
Sebagai permintaan maaf author karena telat update kemarin maka author up 2 episode. Jangan lupa loh like, koment, vote dan point' ya 🙏🤗🤗🤗🤗
Batu es di letakkan ke dalam handuk kecil dan Feng mengompres kaki Bella akibat terkilir dan tergores sedikit akibat heels yang digunakan oleh Bella.
Bella yang masih dalam tanda tanya dalam hati melihat perlakuan Feng yang berubah 180°. Tatapannya melihat Feng yang sedang mengompres kaki Bella dengan lemah lembut. Hingga dirinya tersadar bahwa dirinya mengagumi perlakuan Feng saat ini.
"Katakan kepada ku kenapa kau tiba-tiba mengatakan bahwa aku adalah pacar mu? Bukan ya kau sudah mengatakan bahwa kau menolak ku bahkan menghina ku dengan seenak ya saja?" tanya Bella dengan wajah yang serius karena telah menata fikirannya sejak tadi.
"Bukan kah kau yang menawarkan hal itu kepada ku. Mungkin memberikan kesempatan untuk mu tidak ada salah ya?" Ucap Feng yang masih serius dengan luka kaki Bella.
"Lalu kenapa kau menolak ku tadi dengan kasar?" tanya Bella.
"Karena kau terlalu nakal jika di biarkan seperti itu." Jawab Feng dengan mengelus kepala Bella dengan tangan kanannya.
"Ada apa dengan perlakuan lembut mu ini?" tanya Bella yang saat ini menikmati kasih sayang Feng kepada ya.
"Jadi kau ingin aku seperti apa?" tanya Feng yang dengan mengambil kapas dan obat untuk luka yang yang berada di tumit kaki Bella.
"Aneh saja untuk saat ini." Jawab Bella.
Feng juga sengaja mengobati luka yang ada di kaki Bella untuk melihat tahi lalat berjumlah 3 berbentuk segitiga yang berada di tapak kaki Bella.
"Wanita ini memang aneh. Bagaimana jika aku berubah menjadi Feng yang saat pertama kali dikenal olehnya?" tanya Feng dalam hatinya.
"Lebih baik aku memastikan kembali apakah dia benar-benar orang yang aku cari." Ucap Feng yang melihat telapak kaki kanan Bella.
Feng melihat telapak kaki Bella yang terdapat 3 buah tahi lalat berbentuk segitiga. Tanda itu benar-benar ada di bawah telapak kaki Bella. Feng yang mengetahui kebenaran ini ingin segera memeluk Bella tetapi ia berpikir kembali untuk tidak melakukan hal itu.
"Jangan. Untuk saat ini tahan dulu." Jawab Feng dalam hatinya.
"Lebih baik aku pergi dari sini atau aku tidak bisa mengontrol kembali diri ku." Jawab Feng dalam hati.
Feng menyelesaikan pekerjaannya untuk mengobati Bella dengan suasana hening tanpa kata setelah Bella mengatakan bahwa diri dia aneh. Feng mengeluarkan aura dingin seperti biasanya ketika Bella mengatakan diri dia aneh. Tapi sebenarnya, Feng berdiam diri untuk memastikan kebenaran yang ingin diketahui olehnya dan mengontrol dirinya untuk tidak terlalu agresif kepada Bella.
Kaki Bella di turunkan dari paha Feng ke lantai. Feng meletakkan semua alat dan obat-obatan untuk mengobati kaki Bella ke dalam kotak P3K kembali. Feng berusaha untuk bersikap dingin dan segera pergi dari tempat Bella untuk mengontrol dirinya.
"Baiklah jika kau tidak senang jika aku memberikan kesempatan untuk mu." Jawab Feng.
"Apa tadi yang kau katakan?" tanya Bella yang sejak tadi hanya memperhatikan Feng yang mengobati luka dan merawatnya dengan sangat lembut dan perhatian. Tiupan demi tiupan di hembuskan oleh Feng untuk membuat Bella tidak merasakan pedih pada luka yang di beri obat.
"Aku bilang, ya sudah jika kau tidak menginginkan aku memberikan mu kesempatan untuk menjadi pacar ku." Jawab Feng.
