One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Malam Pertama



Setelah acara pesta pernikahan keduanya kini Claudia dan juga Leo sudah berada di kamar pengantin mereka, Keduanya sudah berada di dalam kamar dan itu membuat mereka gugup dan canggung dengan keadaan saat ini.


"Sini, biar Aku bantu," ucap Leo ketika melihat Claudia yang seperti kesusahan untuk membuka aksesoris yang berada di kepalanya. Dia memang sulit untuk membuka semua itu tapi dia merasa canggung untuk meminta tolong pada suaminya karena jujur ini adalah pertama kalinya mereka berdua berada di dalam keadaan canggung seperti ini. Apalagi ini adalah malam pertama mereka sebagai suami istri dan Claudia juga mengerti apa yang dilakukan suami istri setelah malam pernikahan keduanya.


"Terima kasih," jawab Claudia ketika Leo datang menghampirinya untuk membantunya melepaskan semua itu.


"Leo," ucap Claudia dengan gubuk ketika merasa bahwa suaminya sedang membuka resleting gaun pengantin yang dipakainya saat ini.


"Apa kamu ingin terus memakai gaun pengantin ini sampai besok pagi? jika memang dia tidak masalah maka aku akan kembali menaikkan resletingnya agar kamu bisa tidur dengan gaun pengantin ini."


"Bukan seperti itu, hanya saja memang aku belum terbiasa dengan semuanya, Apalagi kita-"


"Sudah, memutihkan hal apapun lagi dan pergi bersihkan dirimu karena malam ini kita akan tidur." Leo langsung pergi sofa untuk perhatikan tubuhnya sebelum bergantian dengan Claudia yang pergi ke kamar mandi. Saat Claudia berada di dalam kamar mandi Leo juga merasakan hal yang sama seperti apa yang di rasakan istrinya, karena dia pun juga merasakan kegugupan yang luar biasa. Ini adalah malam pertama mereka berdua dan karena itulah dia merasa gugup dengan keadaan mereka saat ini. Namun, ketika Keo sedang menunggu istrinya di dalam kamar mandi saat ini tiba-tiba saja pintu kamar hotel mereka diketik dari luar. Awalnya Leo bisa bersikap biasa saja namun ketika mengetahui siapa yang berada di depan pintu kamar hotel yang saat ini membuat wajahnya langsung terlihat kesal.


Lagi pula siapa yang tidak kesal ketika melihat Daddy-nya yang berada di depan pintu kamar hotelnya saat ini.


"Ada apa Dad?" tanya Leo ketik melihat mereka berdua yang ada di hadapannya saat ini. Apalagi bahwa ada yang di bawa kedua pria dewasa ini. Sebuah botol yang tidak diketahui sama sekali olehnya apa itu.


"Minumlah, ini dari Mama kamu. Daddy tidak berani melawannya jadi Daddy bawakan saja ke sini, jangan lupa di minum. Jika tidak di minum Daddy tidak berani tanggung jawab." Leon langsung pergi meninggalkan putranya begitu saja. Sementara kakak iparnya hanya tersenyum kecil padanya. Ya, Alta membuat Leo mulai merasa aneh karena pasti akan ada yang terjadi setelah ini nantinya. Tapi entah apa yang akan terjadi. Tidak terus memikirkan apa yang dibawa oleh kedua pria itu membuat beliau langsung masuk ke dalam kamarnya setelah menutup pintu kamar hotel mereka.


"Siapa itu Sayang?" tanya Claudia ketika melihat Leo yang menutup pintu kamar mereka.


"Bukan apa-apa, jadi sudahlah. Aku akan memberitahukan diriku sebentar sebelum kita tidur." Leo melewati Claudia begitu saja tanpa ingin menyapanya lagi karena jujur, tubuhnya udah terasa sangat lengket dan dia ingin segera bertemu dengan air dan membasahi seluruh tubuhnya.


