Junior Sandreas

Junior Sandreas
Rencana Priscilla untuk Bella: Bella Sandreas



Matahari yang muncul di pagi hari membawakan kehangatan. Jendela-jendela apartemen Feng dibuka oleh Priscilla untuk memberikan cahaya sehat di pagi hari. Pricilla sudah menyiapkan sarapan pagi dan juga sudah membersihkan apartemen Feng.


Priscilla yang berjalan menuju kamar Feng untuk membukakan jendela kamar. Saat cahaya matahari di pagi hari menembus kaca hingga mengarah ke wajah yang tertidur. Perlahan Feng membuka matanya.


"Kakak sudah bangun?" tanya Priscilla.


"Aku ada di mana sekarang dek?" tanya Feng.


"Tentu saja di apartemen Kakak. Apakah kakak tidak ingat di bawah oleh Rom dari kota A dalam keadaan mabuk?" tanya Priscilla.


Feng yang sedang memegang kepalanya karena masih terasa pening akibat alkohol yang diminum oleh nya tadi malam.


"Rom yang membawa?" tanya Feng.


"Iya. Sebenarnya ada apa dengan kakak? Setahu ku, Kakak bukanlah orang yang suka mabuk-mabukan?" tanya Priscilla kepada Feng sambil menuangkan air untuk diberikan kepada Feng.


Feng tidak menjawab pertanyaan dari Priscilla dan hanya diam saja.


"Baiklah jika kakak tidak ingin bercerita dengan ku. Sekarang bangunlah dari tempat tidur dan bersihkan diri lalu turun untuk sarapan bersama." Jawab Priscilla.


"Sekarang jam berapa?" tanya Feng.


"Jam 07.00 Wib." Jawab Priscilla.


"Gawat, aku harus ke rumah sakit pukul 9 pagi." Jawab Feng yang langsung turun dari tempat tidur dan berjalan ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Priscilla hanya tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku kakaknya saat ini. Priscilla membantu seng membereskan tempat tidurnya.


Suara bel berbunyi dari apartemen Feng. Priscilla bergegas membuka pintu dan ternyata yang datang adalah Rom.


"Aku membawakan sup penghilang mabuk." Jawab Rom.


"Masuklah. Kakak masih mandi. Kita sarapan bersama." Jawab Priscilla.


"Iya." Jawab Rom.


Rom dan Priscilla cara duduk di meja makan sambil mengobrol beberapa hal tentang kepindahan Priscilla. Lalu, Feng datang bersama dan duduk di kursi itu.


"Bos makan sup ini untuk membantu menghilangkan pusing akibat alkohol." Jawab Rom.


"Terima kasih." Jawab Feng.


"Bos jika aku boleh bertanya kepada mu. Sebenarnya ada apa denganmu sehingga berakhir di bar tersebut?" tanya Rom dengan pelan dengan nada takut-takut.


"Iya Kakak ceritalah kepada kami mungkin kami dapat membantu." Jawab Priscilla.


Feng masih saja menikmati sejuknya dan tidak menjawab pertanyaan dari mereka berdua.


"Apakah ini berkaitan dengan nona Bella?" tanya Rom yang membuat Feng menghentikan kegiatannya untuk memasukkan suku dalam mulutnya lalu menatap Rom.


"Apa aku salah bicara bos? tanya Rom.


"Dia bersama dengan Kenzo Sandreas, bahkan saat aku datang untuk menjemputnya ternyata ia sedang digendong oleh Kenzo dalam keadaan tidur entah mabuk." Jawab Feng.


"Kenzo?" tanya mereka berdua terkejut.


"Iya. Aku tidak akan membiarkan orang lain mendapatkan Bella karena dia hanya akan menjadi wanita ku." Jawab Feng dengan wajah yang berambisi.


"Bos sudah mencari tahu tentang hubungan mereka sehingga mereka bisa bersama saat itu?" tanya Rom.


"Aku belum menemukan apapun tentang hal itu tetapi orang suruhan ku mengatakan bahwa Bella akan kembali hari ini." Jawab Feng.


"Mungkin Kakak salah paham. Bagaimana jika aku membantumu untuk mengetahui yang sebenarnya?" tanya Priscilla.


"Maksud adek?" tanya Feng.


"Apa yang sedang kau rencanakan dek?" tanya Feng.


"Tenang saja, kakak tidak akan pernah kehilangannya yang ada kakak akan mendapatkan." Jawab Priscilla.


