
3 Jam sebelumnya.
Suara dering dari ponsel Kenzo terdengar di ruang rapat. Saat itu, Kenzo hampir selesai dalam rapat bulanan. Tapi karena suara dering dari ponselnya, rapat yang tadinya akan mengambil kesimpulan terhambat karena panggilan itu.
"Siapa yang beraninya menelpon tuan Kenzo di saat seperti ini?" tanya seorang CEO bagian dari perusahaan cabang Sandreas.
"Iya, dia mencari mati." Jawab yang lainnya
Semua para CEO cabang Sandreas yang hadir benar-benar heran. Namun, ketika Kenzo menerima panggilan itu dan memanggil seseorang yang menelpon tersebut mereka semua menjadi diam dan tidak berbisik lagi.
"Iya Daddy?" tanya Kenzo yang kemudian berdiri dari kursi rapat yang dipimpin olehnya dan keluar dari ruangan rapat untuk menerima panggilan dari Jack.
"Tuan Jack?" panggil mereka semua dalam hati
"Tinggalkan kerjaan kantor, segera ke rumah. ada hal penting yang ingin aku beritahu kepada mu dan Zhafira." Jawab Jack.
"Apa itu? Kenapa harus Zhafira?" tanya Kenzo.
"Cepatlah kemari, aku akan menjelaskan segala nya pada kalian saat kalian sudah tiba di sini." Jawab Jack.
"Baiklah Daddy. Aku akan segera ke sana, tapi aku harus menjemput Zhafira lebih dulu." Jawab Kenzo.
"Lebih baik, biarkan Riki yang akan menjemputnya. Kau saja yang kembali dulu." Jawab Jack.
"Hmm, baiklah. Aku akan mengikuti perkataan Daddy." Jawab Kenzo.
"Oke, segeralah tiba." Jawab Jack kemudian mematikan panggilan itu Dan meletakkan ponselnya di samping tempat tidur.
"Siapa hubby?" tanya Caca yang baru saja terbangun.
"Kenzo. Aku akan memanggilnya dan Zhafira untuk datang ke rumah karena ada hal penting yang ingin aku katakan kepada mereka berdua." Jawab Jack.
"Hal penting?" tanya Caca yang mengucek kedua bola matanya menggunakan kedua tangannya lalu bangkit dari tempat tidur untuk duduk.
"Nanti aku akan menjelaskan. Sekarang bersiaplah untuk bangun dan membersihkan dirimu." Jawab Jack.
"Hal penting apa?" tanya Caca dengan wajah serius.
"Nanti kau akan tau. Tenang saja ini kabar gembira. Bukan hal yang tidak baik. Jadi jangan khawatir MyLotus." Jawab Jack.
"Baiklah." Jawab Caca yang membaringkan tubuhnya lagi ke atas tempat tidur. Caca tidak ingin bangkit dari kasur melainkan memeluk jek lagi dan memejamkan matanya lalu berkata " Bolehkah aku kembali tertidur, sebentar saja?".
Jack yang yang sering mendapatkan perlakuan manja dari Caca hanya membiarkan kedua paha yang ditimpai oleh Kepala Caca. Jack dengan kelembutan seperti biasanya hanya menghaluskan kepala Caca dengan tangannya.
Sedangkan Kenzo, setelah menerima panggilan dari go-jek ia kembali masuk ke dalam ruang rapat dan langsung memberikan rangkuman dari hasil rapat mereka pada bulan ini. Kenzo dengan cepat menyelesaikan rapat lalu pergi sendiri menggunakan mobilnya untuk ke rumah Jack dan Caca.
"Tuan yakin pergi sendiri?" tanya Riki.
"Iya. Paman aku minta tolong untuk menjemput zafira dari manusian lalu mengantarkannya ke rumah Daddy." Jawab Kenzo.
"Sebenarnya ada apa?" tanya Riki
"Aku juga tidak mengetahui ya." Jawab Kenzo.
"Hanya saja seperti ya adalah hal penting. Jadi aku akan segera kesana menemui Daddy dan juga bunda. Jika Nona Zhafira bertanya ada perlu apa maka jawablah kepadanya bahwa Daddy menyuruh kami berdua untuk pulang ke rumah." Jawab Kenzo lagi.
"Baiklah. Anda hati-hati." Jawab Riki.
