
Kriss yang tidak sabar menunggu kedatangan senior Sandreas. Dia meminta izin kepada Jack untuk melihat situasi bangunan yang ada di markas ini. Dan Jack memberi izin kepada Kriss namun harus berhati-hati.
Kriss mengeluarkan Drone miliknya untuk mendapatkan sketsa bangunan dan juga jumlahnya dari petarung yang dimiliki oleh Ho. Terdapat kurang lebih 300 pasukan yang dimiliki oleh Ho. Dan Kriss mendapatkan sebuah celah untuk bisa masuk ke dalam.
Namun sebelum ia masuk ke dalam, ia sudah terlebih dahulu mendapatkan sketsa bangunan yang ada di dalam yang langsung dikirim kepada Jack. Setelah itu, Kriss bergerak menuju pintu luar, ada seorang anggota yang keluar dari pintu menuju ke hutan bambu. Karena ada cela Kriss langsung membunuh orang itu lalu memakai bajunya. Kriss menyamar menjadi bagian dari pasukan Ho.
Dengan menggunakan baju itu Kris dapat masuk ke dalam markas. Dengan hati-hati dan dengan mengikuti indra penciuman miliknya menandai parfum yang dimiliki oleh Kenzo. Kriss mengikuti bau parfum yang dipakai oleh Kenzo untuk mencari keberadaan Kenzo di dalam gedung itu.
Sampai ia menemukan bahwa Kenzo dan Farel dikurung bersama di tempat itu dan di depan mereka sudah ada Ho.
"Bagaimana aku bisa ke sana?" tanya Kriss dalam hati.
"Lebih baik aku menunggu kesempatan untuk menolong Abang Kenzo dan juga Farel." Jawab Kriss dalam hati dan menyamar menjadi penjaga pintu di ruangan itu.
"Kakak, biar aku yang menggantikan. Kakak istirahat lah dulu " Jawab Kriss kepada seorang penjaga yang dia memang sudah ngantuk dan mengingatkan niat baik Kris tanpa melihat identitas lawan bicara sebenarnya.
"Berhasil, sekarang tinggal mengawasi mereka dan jika memang ia akan bertindak macam-macam dengan Abang Kenzo dan Farel, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Namun, untuk saat ini lebih baik aku memantaunya saja." Jawab Kriss dalam hati dengan berdiri tegak.
Di tempat lain, Billy turun dari bandara kota A bersama dengan Brian dari loket A. Sedangkan Deni dari loket B. Mereka bertiga berkumpul di bandara dengan dijemput oleh Riki.
"Setelah sekian lama kita harus berkumpul dengan cara yang seperti ini?" tanya Brian.
"Itu untuk mu, tidak dengan kami." Jawab Billy dan Deni bersama-sama karena mereka memang sering berkumpul bersama dengan Jack di Pulau terpencil setiap bulan.
"Sebenarnya ada masalah apa?" tanya Deni yang memang dia tidak mengetahui apa yang telah terjadi namun ia mendapatkan telepon darurat agar segera datang ke kota A.
"Aku akan menjelaskan di perjalanan, sekarang kita pergi menuju tempat itu." Jawab Billy.
Sedangkan di posisi lainnya, Jack, Jimmy dan Max sudah menanti kedatangan mereka bertiga dengan titik lokasi tidak jauh dari tempat yang dituju oleh mereka. Saat ini Tim Jack sudah berjalan menuju ke arah sana.
Yang tiba lebih dulu di tempat itu adalah Robert. Kemudian tim Jack dan di susul tim Billy.
"Bagaimana keadaan anak ku?" tanya Billy.
"Tuan muda Kyler tidak mengalami luka yang parah hanya saja luka yang ada di perutnya terlalu panjang namun tidak terlalu dalam sehingga tidak terlalu membahayakan nyawa." Jawab Robert menjelaskan kondisi Kyler
"Beritahu kami situasi saat ini." Jawab Jack setelah mendengar kondisi Kyler.
"....." Robert menceritakan semua kejadian dari awal Kriss mencari tahu tentang Dien dan Daniel lalu disusul oleh mencari tahu tentang Ho. Hingga menceritakan kejadian hari ini yang berawal dari setelah ujian semester Kriss.