"Kenapa kau begitu yakin?" tanya Feng.


"Karena kami sesama perempuan." Jawab Priscilla dengan tersenyum.


"Iya bos, serahkan saja semua ini kepada Pricilla mungkin ia bisa membantu Bos dalam hubungan asmara ini." Jawab Rom


"Menurut kalian aku tidak bisa mengurus masalah percintaan?" tanya Feng.


"Bukan begitu, hanya saja Kakak memang orang yang terlalu dingin dan cuek bahkan tidak peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di pada sifat mood perempuan." Jawab Priscilla.


"Perempuan memang ribet." Jawab Feng.


"Tapi sebelum itu bisa ke Kakak menceritakan awal mula pertengkaran Kakak dengan wanita itu?" tanya Priscilla.


"Aku harus menceritakannya?" tanya Feng.


"Tentu saja. Dengan begitu aku dapat menyusun rencana seperti apa untuk membantu kakak." Jawab Priscilla.


"Aku harus mengambil kesempatan ini untuk mengerjai calon kakak ipar itu dan ingin melihat bagaimana sebenarnya keseriusan ia mencintai Kakak." Jawab Priscilla dalam hati.


"Baiklah. Jadi....." Feng menceritakan kejadian mula yang terjadi pertengkaran antara mereka berdua. Priscilla dan Rom mendengarkan cerita Feng sejak awal hingga mereka paham dengan situasi yang terjadi saat ini.


"Pantas saja." Jawab Priscilla.


"Kenapa?" tanya Feng.


"Sifat overprotektif kakak yang berlebihan tidak baik untuk hubungan kalian. Seharusnya Kakak memahami bahwa status Kak Bella sebagai seorang artis akan selalu menjadi sorotan media dari hal sekecil apapun." Jawab Priscilla.


"Maksud ya?" tanya Feng.


"Jika Kakak benar-benar mencintainya seharusnya Kakak mempercayai dia sepenuhnya. Karena seorang wanita akan selalu berkata jujur kepada orang yang ia cintai dan akan mempercayai segala sesuatu kepada orang yang ia cintai dan ia juga berharap hal yang sama bisa didapatkan olehnya." Jawab Priscilla.


"Jadi maksud adek bahwa seharusnya aku bertanya kepadanya sebagai konfirmasi yang lebih jelas untuk bisa mempercayainya sebelum menyimpulkan dari gosip?" tanya Feng.


"Tentu saja. Karena apa yang terlihat belum tentu apa yang terjadi sebenarnya. Kakak seharusnya tidak terlalu cemburu dulu kepada kakak Bella." Jawab Priscilla.


"Dan Kakak Bella kecewa terhadap Kakak merupakan hal yang wajar karena ia sudah berusaha untuk menjelaskan kepada kakak namun kakak menghindarinya untuk mendapatkan konfirmasi yang sebenarnya darinya. Apakah Kakak menyadari hal itu?" tanya Priscilla.


"Iya " Jawab Feng.


"Itulah asalan Kak berusaha menemukan Kak Bella dan ketika menemukannya kakak langsung datang untuk menjemputnya. Tapi hal lain terjadi di luar dugaan?" tanya Priscilla.


"Iya." Jawab Feng.


"Seharusnya kakak tidak menyakiti diri sendiri dan kembali kepada solusi masalah awal yaitu menanyakan secara langsung apa yang kakak lihat saat itu kepada Kak Bella. Bukan melarikan diri dan bermabuk-mabukan." Jawab Priscilla.


"Jadi apa yang harus aku lakukan?" tanya Feng.


"Bukankah Kak seharusnya sudah menemukan jawaban dari penjabaran yang sudah aku jelaskan sejak tadi?" tanya Priscilla.


"Kakak harus bertanya secara langsung kepada Bella tentang apa apa yang terjadi sebenarnya dan sebelum itu meminta maaf kepadanya." Jawab Feng.


"Iya. Itulah yang seharusnya Kakak lakukan bukan menjadi pengecut yang pencemburu membabi buta tanpa mengetahui yang sebenarnya." Jawab Priscilla.


"Baiklah. Kabarin aku ketika dia sudah kembali." Jawab Feng.


"Tentu." Jawab Priscilla.


"Kak sudah mau telat, seperti harus pergi sekarang. Terima kasih adik ku sayang." Jawab Feng yang mencium kening Priscilla sebelum pergi.