"Baik tuan, ini kunci mobilnya." Jawab Riki yang memberikan kunci mobil kepada Kenzo karena Kenzo akan membawa mobil itu sendiri menuju ke rumah Jack.
Kenzo menerima kunci itu lalu pergi meninggalkan Riki menuju parkiran mobil. Riki juga pergi menggunakan sepeda motor sesuai dengan perintah yang dikatakan oleh Kenzo.
Di rumah Jack Sandreas.
Kenzo baru saja tiba di rumah Jack. Jack dan Caca sudah menunggu kedatangan dirinya dan juga Zhafira.
"Di mana Zhafira?" tanya Caca.
"Dia bersama dengan Riki Bunda. Aku tadi baru saja selesai dari kantor sementara Zhafira berada di mansion karena dia tadi malam demam. Dia menginap di rumah dan aku membantunya untuk merawat nya." Jawab Kenzo yang berpikir bahwa Jack dan Caca menghawatirkan hal itu.
Kenzo juga berpikir bahwa panggilan kali ini karena hal yang terjadi tadi malam menjadi salah paham bahwa dirinya tidak melakukan apa-apa walau dalam satu kamar dengan Zhafira. Sebelum di tanya Kenzo langsung memberikan penjelasan kepada Caca.
"Apa? Kau tidur bersama dengan Zhafira?" tanya Caca yang kaget karena maksudnya bukannya seperti itu sedangkan kinji berpikir seperti hal di atas.
"Tunggu, Daddy menyuruhku datang dengan segera kemari hanya ingin bertanya tentang hal itu?" Tanya Kenzo.
"Tentu saja tidak. Lagian untuk soal yang terjadi antara kau dengan tunanganmu selagi itu tidak diluar batas yang sudah aku dan bunda menjelaskan maka itu bukanlah hal yang serius." Jawab Jack
"Jadi karena apa?" tanya Kenzo.
"Saat pertama kali kau membawa zafira ke rumah ini ada sesuatu yang membuatku tertarik dengan sesuatu darinya." Jawab Jack.
"Maksud Daddy adalah liontin giok yang dipakai oleh Zhafira." Jawab Caca yang memberikan penjelasan dengan detail apa yang dimaksud oleh Jack.
"Maksud Daddy bawah Dedi mengetahui sesuatu tentang liontin giok itu?" tanya Kenzo.
"Iya." Jawab Jack tersenyum kepada Kenzo.
"Benarkah? Daddy benar-benar mengetahui hal itu?" tanya Kenzo.
"Iya. Apakah kau mengetahui sesuatu tentang liontin giok itu?" tanya Jack.
"Begitulah. Tapi lebih jelasnya adalah baru tadi malam Zhafira mengatakan bahwa liontin giok itu adalah milik orang tua kandungnya." Jawab Kenzo.
"Jadi benar dugaan ku?" tanya Jack.
"Dugaan Daddy? Maksud Daddy?" tanya Kenzo.
"Daddy tidak asing dengan ukiran yang terbentuk dalam giok itu sehingga membuat Daddy mencari tahu tentang hal itu dan Daddy menemukannya. " Jawab Jack
"Jangan berputar-putar. Inti dari maksud Daddy adalah bahwa Daddy telah menemukan orang tua Zhafira?" Jawab Kenzo.
"Bisa dibilang iya bisa juga dibilang tidak." Jawab Jack.
"Maksud?" tanya Kenzo.
"Daddy hanya ingin mendapatkan konfirmasi dari Zhafira sendiri tentang liontin giok itu. Karena hal itulah aku meminta kalian berdua untuk segera datang kemari." Jawab Jack.
"Jadi itulah maksud Daddy? Bukan bertanya kepadaku tentang kami berdua yang menghabiskan malam bersama dalam satu kamar? Tapi maksudku adalah kami hanya berada dalam satu kamar namun dia tidur di atas kasur sedangkan aku tidur di bawah. Itu juga karena dia sedang demam jadi aku membantu mengurusnya." Jawab Kenzo menjelaskan dengan jujur.
" Selagi kau mengetahui batasnya kami tidak akan mempermasalahkan hal itu namun lebih baik jika kau langsung menghalalkannya. Benarkan MyLotus?." Jawab Jack.
"Tentu saja. Lebih cepat lebih bagus karena mereka sudah semakin dekat. Tidak baik jika di lama-lama kan." Jawab Caca.