
Merasa terus bosan di rumah terus, akhirnya Alicia memilih untuk pergi ke mall setelah meminta izin pada suaminya.
Dia mengajak pembantu rumah tangga mereka untuk pergi menemaninya karena hanya itu teman yang dimilikinya saat ini.
" Ayolah, kenapa harus takut? kau bisa berbelanja sepuas mu karena akan aku yang membayarnya." Ucap Alicia yang terus aja berusaha untuk mengajak Naya pembantu rumah tangga mereka yang baru diketahui olehnya nama wanita itu.
" Tapi Nona--"
" Kau banyak bicara sekali Naya. Sudah ayo pergi." akhirnya Alicia pun mengajak Naya pergi ke sebuah pusat perbelanjaan.
Dia ingin berbelanja dan menghabiskan banyak uang milik suaminya. Akan mendapatkan notifikasi berapa banyak dana yang harus dikeluarkannya nanti.
Entah mengapa Alicia sangat menyukai saat pria itu banyak bicara dengannya.
" Eh tunggu, pergi ganti bajumu. Aku tidak ingin membawa pembantu sepertimu, jadi kau juga harus ganti dan memakai baju yang cantik." Naya pun terpaksa untuk mengganti pakaiannya sesuai dengan apa yang diinginkan nyonya muda ini.
Naha harus mengikuti apa yang Alicia katakan karena memang itu sebuah perintah untuknya.
" Nah ini jauh lebih bagus. Setidaknya kalau bisa mendapatkan asisten di luar sana. Tapi bukan asisten rumah tangga juga. Jika kau mendapatkan asisten rumah tangga juga kehidupanmu tidak akan bisa meningkat. Kau akan terus-terusan berada di lingkungan orang miskin, jadi ayo bersemangat untuk mencari pria kaya di luar sana." Mereka pun turun ke bawah dan masuk ke dalam mobil yang memang sudah disiapkan.
Saat sudah sampai perbelanjaan, Alicia langsung mengajak Naya untuk pergi ke sebuah butik ternama.
Mereka akan pergi berbelanja dan menghabiskan banyak uang. Namun, saat mereka tengah sibuk memilih pakaian mana yang cocok untuk Naya dan juga Alicia, tiba-tiba ada seorang anak kecil yang menabraknya dan menumpahkan ice cream di gaun yang dipakai Alicia.
" Oh my God!" Ucap Alicia yang betapa kagetnya dia saat melihat siapa yang melakukan hal itu.
Awalnya dia biasa saja, mendengar apa yang gadis kecil itu katakan padanya Alicia tahu bahwa gadis ini adalah Naura. Anak dari Nathalie mantan istri suaminya.
" I hate you. Kau telah merebut Daddy ku." Ucap anak kecil itu di depan Alicia.
" Kenapa membenci ku? Aku tidak merebut Daddy kamu. Siapa yang mengajari kamu cantik?"
Plak!
Tangan Alicia di tepis gadis kecil itu saat hendak menyentuhnya dan Alicia hanya tersenyum saja.
Dia menatap pada gadis kecil yang hanya didampingi oleh pengasuhnya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi Leon.
" Apa ini Naura?" Tanya Alicia yang mengubah kamera ponselnya menjadi kamera belakang.
Leon sendiri melihat bahwa itu memang Naura.
" Iya, itu Naura. Bagaimana bisa kamu bertemu dengannya?" Tanya Leon saat dia melihat Naura di sana bersama pengasuhnya.
" Oh, aku tidak menyangka jika ini Naura. Aku kira dia siapa soalnya dia menumpahkan ice cream miliknya di gaun ku tanpa pengawasan dari orang tuanya. Dia juga mengatakan I hate you pada ku."
" No Daddy! Aku tidak mengatakan hal itu padanya. Dia memang wanita jahat karena telah merebut Daddy dari ku dan juga Mommy." Suara kecil Naura terdengar dari ponselnya.
" Naura, apa itu benar?"
" No! Aku tidak mengatakan hal itu padanya." Jawab Naura.
Dia tidak ingin Daddy-nya marah padanya dan semakin meninggalkannya.
" Sudahlah, aku ingin mengganti pakaian ku lebih dulu. Bye."
" Alicia-- halo Alicia..." Leon tidak menyangka jika Alicia langsung memutuskan sambungan telepon mereka begitu saja.
Sementara Alicia, dia menatap datar pada anak kecil di depannya yang sudah belajar berbohong di usianya yang baru memasuki 5 tahun.
" Kau-" Tunjuk Alicia pada pengasuh Naura yang seperti ketakutan saat melihatnya.
" Katakan pada Nyonya mu itu, jika berani hadapi aku secara langsung. Jangan menggunakan anaknya yang tidak tau apapun masalah di antara kami bertiga. Apa aku harus menemuinya agar dia tau bahwa aku tidak akan mengalah dengannya? Jadi katakan ini padanya dan aku menunggu kapan pun dia ingin datang menemui ku!
...π€π€π€...
Temen-temen semuanya, tolong bantu rate bintang 5 ya semuanya biar rate-nya kembali naikππ½
Tadi ada orang iseng yang kurang ajar banget ngerate buruk di sanaππ½