
Dua hari lagi ujian bulanan yang biasa di lakukan di sekolah JS. Kali ini ujian Taekwondo, tembakan dan ujian semua mata pelajaran. Semua orang sibuk untuk mempersiapkan ujian bulanan yang akan mereka hadapi masing-masing. Begitu juga dengan tim Gibrel dan tim Kyler.
Ada 5 ruangan latihan yang di tempati oleh siswa sesuai dengan gelombang yang di atur oleh wali kelas masing-masing. Dalam satu ruangan akan ada tingkatan 1, 2, dan 3. Tercampur antara senior dan junior yang mendapatkan ruang latihan pada gelombang yang sama. Gerry sebagai wali kelas Kriss dengan sengaja membuat Kriss dan Ella di ruangan 1 sedangkan Gibrel dan tim lainnya di ruangan 2.
Gerry berjalan dari ruang kantor menuju ruang kelasnya untuk mengumumkan hal ini kepada siswa ya. Setiba di dalam kelas dengan membawa kertas yang berisi nama-nama yang sudah di bagi menjadi 5 kelompok sesuai dengan ruang latihan.
"Selamat pagi." Ucap Gerry.
"Pagi pak. Ucap semua orang."
Suara ketukkan dari pintu kelas terdengar dan Gerry memerintahkan untuk masuk. Ternyata Ella yang terlambat masuk.
"Apa bapak terlalu cepat?" tanya Gerry.
"Sepertinya." Jawab Ella di barengi dengan bel masuk yang berbunyi setelah Gerry bertanya.
"Masuklah."Jawab Gerry kepada Ella.
Ella berjalan menuju kursinya untuk duduk. Terlihat Kriss yang sudah duduk di kursinya berdiri untuk membiarkan Ella masuk menuju kursi.
"Apa kau baik-baik saja?" tanya Kriss.
"Iya." Jawab Ella yang duduk dan meletakkan tasnya.
Gibrel dan Auren yang melihat mereka berdua terlihat dekat untuk saat ini. Masing dari mereka bertanya dalam hati tentang apa yang mereka lihat baru saja dari Kriss dan Ella. Tetapi terhentikan ketika pak Gerry kembali memberikan informasinya.
"Baiklah karena aku terlalu bersemangat tidak melihat jam." Ucap pak Gerry yang terlalu cepat masuk ke dalam ruang kelas.
"Ada apa pak?" tanya semua siswa bersorak.
"Tidak ada apa-apa. Seperti biasanya, ujian bulanan." Ucap Gerry yang mengangkat kertas yang berada di tangan kanan ya.
"Apa yang menjadi pertama?" tanya mereka.
"Taekondow dan Tembakan." Jawab Gerry.
"Wah." Jawab mereka bersorak.
"Baiklah, karena ujian 3 hari lagi. Seperti bias, kalian di beri waktu bebas untuk berlatih sesuai dengan pertandingan olahraga apa yang akan di ujian kan. Tapi jangan lupa belajar semua bidang studi/pelajaran karena itu menjadi prioritas setiap bulan." Jawab pak Gerry.
"Baik pak." Jawab semua.
"Oh iya, jangan lupa karena ini adalah waktunya pergantian anggota OSIS, jadi tingkatan pertandingan ujian olahraga kalian dapat menjadi tiket sebagai anggota inti dari OSIS."Jawab pak Gerry.
"Siap pak."Jawab semua lagi.
"Dan seperti biasa, saya sudah membagikan beberapa gelombang sesuai dengan ruangan yang akan kalian gunakan untuk latihan. Mungkin yang lain sudah mengetahui namun Kriss belum mengetahui bagaimana peraturan sekolah kita." Jawab pak Gerry.
"Saya sudah membacanya di buku panduan sekolah JS." Jawab Kriss dengan santai.
"Bagus, dengan begitu saya tidak akan menjelaskan lebih banyak." Jawab pak Gerry.
"Iya."Jawab Kriss.
"Ada yang ingin di tanyakan lagi? Jika tidak ada, saya akan menempelkan daftar ini ke Mading. Setelah itu kalian bisa langsung ke ruang latihan sesuai dengan gelombang yang tertera."Jawab Gerry.
