
Setelah acara pernikahan mereka tadi, Alicia terus saja berdiam diri dan tidak ingin bicara apapun dengan siapa pun.
Bahkan sampai saat pria yang telah menjadi suaminya itu masuk ke dalam kamar mereka pun tidak di tanggapi oleh Alicia.
" Kanapa kau diam? apa baterai mu habis?" Tanya Leon pada Alicia.
Dia lihat bahwa wanita tidak bersemangat sama sekali. Entah apa yang membuatnya berdiam diri seperti itu.
" Alicia, katakan sesuatu agar aku tidak marah padamu. Sudah aku katakan padamu untuk tidak membuatku marah jadi jangan memancing kegilaanku." Alicia memang tidak menjawab dengan kata-kata, tapi dari tatapan matanya itu mengartikan semuanya bahwa dia benar-benar tidak bisa menerima semua pernikahan ini.
Pernikahan ini terjadi karena keterpaksaan di dalam dirinya yang memang terpaksa melakukan hal itu karena Leon.
" Apa? kamu mengatakan bahwa kau menyesal karena telah menikah denganku?" Tanya Leon.
Dia terus saja mengatakan kita itu sudah menunjukkan bahwa dirinya benar-benar marah saat ini.
" Jangan pernah menganggap bahwa aku ini lemah Alicia. Aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan jika aku mau. Kau adalah istriku saat ini dan kau harus menurut dengan apa yang aku katakan."
" Oh ya? apakah definisi istri menurutmu hanya patuh dan menurut saja? apa tidak ada hak-hak seorang istri lainnya di dalam pernikahan ini?" Pertanyaan dari Alicia membuat Leon diam.
Dia bingung harus menjawab apa pada wanita itu.
" Katakan apa hak yang kau maksud? apa yang kau inginkan maka aku akan mengabulkannya." Jawab Leon.
Dia menekankan pada istrinya itu bahwa dia tidak bisa lagi dibuat main-main dan mengalah. Leon akan membuat alis yang menurut padanya dan berubah untuk lebih lembut lagi saat berbicara dengannya.
" Jangan pernah membatasi kegiatanku di luar. Jangan mengatur serta mengganggu ku dengan alasan sebagai seorang suami. Tidak, aku tidak menginginkan hal itu."
" Baik." Jawab Leon tanpa menunggu waktu lama.
Leon tidak membutuhkan waktu lama hanya untuk menjawab dan mengiyakan apa yang Alicia inginkan jika itu hanya tidak untuk membatasi kegiatan dirinya di luar rumah.
" Lalu ada lagi?" Tanya Leon.
Alicia tidak lagi menjawab Leon dan dia lebih memilih pergi meninggalkan pria itu untuk ke kamar mandi dan mengganti pakaiannya.
" Kau yakin tidak membutuhkan bantuanku? gaun pengantin wanita tidak bisa kau bukanya dengan kedua tanganmu sendiri. Kau pasti membutuhkanku untuk membantu membukanya." Alicia baru teringat akan gaun pengantin miliknya yang memang tidak bisa dibukanya sendiri.
Tapi jika meminta bantuan dari pria ini itu rasanya akan sangat memalukan sekali baginya.
" Aku akan membantu mu." Ucap Leon yang menghampiri istrinya.
Alicia terdiam di tempatnya sampai dia merasakan bahwa ada sepasang tangan besar yang mulai meraba kulit bagian belakang miliknya dan membuka resleting gaun pengantinnya itu.
Alicia memejamkan kedua matanya karena dia merasa bahwa apa yang Leon lakukan padanya saat ini sangat memancing sisi liar dalam dirinya yang tiba-tiba saja menginginkan sentuhan lagi dari pria yang sedang membantunya saat ini.
" Tuan, hentikan itu." Ucap Alicia yang merasa tidak tahan dengan sentuhan nakal yang Leon berikan padanya.
Alicia merasa bahwa dirinya sedang di permainkan saat ini.
" Kenapa? Kau menginginkannya?" Goda Leon .
Dia terus melakukan hal itu untuk menganggu Alicia hingga membuat wanita itu kesal dan pergi meninggalkan Leon di sana setelah dia merasa bahwa gaun pengantinnya sudah di buka oleh Leon.
" Alicia..." Panggil Leon lagi hingga membuat wanita itu kembali menghentikan langkahnya.
" Tidak ingin mengucapkan terima kasih pada ku karena telah membantu mu?"
" Tidak! Aku tidak akan terima kasih pada anda hanya karena telah membantuku membuka gaun sialan ini. Sumpah demi Tuhan bahwa aku akan membuangnya setelah selesai mandi. Aku tidak peduli seberapa mahal gaun aku kenakan saat ini tapi yang pasti aku tidak menyukainya!" Ucap Alicia.
Leon tidak peduli dengan apa yang lagi saya katakan karena dia hanya tersenyum dan tertawa setelah wanita itu masuk ke dalam kamar mandi.
" Terserah mu ingin mengatakan apa Alicia, tapi yang pasti tujuanku sudah tercapai saat ini. Kau sudah menjadi istriku dan itu yang kuinginkan. Setelah ini, aku akan kembali berpikir bagaimana caranya agar membuatmu juga membalas perasaanku dan jatuh cinta terhadapku. Kita lihat saja nanti Alicia. Seberapa buat kamu bertahan dengan semua perhatian yang kumiliki. Aku memastikan padamu bahwa kamu nggak akan mencintaiku. Aku sumpah untuk itu Alicia." Ucap Leon.
Dia membuka pakaiannya juga dan duduk di atas sofa menikmati segelas anggur merah yang menemaninya malam ini.
...****************...
Nb: Kalau ada typo langsung tag komen ya rakyat noveltoon😊