
" Pergi!" Usir Alicia saat suaminya datang dan ikut bergabung dengannya di atas tempat tidur mereka.
Ya, Leon baru saja selesai membantu Naura untuk menyelesaikan pr sekolahnya gadis kecil itu.
" Kenapa mengusir ku seperti ini? Memangnya apa salah ku?" Tanya Elang yang merasa tidak terima dengan pengusiran yang di alaminya saat ini.
" Banyak! kau sudah terlalu banyak berbuat salah padaku. Termasuk menghasut Naura untuk tidak berteman denganku lagi." Jawab Alicia.
Dia tahu bahwa suaminya minta gambar rencanakan sesuatu dengan gadis kecil itu. Alicia tidak akan pernah bisa dibohongi lagi.
" Menghasut apa? aku tidak pernah mengasuh siapapun apalagi Naura. Kami hanya mengerjakan pekerjaan rumahnya saja dan tidak pernah membahas siapapun apalagi sampai menghasutnya." Leon masih tidak terima dengan tuduhan Alicia yang mengatakan bahwa dirinya telah menghasut Naura.
" Lalu apa lagi? kalian berada di dalam kamar Naura berduaan dan menguncinya. Aku apa yang kalian bicarakan di dalam sana." Leon hanya bisa menghela nafasnya saja.
Helaan nafas dari pria itu seberapa prestasi dia menghadapi istrinya yang tengah mengandung ini.
" Aku berani bersumpah bahwa aku tidak menghasut Naura dan kami tidak merencanakan apapun untukmu Alicia. Dia hanya mengatakan padaku untuk terus menjadi Daddy yang menyayanginya walau dia nanti akan memiliki adik. Naura mengatakan bahwa dia akan menyayangi adiknya." Alicia tertegun.
Dia tidak menyangka jika gadis kecil itu begitu sangat merindukan kasih sayang. Bahkan dia meminta pada Leon untuk tidak pernah meninggalkan dan tidak pernah berpaling darinya walau akan memiliki adik lagi.
Leon dan kakaknya satu darah, dan itu artinya juga Naura juga keluarga mereka dengan darah yang sama, yang Leon miliki juga.
" Aku juga sudah mengatakan padanya bahwa kasih sayangku tidak akan berubah padanya. Jika dia memilih untuk tinggal bersama kita di sini dan calon adiknya maka aku berjanji padanya aku tidak akan pernah membagi kasih sayangku tidak adil. Baik itu Naura atau anak-anak kita selanjutnya. Aku juga sudah mengatakan padanya bahwa kau adalah ibu yang baik. Kau ibu yang hebat Alicia." Ucap Leon.
Dia tahu bahwa memang Alicia istrinya ini memiliki bakat yang terpendam. Nalurinya sebagai seorang wanita dan calon ibu, sangat luar biasa menurut Leon.
Tidak salah jika Leon memilihnya untuk menjadi pendamping hidupnya dan ibu dari calon anak-anaknya.
Walau dia juga tidak bisa menutup matanya bahwa Alicia berasal dari tempat terkutuk.
Dunia kelam dengan segala masa lalunya membuat Leon benar-benar berusaha untuk menghapuskan rasa ketidakpercayaan diri yang di miliki istrinya.
" Aku tidak ingin menjadi ibu yang hebat. Aku hanya ingin menjadi ibu yang bisa mengayomi dan mencintai anak-anaknya dengan begitu tulus. Tidak perlu menjadi ibu hebat hanya untuk membuat anak-anakmu sukses. Cukup katakan itu dalam doa mi agar semua diberi kemudahan dan kelancaran untuk kita yang menjalani semua ini." Jawab Alicia.
...****************...