
Setelah menunggu dokter itu datang, akhirnya Leon bisa bernafas tenang saat Alicia sudah mendapatkan penanganan dari dokter.
Dokter itu harus menunggu selema satu jam lebih hingga Alicia terbangun.
Tapi dia tidak bisa menolak dan berbicara banyak karena karena siapa yang berani melawan Leon yang memiliki begitu banyak uang dan perusahaannya yang berkembang dengan begitu pesat, serta nama besar yang di milikinya membuat dokter tadi hanya bisa diam dan menurut saja dengan perintahnya.
" Bagaimana keadaannya? Apa dia baik-baik saja?" Tanya Leon yang mulai cemas dengan keadaan istrinya.
" Istri tuan baik-baik. Hanya saja kita harus menjaganya dengan baik karena kandungannya yang masih sangat muda. Untuk pemeriksaan selanjutnya bisa di lakukan di rumah sakit dengan dokter ahli dalam bidangnya." Leon dan alicia belum mengerti dengan apa yang di maksud dokter wanita itu.
" Mengandung apa? Aku tidak sedang mengandung!" Suara Alicia sudah terdengar memekakkan telinga karena dia tidak percaya dengan berita yang di sampaikan dokter tadi tentang pemeriksaannya.
Begitu juga dengan Leon, dia langsung tersadar dari lamunannya saat mendengar suara istrinya yang menggelegar seperti itu.
" Jadi maksudnya istri ku sedang mengandung saat ini?" Tanya Leon untuk memastikan semuanya.
Dia takut jika apa yang di dengarnya tadi hanya informasi yang salah dengar saja.
" Ini hanya dugaan saya saja tuan, dan semoga saja tidak meleset. Untuk lebih jelasnya lagi bisa melakukan pemeriksaan di dokter spesialis kandungan." Dokter tersebut merapikan peralatannya untuk bersiap pergi.
" Saya permisi tuan, nyonya." Ucap dokter tersebut yang pergi meninggalkan kamar Leon dan juga Alicia.
Sementara itu, Leon langsung membawa Alicia pergi ke kamar mandi dan membantunya untuk membersihkan diri.
" Leon, kamu lakukan? aku bisa membersihkan diriku sendiri, jadi tidak perlu seperti ini." Ucap Alicia yang tidak habis pikirkan oleh suaminya ini.
Bagaimana bisa dia membawanya ke kamar mandi dan dudukannya di atas kloset dan menyiramnya dengan air shower.
" Leon, hentikan ini. Apa maksud mu?"
" Kita harus segera bersiap untuk pergi ke rumah sakit Alicia. Dokter tadi mengatakan bahwa kau telah mengandung saat ini jadi kita harus melanjutkan pemeriksaan agar mengetahui lebih jelas lagi."
" Aku tidak mengandung! pasti dokter itu yang salah. Mana mungkin aku bisa menganut sementara aku rutin meminum pil pencegah kehamilan itu. Bukankah kamu sendiri yang memberikan?" Leon membenarkan apa yang Alicia katakan bahwa dia memang meminum pilih yang diberikan yaitu setiap hari.
Tapi itu bukan lagi pil penunda kehamilan melainkan vitamin penyubur kandungan dan mengandung asam folat untuk kesuburan rahimnya.
" Kau memang benar. Aku yang memberikan obat pencegah kehamilan itu. Tapi itu dulu, awal-awal kita baru melakukan hubungan ini." Jelas Leon.
" Apa maksud mu Leon? apa yang kau katakan dan apa yang kau maksud dengan dulu? hingga saat ini bahkan tadi malam pun aku masih meminumnya." Jawab Alicia merasa kesal dengan apa yang saya itu katakan.
Pikirannya mulai berkelana kemana-mana. Dia mulai memikirkan apa yang terjadi sebenarnya di sini.
" Kau tidak perlu mengetahui apa yang terjadi sebenarnya Alicia. Tapi pasti saat ini aku begitu bahagia karena aku telah mengandung anakku. Kita menjadi orang tua yang baik. Aku, kau dan kita akan hidup bahagia bersama calon anak kita."
" Kau b******* Leon. Kau benar-benar b*******. Aku sudah mengatakan padamu bahwa aku tidak ingin mengandung tapi kenapa kau masih melakukan hal ini padaku. Jangan bilang obat yang selama ini ku minum adalah obat penyubur kandungan." Leon tidak berani menjawab Alicia karena memang apa yang dituduhkan wanita itu padanya semua benar.
Tidak mendapatkan respon dari Leon membuat Alicia mulai mengerti bahwa apa yang dipertanyakan-nya dan yang dituduhkannya pada Leon itu semuanya benar.
" Pergi!" Ucap Alicia.
" Tidak Alicia, kau harus mendengar dengan jelas apa maksudku selama ini. Aku---"
" Keluar!" Teriak Alicia.
Dia tidak ingin melihat pria itu lagi di depannya. Alicia belum bisa menerima apa yang terjadi dalam dirinya saat ini.
" Alicia, dengarkan aku dulu, kita harus bicara."
" Tidak! aku tidak ingin mendengarkan apapun yang kamu katakan. Sekarang pergi tinggalkan aku Leon."
" Tidak Alicia, aku tidak--"
" Aku bilang pergi sebelum aku menyakiti anak ini." Ucap Alicia dengan penuh ancaman.
Dia usaha untuk mengancam pria itu, dan ternyata ancamannya berhasil. Leon pergi meninggalkannya di dalam kamar mandi. Tapi sebelum itu dia mengatakan sesuatu yang membuat Alicia tidak menyangka bahwa Leon bisa memohon padanya.
" Oke, baik lah. Aku akan pergi Alicia, tapi tolong jangan menyakiti diri mu apalagi anak kita. Aku mohon..."
...****************...