One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Gosip



Jasmine sudah kembali ke kantor dan dia menjadi topik pembicaraan banyak orang saat ini. Apa pembicaraan mereka? Sudah jelas tentang postingan Leo saat mereka berlibur kemarin. Leo benar-benar ingin menunjukkan hubungan mereka berdua yang membuat para karyawan heboh saat ini.


Mereka terbagi menjadi beberapa kuburan beberapa kebudayaan antaranya mencibir menjelekkannya atas pernikahan antara dirinya dan juga Leo.


Jasmine sendiri berusaha untuk tetap diam, tanpa ingin mengatakan apa pun lagi sampai dia tiba di ruangan suaminya.


"Hay, sayang apa kabar?" tanya Leo ketika Jasmine datang ke ruangan. Sudah 2 hari ini Jasmine tidak diperbolehkan yang bekerja dan bahkan beliau sudah mengatakan pada istrinya itu untuk tidak bekerja lagi. Tapi Jasmine langsung menolaknya saat itu juga.


sendiri belum tahu apa yang terjadi di bawah sana hingga membuat wajah istrinya cemberut seperti itu. Dia pikir Jasmine hanya merasa kesal dengannya karena tidak diperbolehkan bekerja.


"Kenapa wajah kamu murung seperti itu? apa yang terjadi?" tanya Leo.


Dia merentangkan kedua tangannya agar sang istri datang padanya dan duduk di pangkuannya. Terlihat Jasmine menghela nafasnya dengan begitu berat. Rasanya berat sekali memang menceritakan semua ini pada suaminya.


"Kenapa hey, ayo cerita," ucap Leo dengan lembut. Dia membelai wajah cantik sang istri dan memberikan kecupan manis di keningnya.


"Apa aku tidak pantas menikah denganmu?"


Deg!


Jantung Leo seperti berhenti berdetak ketika mendengar apa yang istrinya katakan. Sebenarnya apa maksud Jasmine mengatakan hal seperti itu. Mereka bahkan sudah menikah dan mereka juga sudah melakukan apa yang dilakukan sepasang suami istri. Lalu bagaimana bisa Jasmine mempertanyakan hal itu lagi.


"Pertanyaan macam apa ini?" tanya Leo yang merasa heran. Sungguh, dia benar-benar heran dengan pertanyaan dari Jasmine. Kenapa dia kembali bertanya apakah dia tidak pantas menikah dengannya. Apa yang membuat mental istrinya ini kembali diuji?


"Astaga Jasmine, berhenti mengatakan hal yang tidak-tidak. Aku tidak ingin membahasnya jika kamu terus mengatakan hal seperti ini. Cukup, sudah cukup jadi jangan lagi membahasnya!" ucap Leo dengan tegas. Masalah seperti ini memang sangat dihindarinya karena dia tidak ingin hubungan rumah tangga mereka berdua hancur karena masalah yang tidak penting seperti ini.


Leo yakin jika saat ini Jasmine telah mendengar sesuatu yang tidak enak hingga membuatnya kembali tidak percaya diri. Rasanya sangat sulit sekali untuk meyakinkan Jasmine bahwa dia itu pantas dan dia layak bersamanya. Mereka memang sudah ditakdirkan untuk bersama jadi tidak ada yang harus ditakutkan lagi.


"Bukan seperti itu Leo, tapi-"


"Aku bilang cukup Jasmine! apapun yang kamu dengar di luar sana aku mohon jangan lagi memikirkannya. Aku sudah mengatakan dan bahkan aku juga menjelaskan yang padamu untuk tidak lagi memikirkan apapun yang orang-orang katakan tentangmu. Kamu istriku dan aku mencintaimu, bahkan keluarga kita juga menuju hubungan kita berdua lalu apalagi masalahnya. Jika itu masalah dengan orang-orang di luar sana terserah mereka ingin mengatakan apa tapi yang pasti aku tidak seperti itu. Aku mencintaimu dan itu kenyataannya! aku tidak peduli dengan apa yang mereka katakan tentangmu. Aku tidak peduli dengan itu semua. Karena yang aku tahu, aku mencintaimu dan itu kenyataannya. Sekarang katakan padaku siapa yang berani menguji mentalmu?" tanya Leo karena dia ingin memastikan pada istrinya tentang masalah ini.


