
Hari ini dia tidak datang ke kantor untuk bekerja karena hari ini dia akan pergi ke kampus karena ada jadwal kuliah.
Leo datang dengan mobil mewah miliknya karena dia merasa bosan dengan menaiki motornya terus. Dia sudah mengirimkan pesan pada Joe bahwa dia tidak datang untuk bekerja hari ini. Selebihnya dia hanya mengatakan bahwa dia akan datang ke tempat pria itu nanti.
Di kampusnya, seperti biasa, Leo selalu menjadi pusat perhatian banyak orang karena ketampanan wajahnya yang sangat memukau.
Tak jarang banyak wanita yang tergila pada dan menghampirinya bahkan hanya sekedar berkenalan saja pun mereka sudah sangat senang jika itu dengan Leo.
Tapi tetap saja Leo menolak mereka semua karena dia sangat tidak menyukai wanita-wanita seperti itu. Leo paling membenci wanita yang mengobrol dirinya karena dia sangat membenci wanita yang terlalu mudah bergaul dengan banyak orang.
"Leo," panggil saya seorang wanita ketika melihat pria itu lewat.
Yang tadi Leo terlihat biasa saja kini langsung merubah raut wajahnya dan terlihat tidak nyaman menatap wanita itu.
Apalagi ketika wanita itu yang semakin merapatkan diri ke arahnya.
"Jaga jarak dariku karena aku tidak nyaman di daerah Pati oleh wanita." usir Leo yang membuat mereka langsung mundur beberapa langkah.
"Aku memastikan apakah berita yang ada di kampus itu benar?" tanya wanita tersebut pada Leo karena mereka baru mendengar gosip yang beredar di kampus dan itu tentang Leo.
Mendengar pernyataan dari wanita ini membuat Leo merasa ada yang aneh di sini tapi apa.
"Katakan apa maksud semua ini?" tanya Leo yang ingin tahu apa maksud dari yang mereka katakan padanya.
"Iya, mengetahui apakah berita yang berita di kampus itu benar atau tidak bahwa kamu tidak menyukai wanita. Itu tidak benar bukan?" kedua langsung terkepal erat ketika dia mendengar apa yang mereka katakan.
Mereka mengatakan bahwa ada berita yang di kampus bahwa Leo tidak menyukai wanita dan itu artinya dia dikatakan sebagai penyuka sesama jenis atau biseksual.
Melihat raut wajah Leo yang sudah berubah mereka meyakini bahwa berita yang beredar itu tidak benar. Mereka hanya ingin mengetahui saja apakah berita itu benar atau tidak. Apalagi ada berita yang mengatakan jika Leo ini ada yang melihat Leo bersama Joe kemarin di dalam mobil yang sama dan itu menjadi gosip hangat untuk mereka.
"Katakan padaku siapa yang pertama kali menyebarkan gosip ini. Jika sampai aku mengetahui siapa yang berani mengatakan aku maka aku tidak akan segan-segan membawanya ke jalur hukum. Aku normal atau tidak itu bukan urusan mereka tapi aku harus meyakinkan pada mereka bahwa aku ini normal. Aku tidak perlu mengatakan paling banyak orang apakah aku ingin normal atau tidak karena tidak peduli dengan penilaian mereka terhadapku. Yang mengerti diriku adalah aku sendiri dan keluargaku. Aku meyakini apa yang menurutku baik dan aku akan menjauhi apa yang menurutku tidak baik." jelas Leo dengan raut wajah datarnya.
Setelah libur beberapa hari, ketika dia kembali ke kampusnya sudah mendapatkan berita seperti ini dan itu membuatnya marah.
Leo tidak pernah mengganggu siapapun tapi kenapa mereka suka sekali mengganggunya dan mencampuri apa yang bukan menjadi urusan mereka. Menyebalkan sekali bukan?
"Hudson yang mengatakan ini. Bahkan temannya bilang jika mereka memiliki bukti atas apa yang terjadi dengan kamu Leo." ucap Griselda teman satu fakultas dengan Leo.
"Thanks for your information Griselda." ucap Leo pada wanita itu dan dia pamit untuk mencari di mana keberadaan Hudson.
Dia ingin mencari tau apa maksud dari pria itu menyebarkan gosip tentang dirinya yang menyukai sesama jenis seperti itu.
Melihat Leo yang datang ke arah ya membuat Hudson langsung turun dari tempat duduknya saat ini karena sia dan teman-temannya sedang duduk di tribun lapangan basket dan Hudson duduk di atas bersama beberapa orang temannya.
Tanpa berpikir panjang, Leo langsung melepaskan satu buah pukulan ke wajah pria itu agar dia tau siapa dirinya yang sebenarnya.
Bugh...
"Wow..." sorak Sorai mulai terdengar di sekitar lapangan basket ketika melihat Leo yang datang dan langsung memberikan sebuah pukulan di wajah Hudson hingga membuat pria itu langsung limbung.
Beruntung karena teman-temannya yang menangkap tubuhnya ketika dia mendapatkan hantaman dari Leo.
"Bajingan!" umpat Leo dengan kasar menarik baju Hudson.
"Apa ini?" tanya Hudson yang tidak terima akan perbuatan Leo terhadapnya.
"Apa maksudmu mengatakan dan menebarkan berita buruk itu hah? aku tidak pernah mengganggumu jadi jangan pernah menganggu kehidupanku." ucap Leo yang merasa kesal dan marah karena perbuatan Hudson yang telah menyebarkan berita buruk tentang dirinya.
"Lalu jika tidak benar untuk apa kau marah? lagi pula jika pun iya itu tidak masalah bukan karena disini juga banyak." apa yang Hudson katakan membuat Leo semakin mengamuk mendengar jawaban dari pria itu.
Leo terus saja memukuli Hudson tanpa ampun karena telah membuatnya marah.
Melihat Leo yang mengamuk seperti itu membuat teman-teman Hudson melerai pertarungan antara Hudson dan juga Leo yang tidak seimbang karena Hudson kalah telak dengan Leo.
"Lepaskan aku, akan ku habisi dia." teriak Leo yang ingin kembali memukul Hudson yang sudah terkapar di lapangan basket tadi.
Tak lama setelah itu, rektor kampus datang bersama beberapa beberapa dosen pembimbing karena mendapatkan kabar dari beberapa mahasiswa tentang perkelahian antara Hudson dan juga Leo.
"Lepaskan aku!" teriak Leo yang masih belum puas dengan apa yang telah dia lakukan pada Hudson.
Leo terus saja memberontak karena dia ingin kembali menghajar Hudson agar pria itu tau bahwa dia tidak seperti apa yang dia katakan.