu sama lainnya. Jadi ya, begitu deh. Mereke merasa gemas dengan pasangan suami istri tersebut.


"Sudah, ayo kita makan siang lebih dulu. Kamu belum makan siang bukan?" Jasmine hanya bisa menganggukkan kepalanya saja dan ikut bersama dengan Leo.