One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Anak Ajaib



Alicia terus saja berusaha untuk menguatkan dirinya demi anak-anaknya dan juga perusahaan milik suaminya.


Dia tidak akan menangis lagi untuk apapun karena dia sudah berjanji untuk dirinya sendiri bahwa dia akan lebih kuat lagi untuk menghadapi semua ini.


Alicia tengah berada di kantornya saat ini tanpa diketahui olehnya bahwa Leo tengah bersama para pengawal suaminya untuk menemui pria yang telah berani mencelakai Leon.


Seperti saat ini, Leo dengan Daddy-nya untuk bertemu dengan Brey.


" Lepaskan aku!" Teriak Brey entah yang ke berapa kali.


Dia terus saja berteriak meminta ampun di lepaskan oleh mereka yang menyekapnya.


" Paman, apa paman ketakutan?" Tanya Leo pada Brey hingga membuat pria itu langsung mencari sumber suara yang bicara padanya.


" Siapa kau?" Brey mulai ketakutan.


Dia berpikir bahwa saat ini dia berada di tempat yang angker.


" Aku adalah anak pria yang telah paman celakai. Apa aku harus mengatakan apa yang telah paman lakukan?"


" Katakan siapa kau hah? lepaskan aku." Teriak Brey lagi yang merasa bahwa dia semakin merasa ketakutan saat ini.


" Kenapa paman? apa paman takut?" Leo terus saja menganggu pria itu dengan kata-kata seperti ini.


" Hey, katakan siapa kau sebenarnya. Kau nyata atau tidak." Brey terus ada yang berteriak karena dia benar-benar ketakutan saat ini.


Entah mengapa rasanya pikiran kotor menghantui. Dia tempat yang jauh dari keramaian. Sunyi senyap, bahkan hanya terdengar suara-suara binatang yang membuatnya takut.


" Hihihi...Paman, tolong aku paman tolong aku...Paman..."


" Tidak! pergi aku mohon jangan menganggu ku. Aku mohon pergi dari sini." Brey terus saja berteriak hingga membuat Leo semakin bersemangat untuk mengganggunya.


Puas dengan berhasil menakut-nakuti pria itu membuat Leo langsungpulang ke rumahnya karena dia takut jika mamanya pulang ke rumah dan tidak melihatnya, maka wanita itu akan curiga dan mencari dirinya.


" Aahhh...Aku mohon lepaskan aku. Lepaskan aku." Brey masih saja berteriak meminta di lepaskan karena Leo sengaja menyetel suara mengerikan untuk membuat pria itu kehilangan akalnya.


Sementara itu, saat Alicia pulang ke rumahnya dia tidak mendapati putranya yang berad di rumah dan itu membuatnya merasa sangat khawatir.


" Katakan dimana Leo? aku sudah mencari kegemaran namun tidak berada di sana. Jika sampai aku mengetahui bahwa dia pergi dari rumah maka kalian semua akan mendapatkan hukumannya." Ucap Alicia yang mulai merasa khawatir dengan putranya.


Bagaimana dia tidak khawatir jika Leo putranya bukan anak seperti pada umumnya apalagi dengan kemampuan yang dimilikinya itu bisa saja membuatnya merasa penasaran dengan dunia luar dan Alicia tidak ingin itu terjadi.


Dia tidak ingin jika putranya mengetahui dunia luar yang sangat mengerikan ini. Cukup dia yang merasakan bagaimana kejamnya dunia terhadapnya jadi sebisa mungkin alis yang akan berusaha untuk menjauhkan anak-anak yang dari dunia yang sangat mengerikan itu.


" Tadi Leo ada di kamarnya Nyonya. Jadi kami tidak tau jika Leo pergi dari rumah." Alicia benar-benar merasa bingung saat ini.


Kemana dia akan mencari putranya? dia sudah lelah bekerja seharian dan kini dia harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa putrinya tidak berada di rumah.


" Ya Tuhan, ke mana kamu Leo? kemana kamu nak?" Tanya Alicia yang mulai panik karena tidak mendapati putranya di dalam rumah.


...****************...