Junior Sandreas

Junior Sandreas
Masuk Anggota OSIS



Episode Krissta Sandreas


Terdapat 3 posisi teratas pada kedudukan OSIS yaitu ketua, wakil, sekretaris dan juga bendahara. Ternyata, semua posisi ini diduduki oleh seorang wanita. Kedudukan ini nilai dari IQ bernilai 30%, prestasi di sekolah atau di luar sekolah 30%, kekayaan 20% dan kepopuleran yang di lihat dari hasil demokrasi dalam pemilihan 20%.


Posisi pertama di duduki oleh seorang wanita bernama Queen Chan yang biasa di panggil dengan nama Queen. Wanita ini cukup misterius tentang latar belakangnya namun dia bisa menduduki posisi ini karena IQ, Prestasi, Kepopuleran di sekolah sedangkan tentang keluarga atau kekayaannya tidak ada yang pernah menceritakan. Seperti di rahasiakan.


Dia juga memiliki sifat seorang wanita dingin yang bersifat introvert. Ia bukan seorang siswi yang sering bersosialisasi dengan lainnya kecuali dengan anggota OSIS dan para guru. Bahkan menurut rumor dia adalah senjata tersembunyi sekolah atau harta tersembunyi sekolah JS selama hampir berjalan 3 tahun ini.


Posisi kedua, di duduki oleh seorang bernama Mawar Adelia. Biasa di panggil dengan nama Mawar. Sifatnya berbanding kebalik dengan Queen, tapi dia orang yang paling bisa berkomunikasi dengan Queen di antara yang lainnya.


Posisi sekertaris sekaligus bendahara di duduki oleh Ella sejak setahun yang lalu hingga saat ini.


Dan dari posisi ketiga orang itu tidak ada yang ingin menggantikannya. Atau lebih tepatnya tidak ada yang pantas untuk menggantikan mereka bertiga di seluruh sekolah. Sedangkan untuk jajaran lainnya masih kosong kecuali satu posisi yang sudah terisi sejak satu tahun yang lalu yaitu di isi oleh Gibrel sebagai wakil ketua bagian siswa.


Untuk posisi wakil ketua bagian beladiri dan olahraga, wakil ketua bagian IT dan informasi, dan wakil ketua bagian acara. Ketiga bagian itu harus di isi dengan orang baru karenanya posisi orang yang menepati kemarin sudah tamat sekolah.


Farel dan Kyler yang tiba terlebih dahulu di sekolah sedang menunggu kedatangan Kriss di depan gerbang sekolah. Kriss yang baru saja turun dari bus di halte melihat kedua sahabatnya itu menunggu di depan gerbang dengan sepeda mereka.


" Apa yang kalian lakukan?" tanya Kriss yang tiba-tiba muncul di belakang mereka berdua.


" Tentu saja menunggu kau." Jawab Farel.


"Menunggu ku?" tanya Kriss.


"Kau pergi kemana?" tanya Kyler.


"Rumah Daddy." Jawab Kriss seperti tidak bersalah.


"Kenapa kau tidak mengajak kami?" tanya Farel kesal.


"Sudah hiraukan itu dulu. Ayo jalan sambil berbicara tentang hari ini." Jawab Kyler yang menuntun sepedanya dengan berjalan lalu di ikuti Kriss dan Farel.


"Tentang masuk OSIS?" tanya Kriss yang sudah mengerti apa maksud dari Kyler.


"Iya. Bicarakan Farel." Jawab Kyler.


"Oke. Aku mengumpulkan informasi pada yang sudah lama di sekolah ini bahwa ada tiga posisi yang selama hampir beberapa tahun ini tidak pernah terganti kecuali satu posisi yang baru saja setahun terganti." Ucap Farel.


"Maksudnya?" tanya Kriss.


"Posisi ketua dan wakil sudah hampir 3 tahun ini. Posisi sekertaris sekaligus bendahara adalah seseorang yang kau kenal yaitu Ella." Jawab Kyler.


"Oh. Tapi untuk posisi ketua itu yang misterius kan?" Jawab Kriss lalu bertanya kembali.


"Dari mana kau mengetahui ya?" tanya Kyler.


"Aku Krissta Sandreas, apa kalian lupa?" tanya Kriss.


"Hmmm mulai. Okelah anggap seperti itu, lalu bagaimana dengan rencana mu?" tanya Kyler.


"Tentu saja bagian IT dan informasi." Jawab Kriss.


"Dan kami?" tanya Farel dan Kyler.


