
" Aku pulang..." Ucap Naura saat dia sudah sampai di rumah tempat di mana mereka tinggal selama ini.
Dia pulang dalam keadaan yang basah dan itu membuat Alicia yang melihatnya langsung menghampiri gadis kecilnya dan memberikan pelukan hangat pada Naura.
" Astaga kakak, kenapa kamu bisa masak seperti ini? Lihat, bahkan kamu juga terdapat lumpur. Sebenarnya apa yang kamu lakukan di luar sana dengan pakaian kotor seperti ini Naura? tidak tahukah kamu jika Mama sangat mengkhawatirkan?"
" Maaf Ma, Naura hanya tidak ingin membuat Mama dan Daddy khawatir. Mulai sekarang---"
" Tidak! tidak ada katanya yang membuat khawatir di sini. Mama hanya merasa ketakutan saja dengan keadaan kamu di luar sana Naura. Hujan turun begitu deras, bahkan juga ada beberapa tempat yang terjadi badai di daerah lain. Mama hanya takut kamu mendapatkan kesulitan di luar sana." Ucap Alicia.
Dia tidak ingin bahwa putrinya itu berpikir jika dirinya terlalu lebay dan overprotektif terhadapnya.
" Jadi ayo katakan dan ceritakan pada Mama ke mana kamu tadi. Tapi sebelum itu ayo pergi ke kamarmu dan bersihkan diri kamu sayang. Mama akan membawakan coklat panas kesukaan kamu." Naura tersenyum dan memberikan sebuah kecupan di pipi wanita yang telah begitu perbesar hati menerima kehadirannya di sini.
Bahkan yang lebih luar biasanya lagi Mama Al yang tidak pernah membeda-bedakan antara dirinya dan juga Leo.
Mereka berdua diperlakukan dengan begitu sangat adil. Tidak ada perbedaan di antara mereka berdua.
" Baik Mama, tunggu Naura." Alicia pergi ke dapur untuk membuatkan coklat panas demi Putri tercintanya.
Tapi sebelum itu dia juga kembali menghubungi suaminya agar mengatakan pada pria itu bahwa Naura sudah pulang.
Mendapatkan kabar dari istrinya bahwa Naura sudah pulang ke rumah membuat Leon langsung memutar arah balik dan pulang ke rumah.
Alicia sendiri langsung menyusul Naura ke kamarnya dengan membawakan satu cangkir coklat panas dan beberapa biskuit kesukaan.
" Mama masuk ya kak." Ucap Alicia dengan begitu sopan.
Bahkan hanya untuk masuk ke dalam kamar putrinya saja pun Alicia harus permisi terlebih dahulu pada pemiliknya.
Tepat saat Laura menganggukkan kepalanya saat itu juga Alicia masuk ke dalam kamar Putri kecilnya.
" Di minum selagi hangat kak dan setelahnya kita harus bicara kemana kamu pergi tadinya. Mama sangat mengkhawatirkan kamu Naura. Apalagi dengan keadaan kamu yang pulang memakai pakaian kotor seperti itu. Tolong jelaskan pada Mama agar Mama bisa berpikir jauh lebih tenang lagi." Naura benar-benar merasa bersalah dengan ibu sambungnya.
Dia merasa bahwa Alicia benar-benar begitu sangat menyayanginya hingga membuat Naura langsung memeluk tubuh wanita itu.
Walau Alicia hanya berstatus sebagai ibu sambung bagi Naura tapi rasa kasih sayangnya itu begitu sangat luar biasa dirasakan oleh gadis remaja itu.
Alicia dengan segala kehebatan dan kasih sayang yang membuat Naura benar-benar merasa aman dan terlindungi tinggal bersama mereka.
Entah apa jadinya dia tanpa bertemu dengan Alicia. Rasanya membayangkannya saja sudah membuat Naura sakit kepala jadi dia berharap bahwa kasih sayang ibu sambungnya itu akan terus bisa dirasakan olehnya.
" Maaf Mama. Maaf karena telah membuat Mama khawatir. Ini adalah hari ulang tahun Naura jadi Naura ingin bercerita pada orang yang tidak pernah ingat sama sekali tentang apapun itu yang berhubungan dengan Naura."
" Kemana?" Tanya Alicia yang terus saja berusaha untuk membongkar rahasia yang ingin disembunyikan Putri kecil yang selalu disayangi hingga remaja seperti ini.
" Naura pergi ke makam Mommy Nathalie. Naura tau bahwa apa yang Naura lakukan itu salah. Tapi tetap saja Naura ingin mengatakan dan menunjukkan secara langsung pada Mommy kalau Naura begitu bahagia hidup bersama Mama Al dan juga Daddy. Naura hanya ingin mengatakan pada Mommy Nathalie bahwa Naura tidak akan pernah lagi menangisi Mommy karena Naura sudah memiliki ibu yang sangat luar biasa. Terima kasih karena telah menyayangi Naura tanpa di membanding-bandingkan dengan Leo. Naura sayang Mama Al."
...****************...