One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Ulang Tahun



Naura sudah mengatakan pada kedua orang tuanya bahwa dia tidak ingin pulang dijemput. Dia lebih memilih pulang menggunakan taksi saja karena dia ingin pergi ke suatu tempat.


Awalnya Alicia dan Leon menentang keinginan Putri mereka untuk pergi sendirian, tapi saya mendengar jawaban dari Naura mereka pun akhirnya mengizinkan.


Akhirnya, setelah sekian tahun Naura ingin dan berani pergi ke makam tempat di mana ibu kandungnya berada.


Saat sampai di tempat pemakaman umum tersebut, Alicia melihat dan mencari satu persatu nama wanita yang telah melahirkannya hingga dia bertemu sebuah makam yang cukup mewah.


Nathalie Thalia. Sebuah nama yang sangat dikenal olehnya.


Sebuah nama seorang wanita yang bahkan tidak pernah menganggapnya ada sejak pertama kali kelahirannya.


" Mommy... apa Naura boleh memanggilnya seperti itu?" Tanya gadis remaja tersebut.


Dia berdiri di depan makam ibu kandungnya. Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun akhirnya Naura memberanikan diri untuk datang ke tempat ini setelah sebelum-sebelumnya dia tidak ingin pergi ke sini.


Bahkan saat pemakamannya saja pun Naura tidak ingin pergi dan terus saja menangis di dalam kamarnya.


" Apa Mommy tau jika hari ini Naura ulang tahun? saat ini usia Naura 11 tahun mom. Apa Mommy kapan saat Mommy melahirkan Naura?" Gadis kecil keluarga Leon itu terus aja berbicara pada makam ibu.


" Apa salah Naura hingga mendapatkan kebencian seperti ini? apa yang telah Naura perbuat hingga tidak pernah mendapatkan kasih sayang. Kenapa harus Naura yang merasakan semua ini? di saat teman-teman Naura mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya tapi Naura tidak sama sekali. Naura tidak mendapatkan itu dari mommy. Naura hanya mendapatkan itu dari Daddy dan juga Mama Al. Kenapa Mommy tidak pernah bisa menyayangi Naura sementara Mama Alicia bisa menyayangi Naura dengan begitu hebat. Bahkan Mama Alicia yang selalu bertanya apakah Naura baik-baik saja atau tidak? Mama Alicia juga yang selalu mempersiapkan seluruh kebutuhan Naura. Tidak kah Mommy merasa bawa ini tidak ada untuk Naura?" Air matanya terus saja mengalir dengan deras.


Dia mulai menangisi apa yang dirasakannya selama ini. Bertahun-tahun dia memendam kesedihan ini tanpa ingin membebani siapapun.


Bahkan dia tidak pernah menunjukkan rasa sedihnya sedikitpun pada Daddy-nya dan juga Mama Alicia. Dia tidak ingin membuat mereka semua bersedih karena dirinya.


" Tolong katakan bahwa Mommy menyayangi Naura. Tolong katakan pada Naura bahwa Naura adalah anak Mommy. Naura sayang Mommy hiks...hiks..." Tubuhnya terjatuh.


Naura sudah tidak sanggup lagi menahan semua rasa sakit yang dirasakan yang selama ini. Air matanya, seluruh tubuhnya bahkan sudah tidak kuat menampung semua beban mental yang dipendamnya.


" Kenapa Mommy sejahat ini pada Naura? Bahkan Naura tidak memiliki satupun kado dari mommy saat Naura berulang tahun. Naura tidak pernah mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari Mommy, sementara Mama Alicia selalu memberikan yang terbaik untuk Naura. Mama Alicia selalu memberikan apa yang Naura inginkan tanpa Naura berbicara sekali pun Mama Al mengetahuinya. Tidak kah ini terlalu jahat untuk Naura Mom?" Gadis itu menangis.


Dia menangisi semaunya. Bahkan seragam sekolahnya sudah basah karena air mata.


Naura benar-benar menumpahkan kesedihan ya di sini. Kesedihan yang tidak pernah dilihat orang sama sekali.


...****************...