"Tentu saja ikut dengan ku." Jawab Kriss.


"Tapi sepertinya tidak bisa seperti itu." Jawab Kyler.


"Kenapa?" tanya Kriss.


"Kenapa dengan dia?" tanya Kriss.


"Karena kami berfikir bahwa dia akan menjadi kendala kita. Jadi aku ingin kau masuk ke beladiri dan olahraga. Aku ke IT dan Farel ke acara." Jawab Kyler.


"Hmmm. Ide yang bagus, dengan begitu jika selalu ingin bertindak kita bisa mewakili semua itu. Kenapa ide kalian sangat bagus seperti ini?" tanya Kriss.


"Sebenarnya semua ini karena keberuntungan Farel." Jawab Kyler.


"Kenapa?" tanya Kriss.


"Farel tidak sengaja mendengarkan rapat mereka kemarin bahwa seseorang menyukai bakat mu untuk cocok masuk ke posisi bagian wakil ketua bagian olahraga dan beladiri." Jaab Kyler.


"Benarkah?" tanya Kriss.


"Iya. Mereka pasti akan menjumpai mu hari ini. Sekarang yang lebih penting adalah kami berdua. Bagaimana cara kami mendapatkan posisi itu." Jawab Kyler.


"Aku punya ide. Kalian ikutin saja nanti." Jawab Kriss dengan tersenyum.


Akhirnya mereka tiba di parkiran sepeda. Lalu berjalan menaiki tangga gedung sekolah. Farel dan Kyler terus bertanya tentang pernyataan yang diberikan oleh Kriss tadi. Namun, belum mendapatkan informasi mereka di datangi seseorang.


"Hy, Kriss ya?" tanya Mawar yang berdiri di depan mereka bertiga.


"Iya." Jawab Kriss dengan dingin.


"Kenali, Mawar Adelia. Panggil saja Mawar." Jawab Mawar yang mengulurkan tangan kanan ya dengan sangat ramah.


"Oh senior Mawar. Ada apa?" tanya Kriss yang tetap dingin tanpa meraih uluran tangan Mawar.


"Kau mengenali ku?" tanya Mawar dengan menarik kembali uluran tangannya.


"Tentu saja, seluruh sekolah ini pasti mengenali Anda." Jawab Kriss.


"Baiklah tidak perlu basa basi, kami sudah sepakat antara OSIS dan guru-guru bahwa kau mendapatkan undangan untuk posisi wakil ketua bagian beladiri dan olahraga." Jawab Mawar yang memberikan sebuah surat kepada Kriss.


"Dan aku akan menjawabnya tanpa basa basi. Aku akan menerimanya jika kalian mau menerima kedua orang ini untuk posisi kosong pada anggota kalian."Jawab Kriss.


"Tapi..." Jawab Mawar.


"Kalian bisa memberikan kesempatan pada mereka, setelah kalian melihat kemampuan mereka kalian putuskan sendiri. Aku juga tau batasan ketika meminta sesuatu." Jawab Kriss yang pergi begitu saja meninggalkan Mawar.


"Lelaki yang menarik." Jawab Mawar dalam hati.


"Jadi ini maksud Kriss tadi." Jawab Farel dan Kyler dalam hati.


"Kalian berdua silahkan temui aku setelah selesai sekolah di kantor OSIS." Jawab Mawar.


"Iya kak senior." Jawab Kyler dan Farel bersamaan.


Mereka berpisah di waktu itu dan bertemu kembali setelah selesai jam sekolah di kantor OSIS. Mereka berdua masuk ke dalam ruangan OSIS di mana semua orang sudah mempersiapkan hal untuk menguji mereka. Namun, Queen tidak ada di dalam karena ia masih berada di luar kota untuk mengikuti olimpiade beladiri wanita.


Semua keputusan di putuskan oleh Mawar saat ini. Dan mereka berdua di uji dari latar belakang, prestasi dan kecerdasan mereka. Kyler di uji pada bidang IT untuk dapat menghacker sebuah database yang sudah di persiapkan oleh tim Mawar. Dan Kyler berhasil melakukan hal itu dengan batas waktu yang sudah di tentukan bahkan lebih cepat.


Sedangkan Farel di uji dengan ide-ide dalam sebuah tema acara. Dan ide-ide yang di berikan oleh Farel membuat mereka semua takjub. Walaupun saat itu hanya Tim Gibrel yang tidak menyukai Kyler dan Farel. Karena mereka tau kalau Kyler dan Farel itu teman dekat Kriss dan dari kalangan orang miskin.