One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
Kaget



Setelah berpikir panjang tentang semua ini, akhirnya Leon memilih membawa Naura untuk pergi bersamanya.


Dia ingin tahu ke mana Nathalie, mencari Naura. Apakah wanita itu akan tahu bahwa putrinya pergi dari rumah atau bahkan tidak sama sekali.


" Berjanji jika ingin ikut dengan Daddy tidak boleh nakal dan mengatakan istri Daddy tante jahat lagi?" Naura masih diam.


Dia tidak tau harus menjawab apa saat ini. Apakah dia memang harus menurut dengan Daddy-nya?


Tapi dia juga sangat menyayangi Mommy Nathalie. Naura ingin kedua orang tuanya kembali bersama untuk menyayanginya seperti yang selalu di ceritakan olehnya pada teman-teman sekolahnya.


" Jika nggak bisa berjanji ya sudah. Daddy akan kembali mengantar kamu pada Mommy." Ucap Leon.


Dia hendak pergi membawa Naura kembali pada ibunya namun gadis kecil itu langsung menolak karena dia hanya ingin bersama Leon saja.


" Oke, Naura akan menjadi anak yang baik. Naura janji tidak akan mengatakan Tante jahat lagi."


" Promise?" Tanya Leon yang memberikan jari kelingkingnya seperti biasa saat mereka berjanji.


" Promise." Naura menautkan jari kelingkingnya dengan jari milik sang Daddy.


Setelah berjanji, keduanya langsung pulang menuju apartemen tempat di mana Leon tinggal bersama Alicia.


" Berjanji tidak boleh nakal?" Naura menganggukkan kepalanya pada Leon sebelum mereka masuk ke dalam apartemen milik Alicia.


" Kau sudah pulang?" Tanya Alicia saat melihat suaminya yang baru saja pulang dari kantornya.


Tiba-tiba saja kedua bola mata Alicia membesar saat melihat makhluk kecil berkepang dua yang sangat di kenalnya.


Gadis kecil yang menyebutnya Tante jahat akibat ulah ibu kandungnya sendiri yang meracuni pikirannya.


Melihat Alicia yang tidak merespon baik kedatangannya membuat Naura langsung bersembunyi di balik punggung sang Daddy.


" Alicia...aku--"


Dia pikir istrinya itu akan marah padanya karena membawa Naura tinggal bersama mereka, tapi kenyataannya tidak sama sekali.


Alicia menerima Naura dengan baik tapi dengan satu syarat bahwa dia yang akan mengurus Naura.


" Naura tidak ingin bersama Tante jahat Dad. Matanya besar sekali." Ucap Naura yang merasa ketakutan dengan tatapan Alicia yang sangat tajam.


" Kenapa dengan Tante jahat? apa tante pernah berbuat jahat sama kamu?" Naura diam.


Dia tidak tahu jahat seperti apa yang pernah dilakukan wanita itu padanya. Lagi pula dua memanggilnya dengan panggilan Tante jahat itu juga di suruh Mommy-nya.


" Alicia--" Leon terdiam saat melihat tangan Alicia yang terangkat untuk menghentikannya bicara.


" Mau bermain?" Tanya Alicia pada Naura.


Dia sengaja melakukan hal itu untuk membuat Naura mau berteman dengannya. Dia harus membuat garis kecil ia ni mau berteman dengannya dan berbaikan.


" Tidak..." Jawabnya dengan kepala yang menggeleng.


Melihat bagaimana respon Naura pada Alicia membuat Leon langsung membawa anak dari kakaknya itu pergi ke kamar mereka.


" Biar aku bawa Naura ke kamar. Kita akan tidur bersamanya untuk sementara, sebelum kamar Naura di bersihkan." Alicia hanya bisa mengangkat kedua bahunya dengan acuh.


Terserah Leon ingin mengajak Naura tinggal dan tidur di mana. Dia tidak mempermasalahkan hal itu sama sekali.


" Alicia...kita harus bicara setelah ini."


" Yakin kita bisa bicara? aku rasa tidak!" Jawab Alicia karena dia tau bahwa mereka tidak akan mungkin bisa bicara.


Alicia yakin bahwa iblis kecil itu pasti akan menyabotase Leon untuk terus bisa bersamanya dan tidak membiarkan Daddy-nya berhubungan dengan Alicia sendiri yang sudah di cap jahat oleh gadis kecil itu.


...****************...