Namun, ketika dia hendak melewati Claudia begitu saja tiba-tiba istrinya menahan lengan tangannya. "Ada apa Claudia?" tanya Leo yang merasa penasaran akan istrinya.


Melihat Claudia yang menahan rasa malunya seperti itu membuat Leo langsung menghampiri Claudia dan mengusap pipinya. "Tidak untuk malam ini karena kita akan melakukannya nanti saat kita berlibur. Jika melakukannya malam ini kita tidak akan bisa melakukannya dengan teman karena pastinya keluarga besar kita akan memantaunya. Bahkan tadi saja Daddy sudah datang ke sini membawakan botol yang tidak ku ketahui apa itu isi cairan di dalamnya. Jadi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diingat lebih baik kita tidak melakukan hal ini. Untuk malam ini aku akan membiarkan tidur dengan tenang tapi untuk malam selanjutnya, bahwa kamu tidak akan pernah bisa tidur semalaman. Persiapkan saja diri Kamu Di," Leo langsung pergi meninggalkan istrinya setelah dia mengatakan hal tersebut. Entah apa yang berada di pikiran pria itu saat mencapai yang pasti kalau dia yakin jika beliau benar-benar telah merencanakan sesuatu untuk mereka di luar sana. Akhirnya setelah pria itu membersihkan dirinya di kamar mandi, keduanya benar-benar tidak melakukan hal apapun malam itu karena Leo yang meminta Claudia untuk istirahat.


***


Keesokan paginya, Leo sudah terbang lebih dulu dan dia melihat seorang wanita yang berada di dalam pelukan yang kali ini. Wajah cantik Claudia benar-benar terlihat sangat sempurna di pagi hari seperti ini dan dia sangat menyukai wajah cantik istrinya tanpa balutan make up apapun walau dalam kesehariannya pun kalau dia hanya memakai make up tipis saja. Tapi tetap saja Claudia itu cantik apa adanya.


Cup...


Leo memberikan sebuah kecupan pada istrinya hingga membuat wanita yang berada di dalam pelukannya saat ini merasa terusi akan apa yang di lakukannya tadi.


"Hey, good morning Di," sapa Leo ketika melihat istrinya yang baru saja membuka kedua matanya. Awalnya Claudia tersenyum, Namun, dikagetkan ketika istrinya menjerit seperti itu.


"Argh ...." Claudia menjerit ketika dia bangun di dalam pelukan seorang pria dan itu Leo. Dia langsung mengecek keadaan dirinya karena takut jika Leo telah melakukan hal buruk terhadapnya.


Sadar akan sikap Claudia yang menjerit seperti itu membuat Leo langsung menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah laku istrinya pagi ini.


"Jangan bilang kamu lupa ingatan Di. Kita ini sudah menikah dan kemarin pula kita sudah mengucapkan janji suci kita dihadapan semua orang, bahkan tadi malam kita juga sudah melewati resepsi yang begitu melelahkan lalu bagaimana bisa kamu melupakan bahwa kita sudah menyelesaikan menjadi perasaan suami istri?" tanya Leo yang benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilakukan istrinya.


Sungguh, Claudia memang sangat luar biasa sekali. Bisa-bisanya dia meluapkan apa yang telah mereka lewati kemarin.


"Hah? iya, maaf aku lupa jika kita sudah menikah. Lagi pula seharusnya kamu tidak memelukku seperti itu, aku belum terbiasa dan wajar jika aku kaget."


"Lalu bagaimana cara tidur sepasang suami istri yang benar? apa aku harus tidur di sofa sementara kamu di ranjang, begitu?" tanya Leo yang sudah di buat kesal oleh istrinya sepagi ini. Di saat banyak orang yang baru menikah akan melakukan hal romantis di pagi hari namun tidak dengan mereka karena Claudia sendiri yang menghancurkan lagi hari mereka berdua dengan segala tingkah lakunya yang telah melupakan pernikahan mereka yang baru saja terjadi kemarin.