Junior Sandreas

Junior Sandreas
Firasat Mimpi Caca



Angin berhembus dari Utara yang menandakan cuaca yang akan dingin dan akan turun hujan. Awan-awan hitam sudah berkumpul dan segera membentuk air hujan yang akan segera turun ke bumi. Di mansion tempat tinggal Caca dan Jack semua orang sibuk untuk menutup jendela dan pintu karena hujan akan segera turun.


Pelayan setia yang selalu berada disisi Jack dan Caca saat ini yaitu Son dan bibi Selly berkumpul di mansion. Saat ini bibi Selly dan Son datang ke mansion untuk membantu Caca dan Jack mempersiapkan diri berpindah tempat di dekat sebuah kampus karena Caca akan segera menjadi seorang dosen pengganti selama satu semester.


Selly baru saja tiba di dalam mansion yang saat itu dijemput oleh suaminya yaitu Son. Selly tiba ke mansion menggunakan alat transportasi helikopter pribadi yang dikhususkan untuk orang-orang setia Sandreas. Selly sering pulang pergi mansion utama Kenzo dan juga mansion Jack dan Caca.


Sebenarnya Kenzo tidak perlu di jaga oleh Selly. Tapi Selly sebulan sekali akan datang ke mansion Kenzo untuk memeriksa dan mengatur para pelayan yang berada di sana. Jack dan Caca membiarkan kemauan Selly untuk selalu mengunjungi Kenzo karena mereka paham bahwa Selly sangat menyayangi Kenzo. Dan juga Sinta anak dari Selly dan Son tinggal di daerah sana. Selly bisa sambil melihat-lihat keadaan Kenzo.


Jack dan Caca sudah lama memberhentikan pekerjaan Selly dan Son karena umur mereka sudah tidak lagi muda. Yang menjadi penerus mereka saat ini adalah cinta dan juga Charles. Charles selalu membantu Kenzo dimansion dan juga di perusahaan.


Saat Selly dan Son tiba di dalam mansion Caca dan Jack sedang duduk di ruang tamu. Caca langsung memeluk bibi Selly yang baru saja tiba. Selly juga menyambut pelukan Caca. Sudah hampir sebulan penuh ia tidak datang ke mansion ini. Caca memerintah mereka untuk segera istirahat karena baru saja melakukan perjalanan jauh.


"Bibi pergilah ke kamar untuk istirahat karena kalian sudah tidak lagi muda. Pasti sangat melelahkan di perjalanan tadi." Ucap Caca yang tersenyum.


"Baiklah nona, tuan saya permisi." Jawab Selly.


Selly dan Son masuk ke dalam kamar yang berada di lantai 2 di lorong kedua. Sedangkan Caca dan Jack juga masuk ke dalam kamar mereka karena hujan akan segera turun dan mereka butuh istirahat.


Caca memeluk tangan Jack dan mereka berjalan menuju kamarnya dengan sangat harmonis. Caca yang selalu bermanja kepada Jack dan Jack yang sudah tidak pernah lagi melakukan kegiatan bekerja di kantor seperti sebelum menikah. Mereka sekarang lebih banyak menghabiskan waktu berdua saja. Mereka pun tertidur pada malam hari itu.


Suara Guntur yang sangat keras terdengar hingga ke dalam kamar Jack dan Caca yang kedap suara. Caca yang sejak dulu takut kepada suara guntur membuat dirinya langsung memeluk erat Jack dalam tidurnya. Jack yang selalu mengetahui hal itu, bisa membuat Caca tenang dan tidak ketakutan. Jack memeluk erat Caca dalam tidurnya dan menepuk-nepuk punggung Caca untuk menghilangkan rasa takutnya.


"Tidak apa-apa aku selalu disini. Tidurlah." Jawab Jack.


"Terimakasih hubby. Selalu berada di sisiku." Ucap Caca yang melihat wajah Jack saat dipeluk.


Jack yang selalu tidak tahan dengan wajah imut Caca langsung mendaratkan ciumannya untuk Caca ketika itu dengan sangat cepat lalu menjawab pernyataan dari Caca.


"Sudah menjadi kewajiban ku." Jawab Jack setelah mencium Caca.


