Junior Sandreas

Junior Sandreas
Ke Markas Ho: Krissta Sandreas



"Akhirnya kau tiba juga." Jawab Kriss ketika Kyler tiba.


"Sebelum markas itu hancur, aku mengambil beberapa sampel racun darah ini." Jawab Kyler memberikan 1 tablet toples berukuran 3 cm yang berisi 5 butir kapsul.


"Aku simpan dulu, lebih baik sekarang kita menyusul Farel." Jawab Kriss.


Mereka berdua bergegas menghidupkan sepeda motornya dan melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi Farel berada. Sedangkan disisi lain, Farel melihat Daniel datang dan memberikan sebuah koper kecil yang berukuran 30 cm persegi kepada Ho. Setelah itu, tiba-tiba Daniel mendapatkan telepon dari Dien.


"Kak, tolong aku...." Ucap Dien pada telepon itu.


"Dik kau kenapa?" tanya Daniel yang panik tiba-tiba mendapatkan telepon itu.


"Dien, Booooommmmmm." Suara ledakan terdengar dan telepon putus.


"Ada apa?" tanya Ho.


"Tidak tahu bos, Dien masih berada di markas tapi suaranya sangat lemah dan tidak bertenaga mengatakan meminta tolong kepada ku dan sebelum panggilan ini putus ada suara ledakan seperti ledakan bom.


"Pergilah ke sana untuk mengecek keadaan Dien dan markas kita." Jawab Ho.


"Baik bos." Jawab Daniel pergi menuju ke kota C untuk melihat keadaan Dien.


Farel memberikan kabar ini kepada Kriss. Dan Farel terus memantau kegiatan Ho di sana.


Kriss dan Kyler yang menuju ke lokasi Farel sengaja memberhentikan mobil Daniel yang berpas-pasan dengannya.


"Kriss, lebih baik kau menjemput Farel. Biar ini aku yang mengurus." Jawab Kyler.


"Baiklah, aku mengandalkanmu untuk mendapatkan informasi dari Daniel seperti yang sudah kita rencanakan tadi di jalan." Jawab Kriss


"Baiklah." Jawab Kyler.


"Ada apa dengan kalian berdua? Siapa kalian yang berani-beraninya menghalangi jalan ku?" Jawab Daniel yang hanya sendiri tanpa pengawalan.


Kriss pergi begitu saja dan Kyler turun dari kereta membuka helm ya.


"Kau! Kau Kyler?" tanya Daniel yang kaget melihat keberadaan Kyler yang ada di depan matanya.


"Pak Daniel ternyata mengenalku dengan baik." Jawab Kyler tersenyum.


"Apa maksud mu?" tanya Daniel.


"Gampang. Aku aku hanya ingin mendapatkan jawaban dari beberapa pertanyaan yang ingin aku ajukan kepadamu." Jawab Kyler.


"Maksud mu?" tanya Daniel.


Kyler terus mendekat dan melayangkan serangan kepada Daniel. Daniel terjatuh karena tinju pertama yang di luncurkan oleh Kyler.


"Sial! aku bisa di tinju oleh anak ingusan seperti mu?" Ucap Daniel dengan mengeluarkan pisau lipat yang dimiliki olehnya untuk menyerang kembali Kyler. Mereka bertarung sambil berbicara saling bertukar informasi tanpa di sadari.


Di sini lain, Farel yang mengetahui bahwa ada mobil yang tiba-tiba datang ke markas Ho saat ini. Farel juga mengenal, orang yang di angkat mereka adalah Kenzo.


"Abang Kenzo? Kenapa kau bisa di situ?" tanya Farel.


Akhirnya, Farel di tangkap dan diberikan kepada Ho. Mereka membawa Farel di saat Ho sedang di dalam ruangan dengan Kenzo.


"Bos, ada yang menyelinap masuk ke dalam markas kita."


"Siapa?" tanya Ho dengan memperhatikan Farel yang sudah babak belur dibuat oleh anggotanya.


"Wah benar-benar sebuah kebetulan yang mengesankan. Bukankah ini adalah anak Jimmy Sandreas?" tanya Ho dengan Farel yang sudah tidak bertenaga lagi.


