
Sekarang hari-hari Alicia akan diisi dengan kegiatannya dari bangun pagi dan menyiapkan sarapan lalu mengantar Naura sekolah.
Seperti hari ini, setelah dia menyiapkan segala keperluan milik Naura dan juga suaminya mereka langsung pergi berangkat ke sekolahnya.
Alicia sendiri juga sudah bisa mengendarai mobilnya sendiri jadi dia tidak membutuhkan sopir lagi.
" Apa sudah benar-benar tidak ada yang ketinggalan lagi Naura? barang-barang keperluan kamu sudah lengkap semuanya?" Tanya Alicia pada putri cantik itu.
Naura kembali mengecek satu persatu barang bawaannya hingga merasa tidak ada lagi yang tertinggal.
" Semuanya sudah lengkap semua Ma, tidak ada lagi yang tertinggal karena semuanya sudah mama persiapkan." Jawab Naura.
Alicia menganggukan kepalanya dan beliau menyetir mobilnya karena hari ini mereka akan pergi ke kantor Leon setelah sekolah.
Di dalam mobil keduanya saling bernyanyi menyanyikan lagu yang lagi hits saat ini.
blackpink, girls group favorit Naura. Apalagi saat ini lagu yang telah diputarnya adalah Pink Venom.
" Kapan kita bisa pergi melihat konser blackpink Ma? Naura ingin melihat bagaimana cantiknya jisoo dan juga rose. Katanya mereka itu sangat cantik terutama jisoo." Ucap gadis kecil berkepang dua itu.
Dia sangat menyukai girl group tersebut karena menurutnya cantik-cantik dan mereka semua berprestasi.
" Jika soal itu Mama tidak mengetahuinya. Lagi pula Mama yakin bahwa Daddy kamu tidak akan memberikan izin pada kita untuk pergi nonton konser. Yang lebih tidak mungkin lagi dia ikut bersama kita." Naura setuju dengan apa yang mama Alicia-nya katakan.
" Benar bukan? tidak mungkin kita pergi ke sana bersama Daddy kamu. Bukannya menonton konser malah kita nanti akan mengurusi dirinya yang begini begitu. Lebih baik kita di rumah saja dan menonton live streamingnya saja." Ucap Alicia.
Mereka sudah hampir sampai di sekolah, saat ini keduanya berada di dalam mobil dan terjebak di lampu merah.
Saat lampu merah sudah berubah jadi hijau, keduanya kembali melanjutkan perjalanan mereka hingga ketika mereka hampir sampai di sekolah, ada sebuah mobil merah melaju ke arah mobil milik Alicia dan juga Naura.
Hal itu semakin membuat Alicia panik dan ingin membanting stir mobilnya. Namun belum sempat dia melakukan hal itu mobil merah itu sudah menabrak mobil putih milik Alicia.
Tinnnnn....
" Aaahhhkkk...Mama...." Teriak Naura saat kecelakaan itu terjadi.
Alicia sendiri berusaha untuk membuka matanya namun dia tidak bisa melakukannya.
Kepalanya terasa sangat berat sekali, seperti ada benda keras yang menghantam kepalanya.
" Mama, mama Al..." Panggil Naura yang berusaha untuk terus memanggil wanita itu.
" Mama...ayo bangun..." Naura kembali memanggil Alicia agar wanita itu bisa membuka matanya namun tidak terjadi sama sekali.
Karena panik, Naura menghubungi Daddy-nya yang berada di kantornya.
Sementara Leon sendiri, dia merasa dadanya terasa sesak entah karena apa.
Pikirannya terus saja tertuju pada Alicia dan juga Naura sampai tiba-tiba saja nomor ponsel Alicia menghubunginya.
" Halo, Alicia...kau di mana?" Tanya Leon saat sambungan telepon tersambung.
Dia langsung mempertanyakan di mana lokasi wanita itu sampai dia mendengar suara Naura yang menangis.
" Naura, kamu kenapa sayang?" Tanya Leon yang semakin panik saat mendengar bahwa itu Naura yang menghubunginya.
" Di mana mama Al? Kalian di mana?" Leon kembali bertanya.
Dan entah mengapa pikirannya tertuju pada Alicia dan juga Naura.
" Mama Al Dad, Mama Al..."
" Mama Al kenapa Naura sayang? Ada apa?"
...****************...