One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Solo Karier



Leon hanya bisa mendesah pasrah saat istrinya tidak mau tidur bersamanya malam ini. Dia mencoba untuk meminjamkan matanya namun kenyataannya tidak bisa sama sekali.


Pria yang bernama Leonardo Casio benar-benar tidak bisa tidur jika tidak ada istrinya. Walau dia sudah menjadikan kita tidak bisa.


" Ahh... ya Tuhan bagaimana cara aku meminjamkan mata malam ini. Aku ada meeting besok pagi tapi tidak bisa memejamkan mataku. Apa yang harus aku lakukan saat ini?" Tanya Leon.


Tiba-tiba saja dia mendapatkan ide bahwa dia akan menculik Alicia malam ini. Dia akan menculik istrinya di kamar Putri mereka.


Ya, akan melakukan rencananya malam ini. Di saat di tengah bersiap untuk mencari istrinya tiba-tiba saja ponselnya bergetar dan itu pesan masuk dari istrinya.


Awalnya Alicia hanya mengirimkan sebuah pesan biasa lalu beberapa gambar dan saat digambar terakhir betapa kagetnya Leon saat melihat gambar apa yang dikirimkan istrinya.


Sungguh, habis pikir dengan istrinya yang mengirimkan gambar tersebut padanya.


" Apa ini Alicia? apa maksud mengirimkan foto ini padaku?" Tanya Leon.


Dia mencoba membalas pesan dari istrinya namun tidak di balas. Keusilan istrinya tidak sampai di situ saja, Alicia kembali berulang saat mengirimkan foto dirinya yang berada di kamar mandi dan tidak memakai apapun.


Pikiran kotornya sudah berkelana kemana-mana. Entah mengapa juga tiba-tiba saja alat perang Leon langsung bangun saat melihat tampilan istrinya saat ini.


" Alicia..." Geramnya yang merasa kesal karena wanita itu terus saja berulah.


Leon mencoba menghubunginya namun sang istri sudah tidak aktif lagi setelah mengirimkan Vidio nakalnya yang tidak memakai apapun di kamar mandi tadi.


Bahkan Leon bisa melihat dengan jelas bagaimana tubuh bagian atas Alicia yang terekspos dengan sempurna di sana.


Setelah mendapatkan Vidio tersebut, Leon benar-benar akan merealisasikan rencananya untuk menculik Alicia dan tidak akan membiarkan wanita itu tidur dengan tenang malam ini.


" Aku tidak akan membiarkan mu tidur dengan tenang Alicia. Tidak akan." Leon sudah bersiap untuk pergi ke kamar putrinya dan menculik Alicia lalu menghabisinya setelah mereka sampai di dalam kamar nantinya.


Ya, Leon akan melakukan hal itu pada Alicia.


Di saat Leon tengah bersiap untuk menjalankan aksinya, di dalam kamar sang putri Alicia tengah merasa bahagia karena dia tau pasti suaminya itu pasti sedang berada dalam titik panasnya.


Leon adalah pria yang memiliki iman setipis tisu di belah 4 dan itu hanya berlaku saat bersama dirinya saja.


Jangankan melihat Alicia full naked, melihat Alicia yang memakai pakaian olah raga saja sudah bisa membuat birahinya langsung naik apalagi dalam keadaan seperti yang ada di Vidio tadi.


Sungguh, rasanya Leon sudah ingin meledak saat itu juga.


Naura yang melihat Mamanya yang baru keluar dari dalam kamar mandi pun hanya bisa menatap heran saja.


" Ma, are you oke?" Tanya Naura yang merasa heran sekaligus khawatir dengan wanita itu.


" Yes, Mama is oke. Hanya saja sedikit mulas jadi mama harus menuntaskan segalanya." Jawab Alicia.


Dasarnya naluri seorang dokter, Naura langsung turun dari atas tempat tidurnya untuk mengambil obat agar Mamanya tidak mulas dan sembelit lagi.


" Kak, mau kemana?" Tanya Alicia saat melihat putrinya yang ingin keluar dari kamarnya.


" Naura ingin mengambil obat untuk Mama agar tidak mulas lagi." Kedua bola mata Alicia langsung membulat sempurna.


Dia tidak ingin putrinya keluar karena bisa saja nanti Leon akan menangkapnya.


Tidak! Alicia tidak ingin Leon menangkapnya malam ini dan biarkan saja pria itu merasa sendirian malam ini.


" Kak, tidak perlu. Lagi pulang perut Mama sudah baik-baik saja jadi tidak perlu meminum obat lagi."


" Tapi Ma, semua itu harus ditangani dengan cepat. Lebih baik Mama harus minum obat daripada merasakan sakit nantinya. Lebih cepat lebih baik Ma." Ucap Naura.


Dia tidak ingin mamanya merasakan kesakitan nantinya maka dia harus lebih cepat minum obat.


" Kak, tidak perlu minum obat. Sungguh, Mama sudah baik-baik saja. Sekarang ayo tidur. Mama sudah ngantuk." Imbuh Alicia.


Dia harus mengajak putrinya cepat tertidur sebelum suaminya datang. Alicia juga sudah mengunci pintu kamar putrinya agar suami tidak bisa masuk ke dalam sini dan melancarkan aksinya.


" Baiklah jika mama sudah baik-baik saja. Nanti bangunin Naura jika mama merasakan sakit lagi." Alicia pun menganggukkan kepalanya setelah mendengar apa yang putrinya katakan.


Mereka berdua naik ke atas tempat tidur. Selain mengantuk, Alicia juga tidak ingin Naura terjaga karena itu bisa saja membangunkan putrinya nanti hingga membuatnya tidak tega untuk tidak membukakan pintu kamarnya demi sang Daddy.


" Tidurlah kak. Mama merindukan saat-saat kita seperti ini. Kamu sangat menyukai saat Mama mengusap rambut mu seperti ini." Naura menganggukkan kepalanya dan dia membiarkan sang Mama melakukan hal itu padanya.


Sementara Leon yang berada di luar kamar putrinya hanya bisa mendesah pasrah karena dia tau bahwa ini adalah ulah istrinya.


" Alicia, aku akan membalasnya nanti." Ucapnya dengan perasaan kesal.


Terpaksa malam ini Leon harus bermain sabun untuk menuntaskan hasratnya karena senjata perangnya sudah menegang sempurna dan siap tempur.


Namun sayang seribu sayang karena dia tidak bisa melampiaskan hasratnya pada Alicia, maka malam ini dia akan bersolo karir saja.


...****************...