
Hari adalah hari ulang tahun Leo, di mana Claudia juga sudah menyapa segalanya untuk memberikan kejutan pada calon suaminya.
Dia sudah bersiap segala persiapannya dan sebentar lagi Claudia tau jika Leo akan ke sini.
Ketika merasa Leo sudah sampai di ruangan kerjanya, saat itu juga Claudia menentukan kejutannya.
"Surprise ...." teriak Claudia yang memberikan kejutan untuk Leo hingga membuat pria yang baru saja masuk ke ruangan kerjanya langsung kaget ketika melihat ada Claudia di ruangan kerjanya.
"Terima kasih," ucap dengan menghampiri Claudia yang sedang membawa cake ulang tahun untuknya. Bahkan yang membuat Leo tidak habis pikir dengan Claudia ketika wanita itu memberikannya kejutan seperti anak SD yang sedang berulang tahun.
"CK, kamu bahkan membawa cake yang terlihat menyebalkan seperti itu," tunjuknya pada cake yang berwarna kuning dam coklat.
"Lihat, cakenya bagus bukan?" tanya Claudia dengan wajah cantiknya yang menembakkan itu. Di membawa cake karakter singa sesuai dengan namanya.
"Apa-apaan ini? cake ini, astaga. Aku benar-benar tidak habis pikir dengan kamu Di, kenapa bisa berpikir untuk memberikan cake seperti ini?" tanya Leo yang tidak percaya dengan apa yang Claudia berikan padanya.
"Hehehe, aku sengaja memilihkannya untuk kamu. Tidak ingin mengucapkan terima kasih?" tanya Claudia lagi dan Leo langsung memberikan kecupan di kening Claudia dan mengatakan terima kasih padanya.
"Kamu harus kuat Jasmine, tidak semuanya harus kamu resapi dengan hatimu. Kau kuat dsn kau pasti bisa melewatinya. Aku yakin kamu kuat Jasmine," ucapnya pada dirinya sendiri karena dia berusaha untuk menguatkan hatinya dengan semua yang di hadapinya saat ini.
Namun, tiba-tiba saja datang seseorang yang sangat di kenalnya dsn bicara padanya.
"Kau masih menyimpan perasaanmu terhadapnya?" tanya Joe pada Jasmine karena Joe yang mengetahui segalanya tentang perasaan Jasmine terhadap Leo.
"Kamu sendiri sudah mengetahuinya Joe, jadi berhenti mempertanyakannya lagi," ujar Jasmine pada Joe yang duduk di sofa dekat ruangan kerjanya.
"Lalu bagaimana? apa Leo sudah mengetahuinya?" Jasmine menganggukkan kepalanya karena memang Leo sudah mengetahui perasaannya saat ini.
"Leo sudah mengetahui segalanya, karena aku yang sudah mengatakan padanya bahwa aku menyukainya dan bahkan aku telah. Tapi aku tidak mendapatkan apapun karena di dalam hatinya hanya ada Claudia saja. Tapi jika dipikir-pikir memang kalau dia lebih pantas menyatakan diri daripada aku karena dilihat dari sudut pandang manapun tidak ada keburukan dalam diri Claudia. Sebaliknya, jika kamu atau keluarga melihatku maka banyak keburukan tentang diriku Joe. Dia mengetahui jika aku pernah bekerja di tempat terkutuk itu, jadi rasanya aku tidak pantas jika harus di disandingkan dengan Claudia." Jasmine menyembunyikan wajahnya di lipatan kedua tangannya yang berada di atas meja kerjanya saat ini.
Sedangkan Joe sendiri juga tidak tega melihat Jasmine yang sudah di anggapnya sebagai adiknya sendiri.
"Sudahlah, suatu saat kamu akan mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari Leo. Tapi jika tidak dapat maka kamu belum beruntung dan harus mencobanya lagi." Jasmine hanya mencebik saja ketika mendengar jawaban dari Joe yang menyesatkan menurutnya.