Caca akhirnya tertidur dalam pelukan Jack dan tidak menghiraukan suara Guntur yang terdengar dari luar. Cuaca saat ini memang sangat buruk karena adanya badai di lautan. Jack yang selesai menidurkan Caca kemudian langsung pergi ke arah meja kerjanya untuk memeriksa tempat tinggal mereka yang akan di huni di dekat kampus.


Jack mempersiapkan tempat tinggal mereka sendiri tanpa harus tinggal di mansion Kenzo. Jack tidak ingin Kenzo akan mengganggu waktu berduaan ia dengan Caca. Begitulah sifat Jack yang tidak pernah berubah dan selalu cemburuan terhadap anak-anaknya soal Caca.


Setelah selesai memeriksa keaslian dari sertifikat tanah dan rumah yang sudah dibeli oleh Charles untuk mereka, Jack bergegas untuk tidur kembali bersama Caca. Namun, saat Jack membuka selimut dan ingin menutupi kakinya sampai badannya Caca tiba-tiba terbangun dengan wajah yang ketakutan.


"Bella!" Caca menjerit sangat keras dengan wajah yang ketakutan dan keringat yang berada di wajahnya.


"Mylotus, hey, lihat aku." Ucap Jack yang langsung memeluk Caca ketika Caca memanggil Bella dengan sangat keras.


Napas Caca yang tidak teratur membuat Jack mengambil gelas air putih yang berada di sampingnya lalu memberikannya kepada Caca.


"Minum dulu, ada apa?" tanya Jack dengan wajah Caca yang menerima minumnya kemudian ia minum untuk menenangkan dirinya lalu melihat jek dengan tatapan yang saat kosong.


" Kau bermimpi Bella?" tanya kepada Caca.


Caca menganggukkan kepalanya kemudian Jack membuat Caca untuk tenang dulu agar Caca bisa menceritakan apa yang sebenarnya ia mimpikan tentang Bella. Caca mengatur nafasnya dan juga mengingat apa yang sudah ia mimpikan tentang Bella tadi. Saat sudah mulai tenang Caca langsung menceritakan semua yang ada dalam mimpinya kepada Jack.


"Hubby." panggil Caca dengan memegang lain celana piyama Jack di bagian paha Jack.


"Ada apa?" tanya Jack.


"Aku bermimpi Bella sedang di kelilingi ular berbisa yaitu ular kobra di tengah lauttan luas. Dan Bella sedang ingin dimakan oleh seekor ular yang sangat besar di atas kepalanya. Aku ingin menolongnya untuk pergi jauh dari lautan itu tapi saat aku menjerit memanggil namanya aku sudah terbangun." Ucap Caca tentang isi mimpinya.


"Semua itu hanyalah sebuah mimpi mylotus. Tidak apa-apa, tenanglah." Ucap Jack kepada Caca untuk menenangkan diri Caca.


"Bisakah kita menelpon Bella saat ini aku benar-benar sangat khawatir tentang dirinya." Ucap Caca kepada Jack untuk meyakinkan firasat yang saat ini ada pada dirinya.


Jack mengikuti permintaan Caca untuk menghubungi bela saat itu juga di saat waktu tengah malam. Jack sudah hampir 5 kali melakukan panggilan kepada bela namun tidak mendapatkan jawaban apapun. Caca semangkin memikirkan firasat buruk yang ada di dalam hatinya karena Bella tidak dapat dihubungi. Akhirnya Jack langsung menelepon Melly untuk mempertanyakan kabar Bella saat ini.


Melly yang tidak dapat berbohong kepada tuannya akhirnya menceritakan semua kejadian yang terjadi pada hari kemarin kepada Jack dan Caca. Tapi Melly juga mengatakan kepada Jack dan Caca bahwa Bella saat ini sudah baik-baik saja dan baru saja meminum obatnya.


Setelah mendengarkan keadaan yang terjadi pada Bella, Caca memutuskan untuk segera datang ke rumah sakit Bella namun dicegah oleh Jack karena saat ini cuaca sangat buruk dan tidak dapat melakukan perjalanan. Akhirnya mereka menunggu besok pagi setelah cuaca cerah kembali.