"Bukan-bukan begitu. Aku senang hingga aku tidak bisa berfikir dengan jernih untuk menerima semua perlakuanmu yang secara tiba-tiba menjadi lembut kepada diriku. Itulah mengapa aku mengatakan bahwa dirimu sangat aneh." Jawab Bella yang sedang memberikan tatapan yang sedih kepada Feng.
"Lalu?" tanya Feng untuk memberikan kepastian lagi kepada Bella atau lebih tepatnya memberikan keyakinan pada bela Apa yang dimaksud.
"Terima kasih telah memberikan kesempatan untuk menjadikan aku sebagai wanita mu. Aku janji akan berusaha menjadi yang terbaik untukmu." Jawab Bella dengan memegang tangan Feng ketika Feng berdiri di hadapannya dan ingin berjalan melangkah keluar dari apartemen.
"Kau yakin dengan semua yang kau katakan ini?" tanya Feng.
"Tapi aku punya syarat." Jawab Feng.
"Apa itu?" tanya Bella.
"Pertama, jangan berhubungan dengan lelaki lain selain pada ku. Kedua, apakah kau akan tetap mencintai ku ketika kau mengetahui siapa aku?" tanya Feng.
"Untuk yang pertama aku tidak bisa. Untuk yang kedua aku akan berusaha." Jawab Bella .
"Berarti kau tidak benar-benar mencintai ku." Jawab Feng.
"Kau mau tau alasan ku apa?" tanya Bella.
"Silahkan." Jawab Feng.
"Pertama, aku adalah seorang artis.Tidak mungkin bagi ku tidak berhubungan dengan lelaki lain walaupun itu hanya sebuah gosip bukan kebenaran. Kedua, aku akan memberikan pertanyaan sebaliknya kepada mu. Apakah kau akan tetap memberikan kesempatan untuk ku untuk membuat mu jatuh cinta setelah kau mengetahui siapa aku sebenarnya?" tanya Bella.
"Aku tidak pernah tau bagaimana memperlakukan seorang wanita selain keluarga ku."Jawab Feng dengan jujur.
"Aku juga tidak pernah bermain-main dengan lelaki pertama yang aku cintai selain keluarga ku." Jawab Bella.
"Aku adalah orang yang tidak seperti yang kau ketahui saat ini baik dari sebuah profesi maupun dari sifat asli saat ini kau ketahui." Jawab Feng.
"Begitu juga dengan ku." Jawab Bella.
"Kenapa kau selalu mengikuti apa yang aku katakan untukmu dan tidak menjawab alasan yang jelas terhadap permintaanku." Jawab Feng.
"Intinya seperti ini, ketika kau telah memberikan kesempatan untukku untuk menjadi wanitamu maka aku tidak akan pernah menyembunyikan sedikitpun rahasia tentang diriku. Dan aku juga berharap kau juga melakukan hal itu."Jawab Bella.
"Kalau kau mengatakan bahwa aku adalah wanita pertama yang menjalin hubungan terhadapmu selain dari keluarga dirimu maka begitu pula dengan ku. Kau adalah lelaki pertama yang aku cintai selain keluarga ku." Jawab Bella.
"Tidak ada alasan kenapa aku mencintaimu dan tidak ada alasan untuk tidak mendapatkan mu. Aku menginginkanmu bukan hanya sekedar sebagai seorang lelaki yang aku cintai. Tapi sebagai teman hidup selamanya yang akan menjaga ku selama ya. Dan aku berharap kau juga seperti itu." Jawab Bella lagi.
"Baiklah. Aku memberikan kesempatan untuk kita saling mengenal tanpa ada rahasia di antara kita." Jawab Feng yang mengerti maksud Bella.
"Baguslah, dengan begini aku benar-benar akan memiliki mu selama ya seperti janji ku padamu sejak dulu." Jawab Feng dalam hatinya.
"Baiklah." Jawab Bella serius dengan memberikan uluran tangan untuk membuat kesepakatan kepada Feng.
"Iya." Jawab Feng yang menerima uluran tangan dari Bella kepada dirinya.
"Ya sudah, istirahat lah yang cukup. Aku juga harus kembali ke rumah sakit." Jawab Feng.
"Oke." Jawab Bella.
"Ingat, kau adalah wanita ku jadi mulai sekrang bersikaplah dengan baik dan hubungi aku kapan pun. Aku sudah menyimpan kotak mu." Jawab Feng kemudian berjalan keluar dari apartemen.