Dia tah jika ini sudah keterlaluan. Jika tidak, Jasmine tidak akan seperti ini. Jasmine tidak akan down begini.


"Aku tidak tau kenapa aku bisa menjadi lemah seperti ini padahal dulunya masalah yang kau hadapi jauh lebih berat. Aku bisa menghadapi segala caci maki mereka terhadap ku dulu, tapi kenapa sekarang aku mudah sekali merasa sakit hati dan terganggu dengan omongan omongan mereka. Aku hanya ingin memantaskan diriku untuk kamu dan juga keluarga kamu tapi mereka mengatakan bahwa aku tidak pantas bersamamu. Apa aku sehina itu?" tanya Jasmine dengan berlinang air mata. Cristal bening itu jantung hingga membuat Leo merasa sakit hati melihatnya.


Dia paling tidak bisa melihat seorang wanita menangis di hadapannya. Jasmine menangis di depannya dan itu membuat hatinya terasa sangat sakit sekali. Sungguh, dia hanya ingin hidup dengan bahagia bersama Jasmine. Mereka tidak pernah mencampuri urusan orang-orang di luar sana tentang apa yang mereka lakukan. Tapi kenapa orang-orang seolah-olah bersatu untuk menjatuhkan mereka berdua. Terutama dengan Jasmine.


Tidak jangan melihat istrinya menangis seperti itu, Leo menarik tangan Jasmine untuk keluar dari ruang kerjanya. Mereka akan menemui para karyawan dan menjelaskan apa yang terjadi dengan hubungan mereka berdua.


"Leo, kita mau kemana?" Jasmine bertanya dengan panik. Dia takut jika Leo akan melakukan hal yang tidak-tidak. Sungguh, dia hanya ingin hidup dengan tenang bersama Leo tanpa harus memikirkan omongan orang-orang di luar. Dia juga sudah memutuskan bahwa dia tidak akan bekerja lagi sebagai sekretaris sehingga dan lebih baik dia berada di rumah daripada harus mendengar omongan orang-orang yang tidak menyukainya di kantor ini. Bukan hanya karena Leo saja, makan dulunya saat dia naik sebagai sekretaris tuan Leon yang kini menjadi ayah mertuanya pun dia sudah mendapatkan begitu banyak sindiran dan kini cibiran itu semakin menjadi-jadi saat dia menikah dengan Leo.


"Aku akan melakukan apa yang harus dilakukan sejak dulu. Akan bahwa aku yang mencintaimu dan aku yang memaksamu untuk menikah denganku. Mereka harus tahu jika kamu istriku dan aku tidak suka siapapun berani merendahkan. Lihat saja, aku akan membuat mereka berpikir ribuan kali sebelum mereka mengatakan hal buruk tentang. Ingat Jasmine, aku ini suamimu dan aku akan melindungimu. Kita akan terus bersama menjalani hari-hari kita tanpa harus memikirkan apa yang orang lain katakan. Kamu hanya perlu membahagiakan diri kamu sendiri dan jangan pernah memikirkan omongan mereka semua. Satu hal yang harus kamu ketahui bahwa aku sangat mencintaimu dan itu sudah lebih dari cukup. Jangan pernah memikirkan hal yang tidak berguna bagi diri kamu. Pikirkan saja bagaimana kehidupan kita ke depannya. Jika di luar sana mereka mengatakan hal yang tidak-tidak, maka biarkan aku yang menanganinya. Kamu harus tau kenapa aku menyuruhmu untuk berhenti bekerja karena ini alasannya. Aku hanya ingin kamu hidup dengan bahagia tanpa harus merasakan kesedihan." ucap Leo panjang lebar dan berharap bahwa istrinya akan mengerti nanti.


...****************...