
Karena sudah mendapatkan pujian dari Alicia, Leon semakin bersemangat untuk itu.
Melihat suaminya yang sejak tadi tersenyum membuat Alicia kesal. Dia kesal karena telah merasa bersalah sendiri. Entah mengapa dia bisa mengatakan hal seperti itu.
Seharusnya dia tidak mengatakan bahwa suaminya itu tampan walau memang kenyataannya seperti itu. Alicia menjadi serba salah saat ini.
" Sayang, kenapa diam saja?" Tanya Leon saat melihat istrinya itu terus saja diam sejak tadi.
Bukankah tadi Alicia sangat bersemangat sekali untuk mengajaknya pergi makan di? kamu kenapa saat ini sangat berbeda?
" Tidak ada! aku sedang kesal." Jawabnya dengan nada datar.
Dia terus saja menatap keluar kaca jendela mobil mereka. Entah apa yang dilihatnya tapi yang pasti dia merasa lebih tenang saat ini.
Kehidupannya tidak seburuk dulu lagi. Dia sudah bisa hidup dengan tenang saat ini karena tidak ada lagi yang mengejar-ngejarnya tentang hutang kedua orang tuanya.
Kini, Alicia hanya perlu memikirkan calon anak yang ada di kandungan yang saat ini. Dia akan berusaha untuk menjadi ibu yang baik seperti yang Leon katakan.
Leon menatap ke arah Alicia yang tengah memegang perutnya, membuat pria itu juga ikut melakukan hal yang sama.
" Tenanglah Alicia, kau dan anak kita akan sehat. Aku akan berusaha untuk selalu membahagiakan kalian." Ucapnya untuk meyakinkan istrinya.
Di saat mereka hendak pergi makan malam, tiba-tiba saja ponsel hewan berdering dari itu panggilan masuk dari Nathalie.
Alicia membacanya, dan Leon tidak berkeinginan untuk mengangkatnya karena menurutnya itu tidak penting sama sekali.
" Kenapa tidak menjawabnya? mungkin saja ada hal yang ingin dibicarakannya." Leon hanya menggelengkan kepalanya saja karena dia tidak ingin mengangkat panggilan telepon dari mantan istrinya.
Menurutnya tidak ada yang penting jika itu berhubungan dengan Nathalie.
" Angkat saja, aku tidak masalah jika hanya ingin mengangkat teleponnya saja. Mungkin memang ada hal yang ingin dibicarakannya. Jika tidak, mana mungkin dia terus menghubungi kamu seperti ini." Leon tetap pada pendiriannya karena dia tidak ingin menjawab pertanyaan telepon dari Nathalie.
Merasa bosan dengan konseleon akhirnya Alicia memutuskan untuk mengangkat telepon milik suaminya dan Leon membiarkannya saja.
" Halo Leon, dimana kau? aku sudah menghubungi mu sejak tadi." Ucap Nathalie secara langsung saat panggilan telepon mereka tersambung.
Tidak ada jawaban apapun lagi hingga membuat Alicia kembali bicara.
" Jika tidak ada hal penting yang ingin dibicarakan lagi, aku akan tutup teleponnya. Aku dan suami ku tengah sibuk."
" Naura sakit dan dia terus saja memanggil Daddy-nya." Ucap Nathalie pada akhirnya.
Leon sendiri hanya bisa menghela nafasnya dengan berat.
Lagi-lagi Naura yang menjadi bahan Nathalie untuk membuatnya kembali dan pulang ke rumah itu.
" Aku akan bicara dengan Naura nanti setelah aku pulang. Saat ini aku tengah bersama istriku."
" Tapi terus saja memanggilmu Leon. Apa kau tidak menyayanginya lagi? Kau lupa dengan janji mu pada--"
" Jangan terus mengingatkanku dengan janji-janji itu Nathalie. Kau ibunya, harusnya kau yang mengatakan pada Naura siapa aku sebenarnya. Cepat atau lambat Naura juga harus mengetahui bahwa aku bukan ayah kandungnya. Aku tidak bisa selamanya bersama Naura. Aku juga sudah memiliki kehidupan baru ku saat ini, jadi aku tidak akan bisa terus bersama Naura, Nathalie." Jelas Leon.
Dia harus menekankan pada mantan istrinya itu bahwa dia tidak bisa terus-terusan bersama Naura. Dia akan tetap bertanggung jawab atas pendidikan Naura bahkan hingga dia menikah nanti. Tapi, dia tidak bisa terus mementingkan Naura sementara saat ini Alicia tengah mengandung anaknya juga.
" Terserah! Katakan itu secara langsung dengan Naura."
Tut!
Panggilan teleponnya diakhiri. Leon hanya bisa menghela nafasnya dengan frustasi. Entah bagaimana cara dia menjelaskan pada wanita itu dan juga Naura, bahwa dia tidak bisa terus-terusan bersama mereka berdua karena dia juga sudah memiliki kehidupan baru yang bersama Alicia saat ini.
" Kita akan datang melihatnya." Leon kaget saat mendengar apa yang Alicia katakan.
Apa ini maksudnya Alicia ingin pergi ke rumah tempat di mana Naura berada?
" Alicia..."
" Aku baik-baik saja. Temui saja dulu anak kecil itu. Kasihan sekali dia, masih kecil sudah menjadi tameng permainan ibunya. Kita lihat saja, apakah Naura memang sakit atau tidak. Jika tidak, berarti hanya permainan ibunya saja untuk membuatmu kembali ke rumah itu. Kita akan melihatnya, apakah ini benar atau tidak sama sekali."
...****************...