"Tidak ada pak."Jawab mereka.
"Baiklah, saya tutup hari ini dan semangat berlatih." Jawab pak Gerry.
"Kriss!" panggil Ella pelan karena suara siswa lainnya memenuhi ruang kelas akibat menyerbu Mading sekolah.
"Ada apa?" tanya Kriss.
"Apa yang kau mau setelah menolong ku? karena aku tidak suka berhutang budi pada seseorang." Jawab Ella dengan sombong ya.
"Tidak ada, aku hanya kebetulan lewat setelah bekerja di Restoran."Jawab Kriss.
"Berapa uang yang kau mau?" tanya Ella.
"Hhh, kau kira semua hutang balas budi bisa di selesaikan dengan uang?" tanya Kriss dengan menoleh ke arah bangku Ella.
"Bukanya semua orang membutuhkan uang?Bilang saja berapa yang kau inginkan." Jawab Ella.
"Aku tau kau kaya, tapi ingatlah bahwa tidak semua orang membutuhkan uang. Terkadang ucapan terima kasih lebih berharga daripada uang." Jawab Kriss yang berdiri kemudian berjalan meninggalkan Ella.
Kriss melihat Mading kelas karena sudah sunyi yang melihatnya. Setelah mendapatkan informasi di mana dirinya akan berlatih Kriss berjalan keluar kelas menuju ruang latihan nomor 1. Kriss berjalan masuk ke dalam ruangan namun tidak berganti pakaian dan menuju arena lapangan melainkan duduk di atas kursi penonton untuk melihat orang lain yang sedang berlatih.
"Kriss kau di sini?" tanya Farel yang berada di arena latihan.
"Ia." Jawab Kriss singkat yang berada di atas.
"Kau tidak berganti pakaian malah melihat orang latihan dari atas kursi penonton?" tanya Farel.
"Mungkin." Jawab Kriss.
"Kau di sini juga?" tanya Kyler yang baru datang.
"Ayo ke atas juga." Jawab Farel kepada Kyler mengajak ke kursi penonton bersama dengan Kriss.
"Ayo." Jawab Kyler yang berjalan lebih dulu ke arah tangga menuju kursi penonton.
"Apa yang kalian lakukan? Kenapa Ikut juga duduk di sini bersama ku dan tidak latihan." tanya Kriss.
"Hanya ingin menikmati pemandangan yang sama saja." Jawab Farel.
"Sepertinya Abang Gerry sudah merencanakan ruang latihan kita bersama." Jawab Kyler.
"Begitulah. Aku tidak ingin latihan dulu karena mungkin harus melihat kebiasan di sini dulu." Jawab Kriss.
"Kau melihat situasi terlebih dulu daripada harus bertindak langsung dan tidak mau mencolok dari mereka?" tanya Farel.
"Iya. Kita sudah mempelajari berbagai jenis beladiri dan terkadang tidak bisa membedakan mana peraturan yang satu dengan lainnya karena sudah terbiasa menggabungkannya." Jawab Kriss.
"Kau benar. Kita harus melihat peraturan di sini dan menahan diri untuk tidak mengeluarkan semua hasil latihan dari uncle Jack, Abang Kenzo, dan Daddy." Jawab Kyler.
"Iya. Lebih baik melihat ya dari sini juga menyenangkan." Jawab Kyler.
Mereka melihat siswa lain yang lengkap menggunakan alat-alat perlengkapan Taekwondo. Berlatih bersama teman atau hanya berlatih sendiri.
***
Pakaian atau seragam taekwondo atau yang biasa disebut dengan Dobok merupakan pakaian khusus yang sengaja disediakan untuk para pemain taekwondo dalam melakukan latihan taekwondo sabuk putih atau pertandingan. Seragam yang memiliki ciri khas warna putih ini akan dilengkapi dengan penggunaan sabuk taekwondo yang disesuikan dengan tingkatan masing-masing, mulai dari putih, kuning, hijau, biru, merah dan hitam.
Target Kicking adalah alat yang paling umum digunakan dalam seni bela diri taekwondo. Fungsi target kicking untuk melatih tendangan dan juga pukulan.