One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Bersedih



" Mama, apa Mama baik-baik saja? kenapa Mama tidak makan?" Tanya Naura yang merasa aneh dengan mamanya saat ini.


Sejak terus aja diam dan tidak menyentuh sedikitpun makanannya. Melihat bagaimana istrinya yang bersikap saat ini membuat Leon hanya bisa menghela nafasnya saja.


Dia tengah berpikir bagaimana caranya agar membuat istrinya itu kembali bersemangat hingga akhirnya Leon menemukan sebuah ide untuk membuat istrinya kembali bersemangat.


" Ayo anak-anak kita peluk Mama. Daddy setelah membuat kesalahan pada Mama kalian jadi Mama kalian marah dan mendiamkan Daddy. Ayo bantu Daddy untuk minta maaf pada Mama kalian yang cantik ini." Kedua anak-anak mereka langsung menghampiri Alicia dan juga Leon.


Mereka memeluk wanita yang begitu terlihat rapuh saat ini. Leon, Alicia, Naura dan juga Leo, mereka semua berpelukan untuk menyemangati wanita yang begitu sangat berjasa dalam hidup mereka semua.


Apalagi Naura, merasa keberuntungan yang luar biasa menghampiri dirinya saat dia bertemu dengan Alicia.


Dia bisa mendapatkan kasih sayang yang luar biasa dari wanita itu.


" We love you Mama Alicia." Ucap mereka semua yang membuat Alicia juga memberikan pelukannya.


Alicia merasa bahwa hidupnya saat ini benar-benar sempurna. Dia memiliki suami yang begitu mencintainya dan juga anak-anak yang tak kalah hebat dalam mencintai dirinya.


Lalu untuk apa lagi dia bersedih? dia memang berasal dari dunia malam itu tapi dia sudah berubah. Dia sudah kembali pada jalan yang benar dan bahagia bersama keluarga besarnya.


" Mama jangan menangis lagi. Leo janji tidak akan nakal lagi. Leo akan belajar untuk makan sendiri dan tidak lagi membuat Mama kesal, tapi jangan menangis." Ucap putranya itu yang berusaha untuk membuat wanita yang paling disayangi dengan di dunia ini tersenyum.


Leo sering berbuat nakal dan mengganggu Alicia tapi pada sejujurnya dia adalah anak yang sangat menyayangi ibunya. Hanya saja Leo yang selalu saja sendiri di rumah tidak memiliki teman hingga membuatnya lebih sering mengganggu sang Mama.


" Janji?" Tanya Alicia.


Leo menganggukkan kepalanya dengan begitu semangat. Dia ini akan berbuat nakal lagi dan mengganggu mamanya.


" Jika menjadi anak baik, maka Daddy akan mengajak kamu ke kantor hari ini dan biarkan Mama di rumah. Mama membutuhkan istirahat." Alicia menatap ke arah suaminya yang begitu sangat mencintainya dan menjaga perasaannya.


" Ayo semua bersiap. Biarkan Mama kalian di rumah dan kita tinggalkan saja dia. Dia wanita yang cerewet bukan?" Leon mengatakan hal seperti itu pada anak-anaknya agar membuat istrinya bereaksi dan benar saja dugaannya bahwa wanita itu langsung marah saat dia mengatakan bahwa Alicia adalah perempuan yang cerewet.


Plak!


Alicia sengaja memukul bahu suaminya agar pria itu tahu bahwa dia tidak suka dengan apa yang pria itu katakan padanya. Lebih tepatnya pada anak-anak mereka.


" Mama kenapa memukul Daddy? bukankah apa yang Daddy katakan itu memang benar? Mama itu cerewet tau." Ucap Leo yang mengatakan bahwa Mamanya memang cerewet.


Melihat bagaimana putranya yang sudah kembali pro pada suaminya membuat Alicia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


" Sudah sana, pergi. Mama malas dengan kalian semua." Alicia pergi meninggalkan anak dan suaminya untuk kembali ke dalam kamarnya.


Di dalam kamarnya dia kembali merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Alicia berharap bahwa setelah ini dia tidak akan memikirkan semua itu.


" Kau pasti bisa melewati ini semua Alicia. Kau ibu yang hebat. Kau juga memiliki anak-anak yang tak kalah hebatnya. Suami yang begitu sangat mencintaimu, jadi apa lagi yang kuharapkan di dunia ini karena kau sudah memiliki semua kebahagiaanmu." Ucapnya pada diri sendiri untuk menyemangati jiwa yang sebenarnya rapuh.


Sementara Leon, dia pergi ke kantor bersama Leo dan juga Naura yang mulai mendaftarkan sekolahnya ke tingkat yang lebih tinggi lagi.


Tahun ini juga adalah tahun di mana Leo akan masuk sekolah. Setidaknya Leon sengaja memasukkan Leo ke sekolah tempat di mana Naura berada karena itu bisa membuat mereka semakin dekat dan juga Naura yang bisa melihat adiknya.


" Dad, apa Mama baik-baik saja? Naura takut jika mama tidak baik-baik saja."


" Percayalah pada Daddy bahwa mama akan baik-baik saja sayang. Mama kalian akan baik-baik saja." Ucap Leon yang berusaha meyakinkan pada anak-anaknya bahwa Alicia akan baik-baik saja.


Apalagi Naura, anak gadisnya itu sudah bisa menilai apa yang terjadi di depannya. Dia bertanya hal seperti ini karena dia tau bahwa ada sesuatu yang terjadi pada Mama Alicia-nya.


...****************...