
Seperti yang dikatakannya, dia akan membawa Alicia pergi ke suatu tempat untuk merayakan hari jadi pernikahan mereka. Alicia sendiri merasa penasaran dengan Leon. Entah kemana pria itu akan mengajaknya pergi kali ini.
"Kemana kita akan pergi?" tanya Alicia yang merasa penasaran. Dia tidak tahu mana suami yang akan mengajaknya, tapi yang pasti Leon mengatakan warnanya untuk berdandan yang cantik dan memakai gaun karena dia ingin mengajaknya pergi ke suatu tempat dan Alicia melakukannya.
"Kita akan pergi ke tempat yang pasti kamu sukai. Aku yakin itu. Kamu pasti suka!"
"Bagaimana jika aku tidak suka?" tanya Alicia balik. Leon ini terlalu percaya diri sekali menurut Alicia dan memang seperti itulah suaminya.
"Aku yakin, kamu pasti suka. Sudah, diam saja dan kita akan pergi ke sana." tukas Leon.
Mereka memasuki mobil dan Leon sendiri yang mengemudikannya tanpa supir. Dia benar-benar ingin berdua saja dengan istrinya karena dia ingin menikmati hari ini bersama Alicia.
Sepanjang perjalanan menuju tempat tujuannya, Leon terus saja menggenggam tangan istrinya. Dia tidak akan melepaskan Alicia sampai kapan pun kecuali maut yang memisahkan mereka nantinya.
"Kenapa berbeda sekali?" tanya Alicia.
"Karena hari ini sangat spesial. Jadi aku ingin memberikan hak yang spesial pula!" ucapnya dengan senyuman.
Leon mengecup punggung tangan Alicia dan itu membuat Alicia merasa bahagia. Tuhan benar-benar sangat menyayangi dengan baik dan dia sangat beruntung sekali untuk itu.
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan dan Alicia melihat ada sebuah yatch yang dia ketahui itu memang milik suaminya.
"Apa ini?" tanya Alicia.
"Kita akan menginap di sini dan berlayar untuk merayakan hari pernikahan kita berdua." mengajak Alicia untuk naik ke yatch dan menggandeng tangan istrinya.
"Are you happy?" tanya Leon sambil memberikan bunga untuk Alicia dan dia memeluk wanita itu dari belakang. Kehidupan mereka sudah sampai di puncak kebahagiaanya.
Mereka sama-sama menikmati kebersamaannya. Sangat luar biasa sekali memang.
"Hanya wanita bodoh yang tidak bahagia dengan ini semua. Aku bahagia dan aku benar-benar sangat bahagia sekali. Sungguh, aku bahagia dengan ini semua. Aku merasakan banyak hal semenjak mengenal mu. Aku mengalami begitu banyak rasa dalam hidup ketika hidup dengan kamu dan aku bahagia. Aku memang jarang mengatakan jika aku mencintaimu, tapi kamu harus tau jika aku benar-benar mencintai kamu dan itu kenyataannya! Aku mencintai jamu bahkan di setiap detiknya. Tidak banyak yang aku inginkan saat ini karena tuhan telah menerbitkan begitu banyak kebahagiaan untuk ku. Hadirnya kamu bagai anugrah dalam hidupku di saat aku berada di dalam kubangan dosa." jelas Alicia saat mengingat masa lalunya yang sangat mengerikan sekali. Sungguh, rasanya sangat tidak percaya jika dia bisa hidup bahagia bersama anak-anaknya seperti ini
"Berhenti mengatakan itu Alicia. Kamu atau siapa pun berhak hidup bahagia. Aku mencintai kamu dan itu juga kenyatannya. Kita menjalani kehidupan ini dengan penuh lika-liku. Aku juga merasakan cinta yang sangat luar biasa dari mu walau kata cinta itu jarang sekali terucap dari bibir kamu. Mengertilah jika kita menjalani semuanya dengan baik. Terima kasih atas cinta yang luar biasa ini Alicia. Mari hidup bahagia dengan penuh cinta sampai mau memisahkan."
"Aku mencintaimu Leon! Sangat-sangat mencintaimu!"
"Aku juga mencintaimu Alicia, sangat!" jelas Leon.
Akhirnya mereka berciuman untuk menunjukkan betapa bahagianya hidup mereka saat ini.
***
Catatan Author : Ahay semuanya, terima kasih karena telah mengikuti perjalanan panjang dua insan yang di pertemukan dalam dunia malam. Banyak lika-liku kehidupan mereka dan aku ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk kalian semua dan sampai jumpa di karya baru lagi 😘
Atas nama Tessa Amelia Wahyudi mengucapkan banyak terima kasih ❤️
Luv me guys💛