One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Deep Talk



"Sayang..."


"Ya," jawabnya Naura saat Alta memanggil dirinya.


"Siapkah kamu jika kita menikah nanti aku akan mengajakmu untuk tinggal di Moskow?" tanya Alta.


Naura terdiam saat mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Alta. Moskow, dia tahu di mana tempat itu berada dan itu tempat yang cukup jauh dari Jerman. Dia tidak pernah berpikir jika dia akan tinggal di Moskow bersama Alta karena yang ada di pikirannya adalah mereka akan tinggal di Indonesia atau tidak di Jerman. Tapi kenyataannya mereka akan tinggal di kota Moskow.


"Kenapa Gege, maksudku kenapa harus di Moskow? aku pikir kita akan tinggal di Indonesia atau paling tidak di Jerman."


"Kita akan tinggal di kota Moskow setelah menikah sayang. Aku di Jerman hanya mengurus beberapa bisnis saja dan juga karena dirimu. Tapi setelah menikah nanti kita akan kembali ke Moskow dan itu sudah menjadi keputusanku." ujar Alta. Dia ingin calon istrinya ini mengerti tentang keadaan dirinya.


Moskow adalah kota tempat di mana Alta tinggal karena itulah tempat tinggalnya yang sebenarnya. Rumah utama dari keluarga kandung Daddy-nya.


"Jika itu sudah menjadi keputusannya maka aku akan ikut bersama suamiku nanti. Kemanapun dia pergi, aku ikut pergi bersamanya karena di mana suami berada di situlah istrinya tinggal. Aku percaya pada Gege." ucap Naura.


Tidak ada lagi rasa canggung di antara mereka berdua saat ini karena yang ada hanya perasaan cinta yang semakin hari semakin besar.


Yang lebih membuat Naura nyaman lagi adalah Alta yang selalu saja tidur di pangkuannya.


"Sayang..." panggil Alta lagi.


Entah mengapa dia sangat menyukai responnya Naura ketika dia memanggilnya sayang.


Naura akan menjawabnya dengan begitu lembut setiap panggilan sayang darinya.


"Ya..."


"Bisakah untuk tidak menunda kehamilan jika kita menikah nanti. Maksudku, usiaku sudah tidak mundur lagi dan aku ingin segera memiliki anak. Satu saja, jika kamu tidak ingin memiliki banyak anak dari pernikahan kita setidaknya berikan aku seorang anak. Aku tidak ingin memaksamu, tapi jika bisa jangan pernah menunda kehamilanmu." ujar Alta.


Dia takut jika Naura akan menunda kehamilannya karena usianya masih sangat muda.


"Usiaku sudah 23 tahun dan sebentar lagi aku berusia 24 tahun. Jika kita menikah dengan aku siap untuk mengandung benih Gege. Aku siap hamil untuk Gege." jawab Naura dengan begitu yakin.


Dia sudah meyakinkan dirinya jika dia menikah dengan Alta nanti maka dia siap untuk mengandung benih dari pria itu.


"Terima kasih sayang." ucap Alta dengan penuh kebahagiaan.


Dia sangat bahagia karena Naura benar-benar siap untuk mengandung benihnya dan itu artinya Naura siap hamil.


Sungguh, Alta takut jika Naura tidak siap untuk mengeluh anaknya nanti.


Dia tidak akan pernah membatasi ruang gerak istri yang dalam dunia medis nantinya jika mereka sudah menikah. Namun, tanpa diminta olehnya Naura sendirilah yang mengatakan ingin berhenti dari dunia medis jika dia sudah menikah.


"Aku tidak akan pernah membatasimu untuk duniamu Naura. Aku sudah bahagia dengan semua ini lalu aku tidak ingin merusak kebahagiaanmu lagi. Dunia mu menjadi seorang dokter dan aku tidak ingin merusaknya. Kamu tetap bisa menjalani profesimu sebagai seorang dokter jika kita sudah menikah karena aku tidak akan pernah membatasimu." jelas Alta. Apapun yang menjadi keputusan Naura dia hanya bisa mendukungnya sebagai seorang suami nantinya.


