One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Kenyataan



Alicia tidak percaya dengan berita yang di terimanya dari Roy.


Saat ini mereka semua sedang berada di dalam perjalanan menuju rumah sakit bersama Roy yang mengendarai mobilnya.


" Mom, jangan menangis terus kasihan Leo." Ucap Naura yang begitu mengkhawatirkan keadaan adiknya


Dia sangat memikirkan perasaan adiknya yang sejak tadi diam saja. Naura pikir adiknya bersedih tapi kenyataannya tidak seperti itu. Leo tengah berpikir bagaimana caranya dia mencari tau siapa dalang di balik kecelakaan Daddy-nya.


Alicia melirik ke arah putranya. Dia melihat bagaimana keadaan putranya saat ini dan Alicia tau bahwa Leo tengah memikirkan tentang keadaan Daddy-nya. Itu terlihat dari raut wajahnya yang berubah.


" Daddy kalian akan baik-baik saja. Mama yakin jika Daddy kalian baik-baik saja dan kita tidak perlu khawatir untuk semua itu." Alicia mencoba untuk menenangkan kedua anak-anaknya walau dia tahu bahwa saat ini dialah yang paling merasa khawatir.


Aliciia takut jika terjadi sesuatu pada suaminya hingga membuatnya tidak bisa mencermati semua. Selama ini Alicia tidak pernah melakukan hal apapun sendirian karena suaminya selalu bersamanya dan dia berharap bahwa tidak ada yang terjadi sesuatu buruk pada suaminya.


" Iya ma..." Jawab Naura dan Leo bersamaan.


Mereka juga takut jika terjadi sesuatu pada Daddy mereka walau semua itu terasa sulit untuk percaya.


Setelah mengapa berjalan orangnya 25 menit dari rumah mereka menuju rumah sakit tempat di mana yang berada akhirnya mereka sampai.


Alicia langsung keluar dari mobil dan mencari keberadaan suaminya. Roy mereka semua ke tempat di mana Leon berada.


Betapa hancurnya nanti Alisa saling mengetahui suaminya berada di ruangan operasi saat ini.


Pria hebatnya tengah berjuang di ruang pesakitan itu. Alicia benar-benar tidak sanggup melihatnya.


" Mama, mama baik-baik saja?" Tanya Leo melihat bahwa Alicia hampir saja limbung.


Beruntung ada raya yang menahannya dan membawa wanita itu duduk di kursi tunggu yang berada di dekat ruang operasi Leon.


" Mama minum dulu." Naura datang membawa air mineral karena dia tahu bahwa mamanya membutuhkan itu.


Alicia menerima apa yang diberikan putrinya. Dia menenggak air mineral itu dan menenggaknya.


Setelah yang merasa cukup tenang tak lama dokter datang menghampiri mereka dan mengatakan bahwa suaminya sudah selesai dioperasi.


Alicia merasa sedikit jauh lebih tenang saat mengetahui bahwa suaminya sudah selesai dioperasi dan keadaannya baik-baik saja. Dia berharap bahwa suaminya memang akan benar baik-baik saja dan tidak kekurangan suatu hal apapun dengan dirinya.


" Syukurlah. Terima kasih dokter." Imbuh Alicia.


Dia mengucapkan terima kasih pada lautan karena telah melakukan hal yang terbaik untuk suaminya.


Tak lama setelahnya Leon dipindahkan ke rumah rawat dan mereka semua langsung menghampirinya.


Hancur sekali hati Alicia saat melihat suaminya yang terlihat tidak berdaya seperti itu.


Wajahnya banyak terluka akibat serpihan kaca yang mengenai wajahnya dan kepalanya full perban seperti itu.


Sungguh, sekali hati Alicia saat mendengar bahwa suaminya kecelakaan dan melihat keadaan saat ini dia semakin hancur.


" Anak-anak, kalian pulanglah biarkan Mama yang menunggu Daddy kalian di sini. Rumah sakit tidak baik untuk kalian." Alicia menyuruh kedua anaknya untuk pulang ke rumah mereka karena itu jauh lebih baik untuk mereka beristirahat daripada di rumah sakit.


Naura menolaknya tapi Leo terus saja meminta kakaknya untuk pulang karena dia tidak merasa nyaman di rumah sakit.


" Kak, please. Mama mohon, pulang dan bawa adik kamu. Leo juga butuh istirahat dan kalian bisa kembali lagi besok. Saat ini biar mama yang menunggu Daddy kalian." Ucap Alicia.


Dia tidak ingin membuat anak-anaknya terkontaminasi dengan virus-virus yang berada di rumah sakit. Apalagi besok Naura juga harus sekolah jadi putrinya itu membutuhkan istirahat yang cukup.


Tidak ingin membuat mamanya terus saja memikirkan mereka akhirnya Naura mau pulang bersama adiknya.


" Baik Ma, hubungi kami jika ada sesuatu pada Daddy." Alicia membalas pelukan putrinya sebelum mereka pulang.


" Leo, jangan berulah oke. Tolong menurut lah pada kakak."


" Iya Ma..."


...****************...