"Jadi seperti itu kejadiannya." Jawab Jack.
Mereka yang masih mendeskripsikan situasi yang telah terjadi sehingga dapat melakukan tindakan seperti apa. Robert juga menerangkannya dengan waktu 10 menit agar semuanya mengerti situasi yang terjadi pada saat ini. Dan saat itu juga, Bella bersama dengan Feng dan Dokter Mugu tiba.
"Sepertinya itu Daddy." Ucap Bella melihat Jack dan lainnya sedang berhenti di tengah jalan.
"Bella, Apa yang kau lakukan disini bukankah sudah ku katakan untuk tetap di sana?" tanya Jack.
"Anak ini benar-benar." Jawab Jack dalam hati.
"Feng, dokter Mugu?" tanya Max.
"Hy paman Dragon Black dan paman Brian " Jawab Feng ya sudah mengetahui mereka dari Bella.
" Jadi pacar yang kau maksud adalah Bella?" tanya Max.
"Iya paman. Jadi selama ini kita memiliki musuh yang sama bahkan di luar pemikiran ku. Bukan hanya musuh yang berkaitan dengan keluarga Sandreas namun juga dengan ayah tiri ku." Jawab Feng.
"Maksud mu? Ceritanya panjang jika aku jelasin sekarang karena kita memang sedang terburu-buru, tapi singkatnya bahwa akulah yang menghancurkan markas pengembangan obat baru yang dilakukan oleh karena dia bekerjasama dengan ayah tiri ku." Jawab Feng.
"Jadi seperti itu. Baiklah sekarang aku sudah mengetahui situasinya. Kita pergi di masing-masing di tempat yang sudah aku tandai ini. Aku sengaja memerintahkan Kriss untuk melihat sketsa markas itu. Saat ini Kriss sudah masuk ke dalam bangunan itu. Dan dengan bantuan Drone miliknya." Jawab Jack memberikan gambar sketsa di tabletnya dan sudah memiliki persiapan yang matang sejak dikabari oleh Kriss menuju ke tempat ini.
Jack memberikan kan beberapa. di setiap sudut markas kepada masing-masing orang yang berada di hadapannya.
"Apa kalian mengerti?" tanya Jack.
"Kami siap." Jawab Mereka.
"Ingat, musuh memiliki sekitar 300 lebih pasukan. Sedangkan kalian masing-masing akan memimpin 10 orang yang handal pada setiap titik. Dan biarkan aku dengan Billy yang akan maju dari gerbang depan untuk mengelabui Ho. Kalian persiapan senjata dan perlengkapan lainnya untuk melawan mereka." Jawab Jack.
"Kami paham." Jawab Semuanya.
Bella juga mengatakan paham dengan perannya ada rencana itu, tapi tidak disangka bahwa Jack memukul pundak leher Bella untuk membuatnya pingsan.
"Jika kau ingin mendapatkan izin ku sebagai menantu maka penuhi permintaanku." Jawab Jack kepada Feng dengan posisi Jack yang saat ini memegang Bella yang pingsan.
"Lindungi anak ku." Jawab Jack yang menyerahkan Bella kepada Feng.
"Baik paman. Aku akan melindungi Princess dari marabahaya." Jawab Feng yang menerima Bella yang sedang pingsan.
"Aku minta tolong kepada mu paman Mugu, Feng dan Bella bersama dengan mu menunggu kami di sini. Jika dalam waktu 3 Jam kami tidak kembali maka silakan panggil pasukan ku lagi untuk menyelamatkan kami." Jawab Jack.
"Apakah karena kau berfikir bahwa ada kaitannya dengan racun darah? Jadi untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu dengan kalian aku bisa menyelamatkan kalian?" tanya Mugu dengan mengetahui rencana Jack.
"Iya kau benar paman. Jika kami semua terkena racunnya, satu-satunya orang yang bisa membuat penawarnya adalah kau." Jawab Jack
"Aku mengerti." Jawab Mugu.
"Paman, kalian berhati-hatilah." Jawab Feng.
"Tentu, jaga dengan baik putri ku." Jawab Jack
"Pasti." Jawab Feng.