
Setelah lelah saling berkeliling, Alicia pun tertidur di dalam mobil saat mereka menuju perjalanan pulang.
Leon yang tidak tega melihat istrinya seperti itu membuat pria itu langsung turun dari mobilnya dan menggendong wanita yang paling dicintainya.
Wanita yang kiri tengah mengandung benih miliknya saat ini.
" Apa sebegitu lelahnya dirimu Alisia hingga kau bahkan tidak terbangun saat aku menggendong mu seperti ini." Ucap Leon yang berbisik di telinga istrinya.
Dia melihat bahwa wanita itu terlihat sangat lelah sekali dan untuk itu pula sayang sudah jarang berinteraksi dan berhubungan badan dengan Alicia.
Jika dulu sebelum Alicia mengandung mereka akan sering bertempur panas maka tidak dengan kali ini. Leon tidak ada mencelakai dua orang yang paling dicintainya saat ini.
" Kau cantik Alicia."
Cup...
Leon mengecup bibir wanita itu sebelum dia pergi meninggalkan Alicia ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Alicia benar-benar tertidur dan dia tidak lagi memperdulikan di mana keberadaan suaminya saat ini. Sementara Leon sendiri, dia kembali bekerja karena dia sudah libur hari ini.
Dia akan mengajak pekerjaan yang telah Deni kerjakan untuknya. Di saat Leon tengah fokus pada pekerjaannya, di situlah dia merasakan bahwa perasaannya tidak enak.
Entah apa yang terjadi, tapi yang pasti perasaannya benar-benar tidak enak saat ini. Dia merasa bahwa akan ada hal yang terjadi nantinya.
Ada hal besar uang akan menguji rumah tangganya bersama Alicia.
" Semoga semuanya akan baik-baik saja Tuhan. Jangan membuatku semakin tidak mempercayai. Aku baru saja mendapatkan kebahagiaanku saat ini jadi jangan pernah merusak dan mengambilnya dariku. Aku tidak akan membiarkan itu jika kau benar-benar mengambil kebahagiaanku. Tidak dengan Alicia ataupun anak yang berada di dalam kandungan yang saat ini. Aku bersumpah untuk itu Tuhan." Ucap Leon.
Dia tidak ingin ada apapun yang terjadi dalam keluarganya. Alicia dan calon anak yang dia berada di kandungan wanita itu benar-benar sangat berharga baginya.
Jangan pernah menyuruhnya untuk memilih salah satu diantara mereka berdua karena Leon tidak akan pernah menjawabnya. Dia tidak akan pernah bisa memilih salah satu di antara mereka.
" Semoga Alicia baik-baik saja." Ucapnya lagi.
Dia berusaha untuk kembali memfokuskan dirinya dengan pekerjaan yang belum diselesaikannya itu.
Sangking fokusnya Leon untuk bekerja, dia sampai tidak mengetahui jika ada seorang wanita yang tengah menatap ke arahnya saat ini.
Leon mendengar suara ketukan pintunya dan ternyata itu adalah istrinya.
" Kenapa bangun sayang? apa yang membuatmu terganggu? apa masalah lapar dan ingin ku merasakan sesuatu?" polisi langsung menggelengkan kepalanya karena dia tidak lapar sama sekali.
" Hey, kenapa seperti ini?" Tanya Leon saat melihat istrinya yang terlihat begitu manja memeluknya.
Tidak sampai di situ saja, Alicia bahkan meminta digendong oleh Leon hingga membuat pria itu semakin menata barang pada sang istri.
" Katakan ada apa Alicia. Kenapa terlihat sangat berbeda seperti ini? katakan padaku apa yang terjadi hingga membuatmu seperti ini." Alicia tetap menggelengkan kepalanya karena dia juga tidak tahu apa yang terjadi pada dirimu.
Doa juga tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya hingga membuatnya datang ke ruang kerja ini dan meminta pelukan pada suaminya.
" Tidak biasanya kamu seperti ini Alicia. Tolong jangan membuatku takut akan hal yang menghantui pikiranku saat ini. Aku benar-benar tidak bisa memikirkan dan membayangkan semuanya begitu saja Alicia. Katakan ada apa. Apa yang kamu inginkan?" Tanya Leon lagi.
Dia terus aja berusaha untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada wanita ini karena tidak biasanya alis yang bersikap manja padanya.
" Aku hanya merindukanmu saja. Aku mencari mi dan tidak mendapati kamu di dalam kamar. Aku pikir kamu pergi dan meninggalkanku. Ternyata aku salah, kamu bekerja di sini." Ucap Alicia.
Leon tersenyum. Dia jika membalas pelukan dari istrinya. Pelukan Leon sangat menghangatkan sekali bagi Alicia.
Dia seperti merasa dilindungi oleh pria hebat ini. Suaminya inginkan lagu yang sangat luar biasa menurutnya dan malaysia begitu beruntung bisa mendapatkan Leon sebagai pasangan hidupnya.
" Merindukan ku? ketika sudah mulai merindukanku saat ini?"
Plak!
" Auhhh ..sayang..." Leon menjerit saat tumbuhnya di pukul oleh Alicia.
Dada bidangnya menjadi sasaran untuk Alicia.
" Rasakan! aku benar-benar merindukanmu tapi kamu malah mempermainkan lu seperti ini. Jika sudah tahu aku merindukanmu kenapa tidak kembali ke dalam kamar? aku mencari mu dan tidak mendapati dirimu di sana. Hanya bekas pakaian kotor kamu saja yang berada di sana." Leon tersenyum saat mendengar omelan demi omelan yang keluar dari bibir wanita yang paling dicintainya.
" Mag Alicia, aku hanya tidak ingin mengganggu tidurmu saja jadi aku lebih memilih untuk pergi bekerja di sini."
" Kenapa di sini? seharusnya di dalam kamar saja juga bisa. Jadi aku tidak kesepian." Jawabnya lagi.
" Maaf, tapi aku takut jika aku bekerja di dalam kamar kita dan itu bisa mengganggu jam tidur mu sayang."
" Hah, benar-benar pembual dan penyair yang hebat. Luar biasa sekali anda tuan Leonardo Casio."
...****************...