One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Runtuh



" Maaf nyonya, suami anda di nyatakan koma saat ini."


Brugh...


Tubuh Alicia terjatuh di lantai. Dia tidak sanggup menerima berita yang diberikan dokter padanya.


Baru bisa jadi menghubungi dokter dan memintanya untuk memeriksa sang suami karena hingga saat ini pria itu belum dibacakan diri. Namun kenyataan yang harus diterimanya saat ini adalah kebenaran tentang kondisi suaminya yang dinyatakan koma oleh dokter.


Seketika dunia Alicia merasa hancur. Langitnya terasa runtuh sakit dokter mengatakan bahwa suaminya Koma.


" Ti-tidak dokter. Tolong kata-kata aku mau ini tidak benar. Ini tidak banar dokter. Ini tidak benar." Ucap Alicia.


Dia tidak ingin percaya begitu saja dengan berita yang dokter berikan padanya bahwa suaminya tidak sadarkan diri dalam arti koma.


Sungguh, berita ini benar-benar menghancurkan dunia Alicia. Dia bahwa dia akan menghadapi keadaan seperti ini. Sedikitpun Alicia tidak pernah berpikir bahwa dia akan berada di dalam keadaan seperti ini. Keadaan di mana dia harus mempercayai semua ini.


" Anda harus bisa menerima kenyataan ini nyonya bahwa suami Anda di nyatakan koma."


Jeder...


Petir saya akan menyambar tubuh Alicia. Hujan mengguyur tubuhnya bersama petir yang menyambar. Kekutan dirinya dns ketangguhannya di runtuhan begitu saja saat dia harus di paksa untuk menerima keadaan ini.


" Kami permisi Nyonya." Dokter meninggalkan Alicia setelah mereka membantu wanita itu untuk duduk di sofa karena tubuhnya lemas.


Tulang-tulangnya sekan lepas dari tempatnya. Dia sudah tidak berdaya untuk itu semua. Kekuatannya hilang begitu saja.


Pria yang selalu bersamanya, pria yang selalu memberikannya cinta yang luar biasa hancur begitu saja.


Dunianya benar-benar hancur saat ini. Dia hancur. Alicia mencoba menguatkan dirinya untuk melangkah menuju tempat di mana suaminya berada saat ini.


Tangis kesedihannya, Alicia menangis dalam diam.


" Kenapa Leon? kenapa melakukan hal ini padaku? kenapa kau tega membiarkan aku menangis? di mana janjimu yang mengatakan bahwa kau tidak akan membuatku menangis. Katakan di mana semua janjimu itu Leon? di mana?" Alicia menangis.


Dia menumpahkan tangisnya di pinggir ranjang pesakitan suaminya. Dia menangis dengan keadaan yang sangat menyedihkan.


Siapa yang tidak sedih ketika melihat pria yang paling kita cintai di dunia ini dalam keadaan lemah seperti itu. Pria aku selalu menjadi pelindungmu tergeletak tak berdaya.


" Kenapa kau begitu tega melakukan hal ini pada ku Leon? kenapa?" Tanya Alicia lagi.


Air matanya terus saja mengalir dengan deras tanpa dikomando olehnya. Cristal bening miliknya terus saja mengalir dengan deras membasahi ranjang rumah sakit milik Leon saat ini.


" Bagaimana hari-hariku juga tanpamu Leon? kau selalu ingin mendengar bahwa saat aku mengatakan cinta padaku bukan? aku akan melakukannya saat ini. Aku akan terus melakukannya. Aku akan mengatakan bahwa aku mencintaimu setiap harinya. Aku mencintai dan menyayangi setiap waktu. Tolong Leon, tolong diri ku. Jangan membuat ku hancur seperti ini, aku mohon bangun." Roy yang melihat bagaimana hancurnya istri dari bosnya itu, dia juga ikut merasakannya.


Roy seakan ikut masuk ke dalam tangisnya Alicia. Dia tidak pernah melihat istri bosnya itu menangis seperti itu karena yang dia tahu bahwa wanita itu benar-benar wanita yang tangguh. Wanita yang tidak pernah menangis dan tidak pernah bisa ditindas oleh siapapun.


Tapi kini, Roy benar-benar melihat kehancuran wanita tangguh itu. Kehancurannya sebagai seorang istri yang melihat keadaan suaminya dalam kondisi tidak berdaya.


" Bagaimana cara mengurus anak-anak? bagaimana caraku mengontrol Leo nanti? aku ini bukan ibu yang pintar Leon. Bagaimana cara membantu Naura untuk mengerjakan PR sekolahnya? tolong katakan padaku bagaimana aku harus membantunya. Bagaimana aku harus mengajarinya, bagaimana hiks...hiks..." Sungguh, dunianya benar-benar sangat hancur saat ini.


Alicia tidak tahu harus melakukan hal apa saat ini. Anak-anak adalah prioritas utamanya. Selama ini Alicia selalu saja mendapatkan bantuan dan support system dari suaminya. Lalu bagaimana nanti dirinya jika Leon terus seperti ini?


" Katakan pada ku apa yang harus aku lakukan Leon? Katakan pada ku apa yang harus aku lakukan saat ini?"


...****************...