"Bos dia sudah mengalahkan 50 anggota kita."


"Benarkah? Memang pantas menjadi anak Jimmy. Kau datang dengan sendirinya tanpa aku harus bersusah payah mencari keberadaan kalian. Ternyata kau datang sendiri hahahahaha." Ucap Ho tertawa dengan memegang kepala Farel.


"Ikat dia di sini, aku juga akan memberikan dia hadiah yang sama seperti pada Kenzo." Jawab Ho.


"Apa yang kau lakukan di sini Farel?" tanya Kenzo.


"Aku melihat Abang di tangkap, sehingga aku ingin menyelamatkan mu." Jawab Farel.


"Kenapa kau gegabah?" tanya Kenzo.


"Wah, wah pertemuan yang mengesankan, bagaimana jika ikut dengan Kenzo juga." Jawab Ho dengan secara paksa memasukkan pil obat racun darah ke dalam mulut Farel.


"Apa kau gila, kenapa kau memberikannya racun darah?" tanya Kenzo.


"Tentu saja, karena aku sudah merencanakan untuk membunuh semua generasi Sandreas. Lihat saja, kalian akan berkumpul disini. Awalnya aku akan membunuh kalian satu persatu namun tidak menyangka banyak ada dua ikan yang dapat aku tangkap hari ini."


"Kau gila, lepaskan dia. Apa aku belum cukup." Jawab Kenzo.


"Kau begitu bertenaga sehingga bisa mengatakan hal itu padahal sebentar lagi obat yang kau makan akan bereaksi." Jawab Ho.


Dan benar, tiba-tiba Kenzo merasakan seluruh tubuhnya sangat panas dan tiba-tiba juga muntah darah.


"Sudah aku bilang, obatnya akan bereaksi. Kalian, semakin banyak bergerak makan akan mempercepat reaksi obatnya bekerja. Aku akan datang lagi ke sini untuk melihat kematian kalian, sambil menjemput Bella akan bersama dengan kalian juga." Jawab Ho yang pergi meninggalkan ruangan itu yang memerintahkan penjagaan ketat pada markasnya dan ia pergi menuju ke kota C.


Kriss yang sudah sampai tidak bisa menghubungi Farel, namun ia mengingatkan bahwa Farel menggunakan jam yang bisa terpasang dengan ponsel miliknya sehingga dapat melacak keberadaan Farel.


Kriss mendapatkan informasi dari Kyler bahwa ia telah berhasil mengalahkan Daniel dan membunuhnya namun keadaannya tertusuk pisau di bagian perut sehingga ia meminta jemput oleh Robert.


Saat ini Kyler sedang bersama dengan Robert dan Kyler memberitahu kepada Kriss bahu adalah dalam dari semua kejadian yang menimpa mereka. Dia adalah teman Kenzo di panti asuhan Sun. Ia berada di panti asuhan itu untuk bisa mendekati Bella dan Kenzo. Padahal sebenarnya dia bisa saja tinggal dengan Kayasi. Tapi dia tetap tidak percaya oleh siapapun.


Ho mengambil keuntungan untuk bekerjasama dengan beberapa pihak seperti Daniel dan Dien untuk menghancurkan semua keturunan Sandreas dan Brian. Alasan mereka ingin menculik Ella adalah untuk mendapatkan informasi tentang Brian berada di mana dan juga tentang anaknya. Karena mereka pernah bertemu Ella dan Brian bersama di kota A ini.


"Aku mengerti. Kau obati dulu luka mu dan beritahu paman Robert untuk menyiapkan pasukan. Paman Billy dan yang lainnya juga sudah aku beritahu." Jawab Kriss.


"Baiklah. Kau hati-hati, jangan gegabah dalam bertindak dan jangan sampai tertangkap oleh mereka." Jawab Kyler.


"Aku mengerti." Jawab Kriss.


Kriss matikan teleponnya dan memberikan lokasi saat ini kepada Jack. Kriss tidak sabar untuk menunggu sehingga ia merencanakan sesuatu untuk menyelinap ke dalam markas itu.