One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Pertemuan Keluarga



Hari ini, Sean mengetahui bahwa dia akan bertemu dengan bibi dan pamannya yang tinggal di Moscow. Ya, Naura dan juga Alta akan datang untuk berkunjung ke rumah keluarga Casio untuk menghadiri acara perkenalan mereka dengan Sean sekalian acara syukuran atas kehamilan Jasmine.


Acara ini sudah direncanakan dengan begitu matang, hingga hari ini terlaksana pertemuan antar keluarga tersebut dan Sean merasa malu. Apalagi ketika bertemu dengan paman dsn bibinya serta anak perempuan yang tak jauh berbeda dengan dirinya. Usia mereka tidak terlalu jauh dan menurut Sean, gadis kecil itu jauh lebih tua darinya beberapa tahun.


"Kakak ..." Leo berlari ke arah kakaknya dan hendak memeluk wanita tersebut. Namun, belum sempat dia memeluk Naura pria yang telah menjadi suami wanita itu langsung menghadangnya begitu saja dan tidak membiarkannya untuk menyentuh kakaknya begitu saja.


"Apa-apaan ini? Aku hanya ingin memeluk kakakku tapi tidak bisa. Selalu saja begini!" ucap ayo dengan kesal karena dia selalu mendapatkan halangan setiap kali ingin memeluk Naura dan halangan itu adalah Alta Kakak iparnya sendiri.


"Tidak perlu pelukan, Balian sudah bertemu dan bisa berjabat tangan saja. Tidak perlu berpelukan," jawab Alta dengan begitu mudahnya. Luar biasa sekali memang, tapi itulah kenyataannya.


Keturunan Alexander tidak akan pernah membiarkan para wanita mereka disentuh oleh siapapun walau itu adalah hubungan keluarga. Tidak, Alta tidak akan membiarkan Naura dipeluk oleh Leo begitu saja. Tidak akan.


"Oh come on! Kami ini kakak adik lalu bagaimana bisa aku dilarang untuk memeluk kakakku sendiri?" tanya Leo ketika dia mendapatkan larangan dari Alta.


"Terserah. Tetap saja sama. Sudah, jangan banyak bicara lagi. Lagi pula sudah seperti tidak bertemu bertahun-tahun saja," jawab Alta lagi. Dia tetap tidak akan membiarkan Leo memeluk istrinya, Naura.


"Sudahlah, sejak dulu kalian selalu saja bertengkar hanya karena hal-hal sepele seperti ini. Sekarang ayo pergi ke meja makan dan makan siang. Jika menunggu kalian berdua maka anak-anak akan kelaparan. Oh iya, Sean, ayo kenalkan ini paman dan juga bibi kamu." Sean datang untuk berkenalan dengan paman dan juga bibinya.


"Senang perkenalan dengan kamu Sean, berapa umur kamu nak?" tanya Naura ketika Sean menjabat tangannya.


"Terima kasih bibi Naura," jawab Sean pada mereka. Begitu juga dengan Alta yang merasa bahwa anak ini memang sangat luar biasa sekali. Dia bisa melihat jika Sean memiliki ketangguhan yang tidak banyak di miliki anak-anak seusianya di luar sana.


"Sudah perkenalannya, sekarang ayo kita makan siang!" Mereka semua langsung menuju meja makan untuk makan siang bersama dan Sean juga ikut dengan mereka.


Naura sendiri menghampiri Jasmine dan memberikan selamat pada adik iparnya itu karena telah mengandung saat ini.


"Jaga kandungan kamu baik-baik Jasmine, jangan kelelahan dan berpikir keras. take it easy during your pregnancy," ucap Naura memberikan semangat untuk adik iparnya dan Jasmine merasa bahagia karena kakak iparnya juga begitu sangat menyayanginya seperti ini.


"Terima kasih kakak," ucap Jasmine pada kakak iparnya.


***