One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Tidak Terduga



Leon langsung pergi ke kamar putranya saja mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa beberapa perusahaan media sudah hancur lebur tanpa sisa.


Saham mereka hancur lebur dan tidak ada lagi yang bisa menolong. Roy, Orang kepercayaan Leon langsung menghubunginya saat itu juga ketika dia mendapatkan kabar seperti itu.


Entah mengapa langkah menuntunnya untuk pergi ke kamar Leo dan melihat iPad yang dipegang putranya tadi.


" Ya Tuhan, semoga aku tidak menemukan apa yang aku curigai. Aku takut jika apa yang kau curigai benar menjadi kenyataan dan aku tidak siap untuk menerima semua itu." Ucap Leon.


Dia masuk ke dalam kamar Leo dan mengambil ipad-nya. Tangan Leon sudah bergetar saat melihat iPad milik putranya.


Setidaknya Leon tahu apa kata sandi benda tersebut hingga membuatnya tidak terlalu sulit untuk membukanya.


Awalnya Leon ragu untuk melakukan hal itu tapi entah mengapa rasa penasaran itu semakin menguasainya hingga dia membuka folder yang tidak seharusnya dibuka olehnya.


Deg!


Tubuhnya menegangkan kaku dan tatapan mata terlihat kosong saat ini. Leon tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini bahwa putranya lah yang menghancurkan semua perusahaan media tersebut.


Tenyata diam-diam Leo memiliki kemampuan yang tidak pernah diketahui olehnya.


" Oh my God!" Ucap Leon yang masih tidak percaya dengan apa yang ditemukannya saat ini.


Tubuhnya terduduk di lantai dengan sangat miris. Leon merasa sangat frustasi hingga dia hanya bisa menjambak rambutnya sendiri untuk melampiaskan perasaannya saat ini.


" Putra ku, putraku seorang anak jenius. Singa kecil ku bisa melakukan hal yang tidak semua orang bisa melakukannya. Bagaimana ini Tuhan?" Tanya Leon yang bener-bener merasa sangat terkejut dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini.


Benar kata Alicia, bahwa Tuhan mengirimkan seorang malaikat kecil pada mereka sesuai dengan yang mereka butuhkan dan kini terbukti bahwa hadirnya Leo membawa keberkahan bagi mereka semua.


" Putra ku, astaga." Leon masih shock.


Dia sulit sekali untuk mempercayai ini semua. Entah bagaimana caranya dia menceritakan semua dari mana dia memulai. Dari mana Leon harus mulai menceritakan hal ini pada Alicia.


Mana yang harus di jelaskan Leon?


" Alicia harus tau ini, ya dia harus tau ini." Leon kembali meninggalkan kamar putranya dan dia segera pergi menuju kamarnya dan menjumpai Alicia di sana.


" Sayang..." Alicia yang baru saja berganti pakaian langsung melihat ke arah suaminya yang terlihat terburu-buru saat memasuki kamar mereka.


Leon sendiri tahu bahwa istrinya saat ini merasa aneh dengan dirinya. Karena semua itu terlihat jelas dari bagaimana cara Alicia yang menatap penuh pertanyaan padanya.


" Ya, ini memang tentang anak-anak sayang. Ini jelas tentang anak-anak kita." Jawab Leon.


Dia mencoba untuk menenangkan dirinya sebelum dan menceritakan semua ini pada Alicia.


" Jelaskan padaku sebenarnya ada apa ini? kenapa kamu terlihat sangat panik seperti ini?" Tanya Alicia yang semakin penasaran dengan Leon dan terlihat panik.


" Ini semua tentang Leo. Ini tentang putra kita yang terlihat sangat nakal itu Alicia."


" Tidak! Leo tidak nakal. Dia hanya anak yang masih berusaha untuk mengeksplor dirinya. Dia hanya anak yang penasaran dengan dunia bermain. Leo ku--"


" I know Alicia, tapi tolong dengarkan aku lebih dulu. Leo memang anak kita dan dia adalah putra kita. Yang ingin aku jelaskan saat ini adalah anak kita itu bukan anak nakal biasa. Leo kita bukan anak yang akan berusia 4 tahun. Leo bukan anak seperti pada umumnya Alicia."


" Apa maksud kamu mengatakan hal seperti itu? Leo ku baik-baik saja dan tidak ada yang kurang dari putra ku." Ucap Alicia.


Dia takut jika suaminya akan mengatakan bahwa putranya memiliki kelainan. Sumpah demi Tuhan Alicia tidak sanggup jika mendengar hal itu dari suaminya.


" Bukan seperti itu Alicia, tolong dengarkan aku lebih dulu." Pinta Leon yang mencoba untuk membuat Alicia tenang.


Dia mengambil ponselnya dan mulai menjelaskan semua yang di dapatkannya dari iPad milik Leo tadi.


Mendengar penjelasan dari suaminya membuat Alicia tidak percaya dengan semua ini.


Leo tidak mungkin bisa melakukan hal seperti itu. Apalagi sampai menghancurkan perusahaan orang lain hanya karena berita yang dibuat oleh mereka.


" Aku tidak berbohong Alicia. Ini adalah kenyatannya. Kenyataan bahwa putra kita itu memang putra yang sangat luar biasa. Leo kita anak yang jenius. Leo anak yang hebat sayang." Alicia masih tidak percaya dengan semua ini.


Bagaimana bisa putranya yang terlihat nakal dengan segala tingkah lakunya yang sering membuat kepala Alicia ingin meledak saat itu juga bisa melakukan pekerjaan yang hanya bisa di lakukan oleh orang-orang yang jenius saja dan itu artinya Leo anak yang jenius.


...****************...



Hay semuanya, aku bawa rekomendasi novel baru punya temen aku nih.


Cus kepoin karyanya ya gaes😊 Nama penanya Ratnosari.


Saranghae 🫰🏾