"Tidak Gege. Aku sudah berjanji makan saja aku ingin menggapai cita-citaku sebagai seorang dokter aku sudah mengatakan pada diriku sendiri bahwa aku akan berhenti dari dunia kedokteran jika aku sudah menikah dan memiliki anak. Sebentar lagi aku akan menikah dan aku siap untuk berhenti dari dunia kedokteran." jawab Naura dengan begitu yakin.


Tidak aneh sedikitpun keraguan dalam dirinya untuk mengatakan hal ini pada Alta karena memang dia sudah berjanji pada dirinya sendiri tentang semua ini.


Betapa bahagianya Alta saat mengetahui bahwa Naura sendiri yang ingin berhenti dari dunia kedokteran setelah mereka menikah nanti dan itu sangat luar biasa sekali baginya.


Tanpa menunggu waktu lagi Alta langsung memeluk tubuh Naura karena dia merasa sangat bahagia.


"Kenapa Gege?" tanya Naura saat ada melepaskan pelukannya tiba-tiba.


"Ada satu hal yang ingin aku ceritakan padamu."


"Apa?" tanya Naura dengan cantik yang sudah berdebar-debar.


Dia takut jika Alta akan menceritakan masa lalunya yang lebih menyedihkan lagi dari masa lalunya bersama anda kemarin.


"Setelah hubungan kebersamaan Amanda kandas aku terus saja diganggu oleh seorang wanita. Dia bahkan sudah menyukaiku sejak kecil. Dia terus berjuang untuk mendapatkan cinta dari kenangan kita bisa mencintainya karena hubungan keluarga di antara kami berdua." ucap Alta. Dia kembali mengingat dengan kisahnya bersama Elle.


Kisah yang tidak pernah kesampaian karena dia tidak bisa membalas perasaan wanita tersebut.


"Maksud Gege?"


"Namanya Rosella. Dia biasa di panggil Elle dan dia asik sepupuku. Dia menyukai ku dan bahkan mencintaiku namun aku yang tidak bisa mencintainya. Aku tidak bisa membalas perasaannya terhadap ku maka aku hanya bisa datang untuk mengucapkan selamat atas pernikahannya dan kini dia sudah bahagia dengan pernikahannya juga. Jika kamu ingin bertemu dengannya, kita akan menghubunginya sekarang." Naura langsung menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin bertemu dengan wanita itu.


"Aku tidak ingin bertemu dengannya saat ini. Aku yakin dia pasti sangat cantik bukan? biarkan aku bertemu dengannya nanti jika kita menikah karena aku yakin jika dia akan datang nantinya." jawab Naura.


Untuk saat ini biarlah dia tidak perlu bertemu dengan wanita itu karena Naura sendiri yakin bahwa suatu saat mereka pasti akan dipertemukan dalam suatu tempat.


"Dia adik sepupu ku sendiri dan dia anak dari paman Sky. Galaxy Sky Alexander Guero. Aku yakin kamu mengenal pria itu."


"Salah satu pilar kekuasaan klan Alexander?" tanya Naura. Alta menganggukkan kepalanya karena memang apa yang Naura katakan itu benar adanya.


"Ya, dan jika kamu mengatakan apakah dia cantik maka aku akan mengatakan iya, karena memang dia cantik. Tapi kembali lagi pada kita masing-masing untuk mendefinisikan cantik itu sendiri. Menurut ku Elle memang cantik, dan kamu tak kalah cantiknya. Elle cantik dengan wajah Asianya, maka kamu cantik dengan wajah bule kamu. Lihat, aku bahkan bisa melihat seluruh kecantikan kamu Naura. Kamu cantik hati mu, dan cantik wajah mu. Aku sangat beruntung bisa mendapatkan wanita seperti kamu." ucap Alta panjang lebar.