
Naura benar-benar menangis dengan apa yang dirasakannya saat ini. Dia tidak menyangka jika memilih tinggal bersama ayahnya akan mengakibatkan banyak hal pada dirinya.
Itu semua terlihat dengan jelas dengan apa yang dilakukannya saat ini bersama Alicia. Wanita yang disebutnya dengan tante jahat itu.
" Ayo apalagi? makanan yang sudah ada di depan matamu lalu apalagi yang ditunggu Naura? jangan katakan bahwa kamu tidak bisa makan sendiri. Seharusnya anak seusia kamu sudah mulai bisa makan sendiri." Ucap Alicia.
Dia apakah memiliki niat buruk pada Naura. Dia hanya ingin membuat gadis kecil itu mengerti akan posisinya sekarang.
" Sekarang ayo pilih, kamu mau tinggal di sini atau aku yang akan mengembalikan mu ke rumah itu. Bukankah kamu sangat menyayangi ibumu?" Naura terdiam. Dia nama sangat menyayangi wanita itu, tapi kenapa rasanya wanita tidak pernah memberikannya kasih sayang sedikitpun.
Apa salahnya? kenapa Mom Nathalie terus saja terlihat membencinya padahal dia hanya ingin merasakan bagaimana rasanya disayang oleh ibu kandungnya sendiri.
" Jangan katakan bahwa ibumu tidak pernah menyayangi di rumah itu." Naura tetap diam.
Tiba-tiba saja air matanya mengalir. Gadis kecil itu menangis hingga membuat Alicia tahu apa yang dirasakan yang saat ini.
" Jangan pernah menangis Naura. Jika ibu mu tidak menyayangi mu, masih ada Leon yang menyayangi mu. Aku tidak akan pernah marah jika kau ingin tinggal di sini bersama kamu, tapi jangan bersikap manja dan menyusahkan Daddy mu. Dia sudah cukuplah yang bekerja dan tidak mungkin lagi mengurusi hal-hal seperti ini. Sekarang katakan padaku hadiah apa yang kamu inginkan?" Tanya Alicia lagi berusaha untuk membangun komunikasi di antara dirinya dan juga Naura.
Gadis kecil itu langsung menghadap ke arahnya saat dia mengatakan hadiah apa yang diinginkan Naura.
" Apa aku bisa mendapatkan hadiah jika aku menjadi anak yang baik?"
" Oh tentu! kamu bisa mendapatkan hadiah apapun yang kamu inginkan jika menjadi anak yang baik di sini. Ayo membuat perjanjian." Alisa mulai antusias membangun pembicaraan bersama Naura yang menurutnya mulai terpancing dengan dirinya.
Tidak terlalu sulit bagi Alicia untuk menaklukan gadis kecil seperti Naura ini. Lihat, hanya dengan kata sebuah hadiah saja sudah membuat gadis kecil itu terlihat lebih bersemangat dari sebelumnya.
Dia juga penasaran dengan perjanjian yang dimaksud oleh Alicia.
" Panggil aku Mama Al maka aku akan memberikan mu hadiah." Naura langsung menggelengkan kepalanya saat mendengar apa yang Alicia katakan.
Dia menolak untuk memanggil Alicia dengan sebutan Mama Al, karena menurutnya ibunya hanya satu. Yaitu, Mom Nathalie.
" Oke, jika tidak mau memanggil ku dengan Mama Al. Maka hadiahnya akan aku batalkan. Aku juga akan mengatakan pada Daddy mu jika kau tidak mau berteman dengan ku maka kau akan di kembalikan ke rumah lama mu." Alicia bersiap mengambil ponselnya untuk menghubungi Leon namun Naura langsung menolaknya dengan keras.
" No!" Teriak gadis kecil itu saat Alicia hendak menghubungi Daddy-nya
" Katakan dengan lebih lembut lagi, atau aku---"
" No Mama Al. Jangan hubungi Daddy. Aku akan menjadi anak baik dan mendapatkan hadiah dari Mama Al dan juga Daddy." Senyum Alicia langsung terbit.
Dia mengusap dengan lembut puncak kepala Naura. " Sekarang ayo makan dan habiskan makanan mu. Jika berhasil menghabiskan makanan ini dengan sendirinya, maka aku akan mengajak mu bermain di taman bermain dan kau bisa meminta apapun pada ku."
" Oke." Jawab Naura dengan semangat.
Walau awalnya dia kesulitan untuk menggunakan kedua benda yang berada di tangannya, tapi dia harus belajar lagi untuk mendapatkan hadiah yang di berikan Mama Al atau Tante jahat itu padanya nanti.
" Good girl baby..."
...****************...