
Sore hari ini, Alta benar-benar menemani ketiga wanita itu berbelanja di pusat perbelanjaan yang ada saham milik keluarganya di sini karena pusat perbelanjaan ini adalah milik orang paling sombong dan itu adalah Arka.
Seperti saat ini, Alta juga ikut kesana kemari menemani para wanita itu untuk melihat-lihat apa yang bisa mereka lihat.
Tapi tiba-tiba saja, Sheela mengajak istrinya masuk ke sebuah butik merk paling mengerikan bagi para pria di manapun.
Jika bisa di katakan, Sheela adalah wanita paling menyukai barang branded di antara mereka semua.
Lihat, wajahnya sudah seperti mendapatkan kejutan yang luar biasa ketika masuk ke dalam setor tersebut.
"Kakak, ini janji kakak yang membayarnya bukan?" tanya Sheela pada Alta karena dia menginginkan salah satu tas yang ada di brand store terkenal ini.
"Apa bisa aku membatasi barang belanjaan kalian?" tanya Alta pada adik-adiknya dan juga istrinya karena dia tahu bahwa Sheela pasi akan banyak menghabiskan uangnya nanti.
"Satu bran satu barang. Silahkan pilih yang kalian mau dan jangan bertanya apapun padaku karena aku tidak mengerti sama sekali apa yang disukai oleh wanita. Jadi pilih saja apa yang kalian inginkan dan kamu Naura,"
"Ya Gege?"
"Jangan terang lelah dan jika kamu lelah berhenti saja. Atau kita pulang saja." ucap Alta pada istrinya hingga membuat Naura langsung mengerti dengan apa yang suaminya katakan.
Setidaknya dia tau bahwa suaminya tidak akan pernah membiarkan yang terluka sedikitpun.
"Aku ingin melihat barang disini dulu ya Gege, aku seperti menginginkan sesuatu disini." Naura dan kedua adik iparnya langsung pergi untuk mencari apa yang ingin mereka beli saat ini dan meninggalkan pria itu yang duduk sendirian di sofa yang tersedia di sana.
Di saat Naura tengah berbelanja tiba-tiba saja datang seorang wanita yang mengaliri Alta.
"Apa anda membutuhkan teman?" tanya wanita itu ketika melihat Alta yang duduk sendirian di tempat ini.
Bukannya menjawab, Alta malah terus saja sibuk dengan ponselnya sendiri saat ini tanpa mempedulikan apa yang wanita itu katakan.
"Tuan,"
Sementara wanita itu langsung melihat ke arah mana pria itu tadi menunjuk dan betapa kagetnya dia ketika melihat tiga orang wanita yang memiliki wajah sangat cantik seperti bidadari.
Melihat bagaimana reaksi wanita di depannya membuat Alta merasa menang dengan semua ini.
"Kau bahkan tidak lebih baik dari salah satu di antara mereka. Jadi buang pikiranmu jauh-jauh jika kau berpikir bahwa kau ingin mendekatiku." ucap Alta dengan sarkasme.
Dia tidak memperdulikan lagi apa yang dipikirkan wanita itu tentang dirinya karena memang dia tidak peduli sama sekali.
Alta langsung menghampiri istrinya yang tengah melihat-lihat salah satu tas yang di tunjukan pramugari tokok ini.
"Sayang,"
"Gege..." ucap Naura ketika melihat suaminya yang memeluk tubuhnya seperti ini.
"Apa yang kamu cari sayang?" tanya Alta pada Naura ketika melihat wanita itu merasa bingung dengan semua itu.
"Aku bingung ingin memilih yang mana karena warnanya bagus. Tolong pilihkan salah satunya untukku." ucap Naura pada suaminya dan meminta saran pada pria itu untuk memilih salah satu tas untuk dibawa pulang olehnya.
Alta sendiri melihat ke arah beberapa tas yang dipajang di depan mereka saat ini.
"Jika kamu menyukainya kita bisa membeli semuanya. Tidak perlu pusing untuk memilih salah satu diantaranya bukan?" tanya Alta pada istrinya dan itu membuat otak licik Sheela langsung beraksi.
Jika Alta membeli semua tas itu untuk istrinya maka dia bisa meminjam salah satu diantara mereka kapanpun dia inginkan karena dia tahu bahwa kakak iparnya itu tidak akan mungkin menolaknya.
"Wah itu ide bagus, ayo kakak Naura pilih saja semuanya." ucap Sheela yang merasa bahagia saat ini dengan apa yang kakaknya katakan.