
Alicia langsung meninggalkan bakal makan siangnya begitu saja yang dibawanya untuk suaminya.
Setelah Alicia memberi pelajaran pada sekretaris baru suaminya itu dia langsung pergi meninggalkannya begitu saja.
Begitu juga dengan Leon yang langsung mengejar istrinya. Dia pergi mengejar Alicia namun dia kalah cepat dari wanita itu.
Dia kehilangan jejak istrinya. Leon berpikir bahwa istrinya sudah sampai di rumah namun kenyataannya saat dia sampai di rumah dia tidak mendapati Alicia berada di sana.
" Sebenarnya ada apa ini Dad? kenapa mencari Mama? Bukankah Mama pergi ke kantor Daddy karena ada yang ingin di bicarakan?" Tanya Naura yang merasa aneh dengan kedua orang tuanya.
Tadi mamanya mengatakan untuk pergi ke perusahaan Daddy-nya, kamu kenapa saat ini Daddy-nya bertanya di mana mamanya?
" Tidak ada apa-apa sayang, Daddy hanya panik saja karena Mama kamu langsung pulang begitu saja."
" Ada apa? tidak mungkin Mama pulang begitu saja jika tidak ada masalah. Katakan ada apa ini Dad? apa Daddy membuat kesalahan pada mama?" Tanya Naura yang merasa bahwa kedua orang tuanya saat ini sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.
" Mama dan Daddy baik-baik saja sayang. Mama tadi pergi membelikan es krim kesukaan kamu jadi Daddy tidak mengetahuinya." Ucap Alicia saat dia sampai di rumah.
Leon melihat arah sumber suara dan itu adalah istrinya. Dia melihat bahwa istrinya baru saja sampai di rumah yang membawa dua kantong plastik yang berisikan es krim.
" Bawa ini letakkan di kulkas sayang. Mama ingin membersihkan diri lebih dulu karena panas sekali di luar. Bahkan rasanya Mama ingin menenggelamkan orang saat ini." Ucapnya dengan sangat santai tapi penuh arti bagi Leon.
Dia tahu bahwa istrinya tidak ingin anak-anak mereka mengetahui apa yang terjadi di antara mereka berdua saat ini.
Naura melakukan apa yang disuruh mamanya. Dia mengambil dua kantung plastik yang di bawah Alicia tadi dan membawanya ke dapur.
Sementara wanita itu langsung pergi ke kamarnya dan disusul oleh Leon di belakangnya.
Saat mereka berdua sudah masuk di dalam kamar Leon langsung mengunci pintu dan menyalakan alat peredam suara.
Dia tahu bahwa saat ini mereka akan berperang dan Leon sudah mengetahui pasti apa yang diinginkan istrinya bahwa Alisa tidak ingin pertengkaran mereka berdua didengar oleh anak-anak mereka.
" Bagus. Bahkan kamu sudah sangat hafal jika berbuat salah terhadapku. Datang padaku dan menutup pintu dan menguncinya. Apa udah siap menerima hukumannya?" Tanya Alicia dengan sengaja melakukan hal itu pada suaminya.
" Aku berani bersumpah atas nama aku sendiri bahwa aku tidak melakukan hal apapun padanya Alicia. Kamu tahu seperti apa aku karena aku tidak mungkin melakukan hal itu. Aku benar-benar tidak melakukannya Alicia." Ucap Leon yang berusaha untuk membuat istrinya percaya akan apa yang terjadi di antara mereka sebenarnya.
" Kamu tidak melakukan apapun padanya tapi dia melakukan semua itu padamu. Katakan padaku di mana dia memegang mu tadi?" Tanya Alicia lagi.
" Apa maksudnya Alicia? aku tidak mengerti apa yang kau maksud."
" Kamu memang tidak perlu mengerti apa yang aku maksud. Cukup diam dan biarkan aku yang melakukan segalanya." Ucap Alicia.
Dia datang menghampiri suaminya dan langsung menarik kemeja pria itu begitu saja hingga seluruh kancingnya terlepas dari tempatnya.
" Alicia..." Leon kaget saat istrinya melakukan hal itu padanya.
Dia langsung di bawa Alicia ke dalam kamar mandi dan membasahi seluruh tubuh suaminya.
Bukan hanya suaminya saja, tapi dia juga sama basahnya karena Alicia menggosok tubuh suaminya yang di pegang oleh Jessica tadi.
Bahkan Alicia sampai memijak kemeja suaminya itu karena terlalu kesal dengan pria itu yang telah membiarkan tubuhnya di pegang oleh Jessica sekretaris baru suaminya.
" Alicia sudah, hentikan ini semua sayang. Aku minta maaf jika memang aku yang bersalah di sini. Sudah, sudahi ini semua Alicia. Kamu sudah terlalu lama menggosok tubuhku dan kita berdua sudah basah sejak tadi. Aku ingin kamu sakit nantinya karena terlalu lama dalam keadaan basah seperti ini." Ucap Leon yang mencoba untuk menghentikan aksi istrinya.
Alicia sendiri yang sudah merasa lelah langsung meninggalkan pria itu begitu saja. Dia mengambil handuk dan melepaskan seluruh pakaiannya yang basah tadi.
Melihat bagaimana cara alis yang melampiaskan amarahnya benar-benar membuat Leon merasa bersalah.
Alicia memang sangat sulit mengatakan cinta padanya, tapi Leon tahu bahwa wanita itu benar-benar sangat mencintainya.
Itu terlihat jelas dari bagaimana cara Alicia yang melakukan hal tadi terhadapnya.
...****************...