One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Bicara Lagi



Setelah pembicaraan keluarga tadi, kini Leo dan Jasmine berada di halaman rumahnya Jasmine setelah keluarganya pulang. Leo sengaja masih tinggal di sini karena dia ingin membicarakan banyak hal dengan calon istrinya nanti. Banyak sekali yang akan di bicarakannya dengan Jasmine malam ini.


"Jasmine," panggil Leo yang ingin membicarakan banyak hal lagi tentang mereka berdua di sini, karena mulai besok dia tidak akan diperbolehkan lagi untuk bertemu dengan Jasmine karena mama Alicia sudah mengatakan bahwa mereka tidak boleh bertemu sampai hari pernikahan nantinya maka dari itu Leo ini memanfaatkan waktu ini dengan begitu baik.


"Ya," jawab Jasmine dengan begitu lembut hingga membuat Leo benar-benar merasa damai berada di dekat wanita ini. Benar yang Claudia katakan bahwa dia memang mencintai wanita ini. Hanya saja Leo yang merasa terlalu bodoh karena tidak menyadari perasaannya terhadap Jasmine dan menutup diri dengan kenyataan itu.


"Apa kamu benar-benar yakin menerima lamaranku dan kita akan menikah?" tanya Leo pada wanita itu. Dia ingin mendengar jawabannya sekali lagi untuk meyakinkan hatinya bahwa dia siap untuk melangkah lebih lanjut lagi bersama Jasmine.


"Kenapa mempertanyakan hal seperti itu lagi? bukankah semuanya sudah dijawab dan dijelaskan tadinya?"


"Memang, hanya saja aku ingin mendengarnya sekali lagi dari bibirmu Jasmine. Aku ingin mendengar dengan jelas bahwa kamu menerima lamaranku dan kita akan siap menikah nantinya. Terima aku dengan hatimu, bukan karena keterpaksaan ataupun yang lainnya." ujar Leo. Dia benar-benar takut jika Jasmine menerimanya karena keterpaksaan dan dia tidak ingin itu terjadi. Cukup sekali dia merasa hidupnya dibohongi oleh Claudia yang tidak pernah mencintainya sama sekali dan dia takut jikalau dia akan melakukan hal yang sama padanya.


Jika dia dikatakan marah dengan Claudia maka jawabannya tidak sama sekali. Dia tidak akan pernah bisa marah pada Claudia Karena wanita itu begitu banyak pengertian dan menemaninya selama 10 tahun. Hanya saja memang ketika mengetahui bahwa wanita itu tidak pernah mencintainya sama sekali dan dia tetap mencintai seseorang yang telah pergi meninggalkannya lebih dulu.


"Apa aku harus mengatakannya lagi jika aku mencintaimu dan aku siap menjadi istrimu bahkan aku siap menghabiskan sisa umurku bersamamu selamanya. Tidak banyak yang aku inginkan dalam hidup ini, aku hanya ingin merasakan kebahagiaan seperti yang orang-orang rasakan di luar sana. Aku ingin merasakan bagaimana rasanya dicintai dan mencintai orang yang tepat, sama ini rasanya sangat lelah mencintai seseorang yang tidak pernah mencintaimu dan selalu saja bersikap acuh terhadapmu, jadi aku harap aku bisa menjadi istri yang baik dan ibu yang baik untuk anak-anaknya nanti." ungkap Jasmine, tanpa diketahui olehnya Leo merasa tertusuk dengan kata-kata yang keluar dari bibirnya. Ya, Leo merasa bahwa apa yang dikatakan Jasmine itu semuanya tertuju untuknya karena selama ini Jasmine sudah menjelaskan bahwa dia mencintainya tapi dia tidak pernah membalas perasaan wanita itu dan selalu mengatakan bahwa dia hanya mencintai Claudia saja. Tidak hanya itu saja, Leo juga begitu banyak menyakiti hati Jasmine dengan sengaja agar wanita itu menjauhinya dan tidak mengganggu hubungannya dengan Claudia.


"Kenapa diam? aku mengatakan hal ini karena memang itu yang kurasakan selama ini. Aku tidak pernah bermaksud untuk menyakiti hati siapapun karena memang aku benar-benar mengatakannya dengan jujur. Aku berharap jika kamu memang benar mencintaiku dan kita akan hidup bahagia nantinya. Tolong, jangan membuatku terlihat menyedihkan di depan ibuku karena mengemis cinta pria yang tidak pernah mencintaiku. Biarkan aku tanya sekali lagi, apakah kamu benar-benar mencintaiku?" tanya Jasmine untuk yang terakhir kalinya. Dia benar-benar ingin mendengar jawaban dari pria itu. Jawaban dari Leo tentang apa yang di rasakannya. Semoga saja semua ini berjalan dengan begitu baik.


"Jika begitu, jangan pernah mengatakan pada orang lain bahwa kita sudah menikah. Aku hanya ingin pernikahan kita di lakukan secara private keluarga saja. Bukan aku Mali denganmu. Tidak, aku tidak pernah malu denganmu sedikitpun tapi aku hanya ingin menjaga nama baik suamiku. Tolong, jangan pernah mengatakan apapun pada orang lain tentang pernikahan kita sebelum waktu yang tepat. Kita harus menyembunyikan semua ini sampai benar-benar pada waktu yang tepat dan kita akan mengatakannya pada dunia bahwa kita sudah menikah. Tolong, pertemukan aku dengan keluarga Claudia dan aku akan meminta Restu pada mereka secara langsung. Aku ingin mereka mengetahui bahwa kita akan menikah dan mereka juga harus hadir di acara pemberkatan nanti." Leo terdiam ketika mendengar syarat yang Jasmine berikan padanya. Syarat yang terdengar tidak masuk akal tapi jika dipahami dengan benar itu semua termasuk di akalnya karena wanita ini tidak ingin nama baiknya tercemar karena pernikahan mereka setelah kematian Claudia.


"Baik, tapi aku juga memiliki satu syarat untuk kamu," ucap Leo.


"Apa?" tanya Jasmine. Dia juga penasaran dengan syarat yang Leo minta padanya.


"Jangan berhenti bekerja karena aku membutuhkanmu di sampingku. Aku membutuhkan di setiap waktu sebagai penyemangatku."


"Baik, aku akan terus bekerja dengan kamu dan kita akan melakukan semuanya bersama. Aku akan bersama kamu dan menjalani setiap hari-hari kita nantinya." jawab Jasmine dan membuat Leo langsung tersenyum bahagia untuk itu. Dia merasa bahagia karena bisa mendapatkan jawaban yang memang di inginkan ya dari Jasmine.


Banyak hal dan banyak mimpi yang ingin Leo capai bersama Jasmine dan dia benar-benar berharap bahwa kali ini Tuhan tidak mempermainkan takdirnya.


"Aku harap kali ini Tuhan tidak mempermainkan takdirku bersamamu Jasmine, aku ingin merasakan kebahagiaan seperti orang lain rasakan di luar sana. Berharap bahwa semuanya bisa kita lewati bersama," ucap Leo dalam hati. Dia berharap bahwa Tuhan tidak membuatnya kembali merasa kehilangan. Entah bagaimana hidupnya nanti jika sampai dia kembali merasakan kehilangan dan itu terjadi ketika dia bersama dengan Jasmine. Tidak, Leo akan meminta pada Tuhan itu tidak mempermainkan takdirnya lagi.