
Leon langsung berlari saat dia turun dari mobil dan melihat Alicia yang menggendong tubuh Naura.
Alicia dalam keadaan mengandung saat ini lalu bagaimana bisa dia menggendong Naura seperti itu. Lihatlah, dengan begitu mudahnya memakai hak tinggi sambil menggendong Naura. Luar biasa sekali bukan?
" Sayang, kenapa memaksa untuk menggendong Naura?" Tanya Leon yang langsung mengambil alih Naura dari gendongan istrinya.
" Kenapa? aku makan bisa berlari menggunakan heels ini saat menggendong Naura, lalu masalahnya di mana?" Tanya Alicia lagi.
Dia tidak merasa kesulitan sama sekali saat menggendong Naura dengan memakai heels seperti itu.
" Masalahnya saat ini kamu tengah mengandung Alicia. Tidak seharusnya kamu menggendong Naura dalam keadaan memakai heels seperti itu, apalagi keadaan kamu yang masih mengandung seperti ini. Itu bisa saja membahayakan dirimu dan juga calon anak kita. Bagaimana jika--"
" Oke iya, aku mengerti jadi berhenti mengatakan lagi. Ayo pulang!" Leon membawa Naura ke dalam mobilnya dan meletakan gadis kecil itu di kursi belakang bersama Alicia istrinya.
Leon mengambil alih sebagai sopir saat ini. Dia membiarkan istrinya bersama Naura duduk di kursi belakang, daripada harus Alicia yang memangku Naura nantinya.
" Apa kau lelah Alicia?" Tanya Leon.
Dia merasa khawatir dengan keadaan istrinya saat ini.
" Aku baik-baik saja suami ku, jadi berhenti bersikap khawatir seperti itu. Lagi pula aku itu hamil, bukan penyakitan." Jawab Alicia karena sudah terlalu kesal dengan suaminya itu.
Leon ini sangat berlebihan sekali menurutnya. Dia memperlakukan Alicia seolah-olah dia ini wanita penyakitan.
" Tapi dari cara memperlakukanku seolah aku ini wanita penyakitan. Hah, sudahlah jangan membahas hal ini lagi. Aku benar-benar merasa lelah menghadapi Naura. Dia bisa memakan ice cream 2 mangkuk lalu bersama roti lagi. Tidak sampai di situ saja, dia membeli begitu banyak mainan dan aneka boneka Barbie yang katanya akan memenuhi kamar tidurnya nanti. Dia bilang dia tidak ingin tidur bersamaku dan kamu karena katanya sempit. Kau harus mengganti semua uang yang sudah ku keluarkan." Leon hanya bisa menggelengkan kepalanya saja saat mendengar apa yang istrinya katakan
Lagi dan lagi dia harus mengeluarkan uang. Bukankah tadi dia sudah mengirimkan uang untuk Alicia?
Lalu kenapa saat ini dia mau minta lagi? tapi tidak masalah bagi Leon karena uang yang dicarinya juga untuk Alicia dan juga Naura.
" Apa kau yakin akan menerima Naura tinggal di tempat kita?"
" Kenapa tidak yakin? yang tidak yakin itu aku atau kau? mengurus anak ini tidak terlalu sulit, hanya saja dia tidak bisa di lembuti. Dia sudah terbiasa hidup dengan dimanja jadi aku tidak akan melanjutkan pola asuh yang mereka lakukan padanya. Aku akan mendidiknya menjadi anak yang lebih mandiri lagi. Sebentar lagi dia akan sekolah jadi dia harus bisa berpakaian sendiri dan bersiap sendiri." Leon tidak menyangka bahwa Alicia bisa bersikap sangat luar biasa seperti ini.
Dia bisa menjadi seorang ibu yang luar biasa untuk Naura yang notabennya sangat manja.
" Terserah mau Alicia, lakukan apapun yang menurut mu baik. Aku tidak bisa mengatakan apapun lagi. Aku percaya dengan mu."
" Memang! Suami itu harus percaya pada istri. Tapi istri tidak harus percaya pada suami karena itu akan membuat sakit hati nantinya." Leon tidak berani menjawabnya.
Jadi dia hanya bisa diam saja untuk itu.
...****************...